Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Thaha Ayat 51

قَالَ فَمَا بَالُ الْقُرُونِ الْأُولَىٰ

Arab-Latin: Qāla fa mā bālul-qurụnil-ụlā

Terjemah Arti: Berkata Fir'aun: "Maka bagaimanakah keadaan umat-umat yang dahulu?"

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Fir’aun berkata kepada Musa (sebagai bentuk mencari-cari kesalahan dan memprovokasi emosi), “Bagaimanakah nasib umat-umat manusia terdahulu? Sesungguhnya berita (penduduk) pada masa-masa yang telah berlalu? Sesungguhnya mereka telah mendahului kami dengan sikap pengingkaran dan kekufuran.”

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

51. Fir'aun berkata, "Jadi bagaimana keadaan umat-umat terdahulu yang hidup di atas kekafiran?"

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

51. قَالَ فَمَا بَالُ الْقُرُونِ الْأُولَىٰ (Berkata Fir’aun: “Maka bagaimanakah keadaan umat-umat yang dahulu?”)
Umat-umat tersebut tidak mengakui Tuhan yang diserukan oleh Musa, dan mereka menyembah berhala-berhala dan sebagainya.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

51. Fir’aun berkata: “Lalu bagaimana keadaan umat-umat terdahulu yang tidak berikrar untuk Allah dan tidak menerima keesaanNya, yaitu Tuhan yang kamu serukan, wahai Musa? yang menyembah berhala dan sesuatu yang serupa.”

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Oleh karena dalil yang disampaikan Musa adalah benar, maka untuk menolaknya Fir’aun beralih kepada masalah lain dan menyimpang dari maksud dan tujuan.

Seperti kaum Nuh, kaum Hud, kaum Luth, dan kaum Shalih, di mana mereka telah mendahului kami mengingkari-Nya?

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Mendengar jawaban nabi musa tentang kekuasaan Allah, fir'aun berkata, 'jadi, bagaimana keadaan umat-umat yang dahulu yang telah meninggal dunia, seperti kaum nabi nuh, hud, dan saleh, yang lebih dulu ingkar''52. Nabi musa menjawab pertanyaan fir'aun, 'pengetahuan tentang itu secara rinci hanya ada pada tuhanku. Hanya dia yang mengetahuinya. Semua hal yang berkaitan dengan makhluk tercatat di dalam sebuah kitab, yaitu lauh mahfuz. Tuhanku tidak akan pernah salah ataupun lupa pada apa pun yang terjadi di alam semesta ini.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Thaha Ayat 52 Arab-Latin, Surat Thaha Ayat 53 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Thaha Ayat 54, Terjemahan Tafsir Surat Thaha Ayat 55, Isi Kandungan Surat Thaha Ayat 56, Makna Surat Thaha Ayat 57

Category: Surat Thaha

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!