Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Thaha Ayat 82

وَإِنِّي لَغَفَّارٌ لِمَنْ تَابَ وَآمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا ثُمَّ اهْتَدَىٰ

Arab-Latin: Wa innī lagaffārul liman tāba wa āmana wa 'amila ṣāliḥan ṡummahtadā

Terjemah Arti: Dan sesungguhnya Aku Maha Pengampun bagi orang yang bertaubat, beriman, beramal saleh, kemudian tetap di jalan yang benar.

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Dan sesungguhnya Aku itu Maha Pengampun bagi siapa saja yang bertaubat dari dosa dan kekafirannya dan beriman kepadaKu serta beramal shalih, kemudian meraih hidayah menuju kebenaran dan tetap berada di atasnya.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

82. Dan sungguh, Aku memiliki banyak ampunan dan maaf kepada orang yang bertobat dan beriman kepada-Ku, dan mengerjakan amalan saleh, lalu tetap istikamah di atas kebenaran.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

82. Sesungguhnya Aku Maha Pengampun dan menutup dosa-dosa orang yang mau bertaubat dari kesyirikan, beriman hanya kepada Allah dan sesuatu yang wajib diimani berupa Malaikat, kitab-kitab, para rasul dan hari kiamat, serta mengerjakan amal shalih yang diperintahkan oleh syari’at, lalu beristiqamah melakukannya sampai mati.

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Meskipun demikian, yakni seseorang sampai mengerjakan berbagai kemaksiatan, tetapi pintu tobat tetap terbuka selama ajal belum tiba.

Dari syirk, bid’ah dan kefasikan.

Yakni mentauhidkan Allah, atau beriman kepada rukun iman yang enam.

Sampai akhir hayat. Orang yang seperti ini, yakni bertobat, beriman, beramal saleh dan istiqamah di atas petunjuk akan Allah ampuni dosa-dosanya, karena ia telah mengerjakan sebab terbesar untuk diampuni dosa dan diberi rahmat. Bahkan sebab-sebab diampuni dosa terletak pada semua ini; tobat menghapuskan kesalahan yang telah lalu, Islam dan Iman menghilangkan perbuatan buruk yang telah berlalu, amal saleh yang merupakan kebaikan dapat menghilangkan keburukan, dan menempuh jalan hidayah dengan segala macamnya (seperti belajar, mentadabburi ayat dan hadits sehingga paham maksudnya, mengajak manusia kepada Allah, membantah kekafiran, kebid’ahan, dan kesesatan, berjihad, berhijrah dsb. yang termasuk bagian hidayah) semuanya menghapuskan dosa-dosa.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Dan sungguh, aku maha pengampun bagi siapa saja yang bertobat dari kekafiran yang dilakukannya, dan beriman kepada-ku serta selalu berbuat kebajikan sesuai tuntunan-ku dan rasul-ku, kemudian tetap konsisten dalam petunjuk dan teguh melaksanakannya. '83. Allah menegur nabi musa karena tergesa-gesa meninggalkan kaumnya. Mendapat janji Allah yang sangat menggembirakan itu, nabi musa bergegas menuju tempat yang ditetapkan sehingga Allah menegurnya, 'dan mengapa engkau datang lebih cepat daripada kaummu, wahai musa' bukanlah akan lebih baik bila engkau datang bersama mereka''.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Thaha Ayat 83 Arab-Latin, Surat Thaha Ayat 84 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Thaha Ayat 85, Terjemahan Tafsir Surat Thaha Ayat 86, Isi Kandungan Surat Thaha Ayat 87, Makna Surat Thaha Ayat 88

Category: Surat Thaha

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!