Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Thaha Ayat 59

قَالَ مَوْعِدُكُمْ يَوْمُ الزِّينَةِ وَأَنْ يُحْشَرَ النَّاسُ ضُحًى

Arab-Latin: Qāla mau'idukum yaumuz-zīnati wa ay yuḥsyaran-nāsu ḍuḥā

Terjemah Arti: Berkata Musa: "Waktu untuk pertemuan (kami dengan) kamu itu ialah di hari raya dan hendaklah dikumpulkan manusia pada waktu matahari sepenggalahan naik".

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Musa berkata kepada Fir’aun, “Waktu pertemuan kalian (dengan kami) adalah pada hari raya, ketika orang-orang berdandan menghiasi diri dan kemudian mereka berkumpul dari seluruh penjuru dan sudut kota pada waktu Dhuha.”

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

59. Musa -'alaihissalām- berkata kepada Fir'aun, "Perjanjian waktu untuk pertemuan kami dengan kalian ialah pada hari raya tatkala manusia berkumpul untuk melakukan pesta hari raya mereka pada waktu duha (pagi hari)."

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

59. قَالَ مَوْعِدُكُمْ يَوْمُ الزِّينَةِ (Berkata Musa: “Waktu untuk pertemuan (kami dengan) kamu itu ialah di hari raya)
Pertemuan itu diadakan pada hari raya, hari saat mereka berhias, sehingga mereka berkumpul semuanya, agar seruan Musa dapat diketahui.

وَأَن يُحْشَرَ النَّاسُ ضُحًى(dan hendaklah dikumpulkan manusia pada waktu dhuha)
Agar cahaya bersinar terang sehingga mereka tidak meragukan mukjizatnya.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

59. Musa berkata: “Janji pertemuan itu adalah pada hari raya yang masyhur yang mana kalian menghias diri saat itu.” Musa menentukan hari itu karena merupakan waktu senggang manusia dan merupakan waktu berkumpulnya mereka semua, dan agar mereka dikumpulkan di waktu dhuha, yaitu setelah terbit dan meningginya matahari, supaya bisa melihat dengan jelas dan mereka tidak meragukan mukjizat.

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Di mana ketika itu mereka berhias dan berkumpul serta berlibur dari kesibukan mereka.

Yakni penduduk Mesir.

Untuk menyaksikan apa yang akan terjadi.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Nabi musa tidak gentar menghadapi tantangan fir'aun. Dia berkata, 'kesepakatan yang menyangkut waktu untuk pertemuan kami dengan para penyihirmu itu ialah pada hari raya, di tempat kamu dan rakyatmu biasa berkumpul, dan hendaklah orang-orang dikumpulkan pada pagi hari supaya mereka dapat menyaksikan sejak awal. '60. Kesepakatan untuk mengadu mukjizat musa dengan sihir para penyihir fir'aun terjalin. Maka fir'aun meninggalkan tempat pertemuan itu, lalu dengan segera dia mengatur tipu dayanya untuk mengalahkan nabi musa. Setelah waktu yang disepakati tiba, kemudian dia datang kembali bersama para penyihir dan orang-orang yang akan menyaksikan peristiwa tersebut.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Thaha Ayat 60 Arab-Latin, Surat Thaha Ayat 61 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Thaha Ayat 62, Terjemahan Tafsir Surat Thaha Ayat 63, Isi Kandungan Surat Thaha Ayat 64, Makna Surat Thaha Ayat 65

Category: Surat Thaha

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!