Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Thaha Ayat 8

اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ لَهُ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَىٰ

Arab-Latin: Allāhu lā ilāha illā huw, lahul-asmā`ul-ḥusnā

Terjemah Arti: Dialah Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Dia mempunyai al asmaaul husna (nama-nama yang baik),

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Allah, Dia-lah yang tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi kecuali Dia. bagiNya Nama-nama yang sempurna dalam keindahannya.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

8. Dia lah Allah, tiada tuhan yang berhak disembah selain-Nya, Dia sendirilah yang memiliki kesempurnaan nama yang paling indah.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

8. لَهُ الْأَسْمَآءُ الْحُسْنَىٰ (Dia mempunyai al asmaaul husna)
Yakni nama-nama terbaik yang menunjukkan segala kesempurnaan dan keagungan yang berjumlah 99 nama yang disebutkan dalam hadits shahih. Penjelasan tentang asma’ul husna telah disebutkan dalam surat al-A’raf: 180.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

8. Dialah Allah yang Maha Esa, Tiada Tuhan yang layak disembah selain Dia. MilikNya itu sebagik-baik nama yang menunjukkan pada kesempurnaan yang jumlahnya 99. Hal itu dikuatkan oleh hadits shahih.

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Setelah Allah Subhaanahu wa Ta'aala menetapkan kesempurnaan-Nya yang mutlak dengan meratanya ciptaan-Nya, meratanya perintah dan larangan-Nya, meratanya rahmat-Nya, besarnya keagungan-Nya, tingginya Dia di atas ‘arsy-Nya. Meratanya kerajaan-Nya, dan merata pula ilmu-Nya kepada segala sesuatu, maka yang demikian menghasilkan kesimpulan, bahwa Dialah yang berhak untuk diibadahi, dan bahwa beribadah kepada-Nya adalah hak (benar) yang sesuai dengan syara’, akal, dan fitrah, sedangkan beribadah kepada selain-Nya adalah batil.

Saking indahnya, nama-nama tersebut seluruhnya menunjukkan pantasnya Dia mendapat pujian, di mana tidak ada satu pun nama kecuali menunjukkan keberhakan-Nya dipuji. Demikian pula saking indahnya, nama-nama tersebut tidak hanya sekedar nama, tetapi nama sekaligus sifat-Nya. Saking indahnya pula, nama-nama tersebut menunjukkan sifat-sifat yang sempurna, dan bahwa dari setiap sifat, Dia memiliki sifat yang paling sempurna, paling merata dan paling agung. Saking indahnya pula, Dia menyuruh hamba-hamba-Nya berdoa dengannya, di mana ia termasuk sarana yang dapat mendekatkan diri kepadanya lagi dicintai-Nya, Dia mencintai orang-orang yang mencintai nama-nama itu, mencintai orang yang menghapalnya, mencintai orang yang menggali kandungannya dan beribadah kepada-Nya dengan nama-nama itu.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Dialah Allah yang tidak ada tuhan penguasa alam semesta yang patut disembah selain dia. Hanya dia pula yang mempunyai nama-nama yang terbaik. 9. Usai menjelaskan keagungan Al-Qur'an dan tugas berat yang diamanahkan kepada rasulullah, pada ayat-ayat berikut Allah menguraikan kisah nabi musa yang juga diberi amanah berat, yaitu berdakwah kepada fir'aun yang sangat ingkar. Kisah ini dimaksudkan untuk menguatkan nabi Muhammad dalam berdakwah. Dan apakah telah sampai kepadamu, wahai nabi Muhammad, kisah musa saat akan menerima tugas kerasulan'.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Thaha Ayat 9 Arab-Latin, Surat Thaha Ayat 10 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Thaha Ayat 11, Terjemahan Tafsir Surat Thaha Ayat 12, Isi Kandungan Surat Thaha Ayat 13, Makna Surat Thaha Ayat 14

Category: Surat Thaha

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!