Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Thaha Ayat 102

يَوْمَ يُنْفَخُ فِي الصُّورِ ۚ وَنَحْشُرُ الْمُجْرِمِينَ يَوْمَئِذٍ زُرْقًا

Arab-Latin: Yauma yunfakhu fiṣ-ṣụri wa naḥsyurul-mujrimīna yauma`iżin zurqā

Terjemah Arti: (yaitu) di hari (yang di waktu itu) ditiup sangkakala dan Kami akan mengumpulkan pada hari itu orang-orang yang berdosa dengan muka yang biru muram;

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Pada hari malaikat meniup sangkakala untuk tiupan kebangkitan, dan Kami akan menggiring orang-orang kafir pada hari itu, dalam keadaan bermuka muram, telah berubah warna kulit mereka dan penglihatan mereka karena begitu dahsyatnya peristiwa-peristiwa dan kengerian-kengeriannya.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

102. Yaitu pada hari Malaikat meniupkan sangkakala yang kedua kalinya agar semuanya dibangkitkan, dan pada hari itu Kami kumpulkan orang-orang kafir dengan wajah biru lagi muram karena berubahnya kulit dan mata mereka lantaran dahsyatnya keadaan hari Akhirat yang mereka lalui.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

102. يَوْمَ يُنفَخُ فِى الصُّورِ ۚ (di hari (yang di waktu itu) ditiup sangkakala)
Yakni dimaksud adalah tiupan untuk membangkitkan seluruh makhluk.

وَنَحْشُرُ الْمُجْرِمِينَ(dan Kami akan mengumpulkan pada hari itu orang-orang yang berdosa)
Mereka adalah orang-orang musyrik dan pelaku kemaksiatan.

زُرْقًا (dengan muka yang biru muram)
Yakni mata yang membiru karena kehausan, sebab warna hitam pada mata akan berubah membiru pada saat kehausan. Dan mungkin yang dimaksud adalah badan yang membiru akibat amarah dan penyesalan.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

102. Hari dimana Israfil meniup sangkakala (terompet sangkakala) pada tiupan kedua, yaitu tiupan kebangkitan agar (makhluk) dikumpulkan dan dihisab. Dan Kami kumpulkan orang-orang kafir dan orang-orang musyrik pada hari kiamat dalam keadaan badan dan mata mereka membiru karena sangat takut, marah, dan menyesal.

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Yaitu tiupan untuk membangkitkan manusia dari kuburnya atau menghidupkannya kembali.

Mata mereka biru, sedangkan muka mereka hitam. Adapun orang-orang yang bertakwa dikumpulkan kepada Ar Rahman seperti kafilah yang terhormat.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


102. Hari kiamat itu adalah hari ketika ditiup sangkakala yang kedua kali sebagai pertanda dibangkitkannya seluruh manusia dari kubur, dan selanjutnya kami akan mengumpulkan pada hari itu orang-orang yang berdosa dengan muka yang biru muram, menandakan kecemasan dan ketakutan mereka terhadap balasan atas keingkarannya. 103. Menunggu giliran untuk penimbangan amal perbuatan masingmasing, mereka saling berbisik-bisik di antara mereka untuk meringankan ketakutan dan kekalutan, 'kamu tidak berdiam di dunia melainkan hanyalah sepuluh hari, dan ini merupakan waktu yang sangat singkat. '.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Thaha Ayat 103 Arab-Latin, Surat Thaha Ayat 104 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Thaha Ayat 105, Terjemahan Tafsir Surat Thaha Ayat 106, Isi Kandungan Surat Thaha Ayat 107, Makna Surat Thaha Ayat 108

Category: Surat Thaha

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!