Surat Yusuf Ayat 91

قَالُوا۟ تَٱللَّهِ لَقَدْ ءَاثَرَكَ ٱللَّهُ عَلَيْنَا وَإِن كُنَّا لَخَٰطِـِٔينَ

Arab-Latin: Qālụ tallāhi laqad āṡarakallāhu 'alainā wa ing kunnā lakhāṭi`īn

Artinya: Mereka berkata: "Demi Allah, sesungguhnya Allah telah melebihkan kamu atas kami, dan sesungguhnya kami adalah orang-orang yang bersalah (berdosa)".

« Yusuf 90Yusuf 92 »

Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Kandungan Berharga Berkaitan Surat Yusuf Ayat 91

Paragraf di atas merupakan Surat Yusuf Ayat 91 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada sekumpulan kandungan berharga dari ayat ini. Didapati sekumpulan penjabaran dari beragam mufassir mengenai kandungan surat Yusuf ayat 91, antara lain sebagaimana berikut:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Mereka berkata, ”Demi Allah, sesungguhnya Allah telah mengutamakanmu di atas kami, dan memuliakanmu dengan ilmu, kesantunan dan keutamaan. Dan sesungguhnya kami benar-benar orang-orang yang berbuat kesalahan, melalui tindakan yang kami perbuat dengan sengaja terhadap dirimu dan saudaramu.


📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

91. Maka mereka bersumpah kepada Allah: “Sungguh kalian telah dilebihkan atas kami, dan kami dahulu adalah orang-orang yang berdosa akibat perbuatan kami.”


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

91. Saudara-saudara Yusuf meminta maaf atas apa yang telah mereka perbuat terhadapnya dengan mengatakan, "Demi Allah, engkau telah dikaruniai Allah kelebihan atas kami dengan memberimu sifat-sifat kesempurnaan. Dan kami telah berbuat jahat dan semena-mena kepadamu."


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

91. قَالُوا۟ تَاللهِ لَقَدْ ءَاثَرَكَ اللهُ عَلَيْنَا (Mereka berkata: “Demi Allah, sesungguhnya Allah telah melebihkan kamu atas kami)
Yakni Allah telah memilihmu dan melebihkanmu atas kami dengan sifat-sifat kesempurnaan yang diistimewakan untukmu.

وَإِن كُنَّا لَخٰطِـِٔينَ(dan sesungguhnya kami adalah orang-orang yang bersalah)
Mereka mengatakan ini untuk memimta maaf.
Makna (الخاطئ) yakni orang yang sengaja melakukan apa yang seharusnya tidak boleh dilakukan.


📚 Li Yaddabbaru Ayatih / Markaz Tadabbur di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Umar bin Abdullah al-Muqbil, professor fakultas syari'ah Universitas Qashim - Saudi Arabia

Diantara hal aneh yang dari ulah para pendengki adalah : mereka selalu menjadi sebab naiknya tahta orang yang mereka benci.


📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

91. Mereka berkata kepadanya: “Demi Allah, sungguh Dia telah memilihmu dan mengistemawakanmu atas kami. Faktanya, kami adalah orang-orang yang berdosa atas apa yang telah kami perbuat terhadapmu dan bersalah atas perlakuan kami.” Al khoti’ adalah rasa bersalah yang berdasar pada suatu dosa, dan mukhthi’ adalah orang yang menghendaki kebenaran, lalu dia melanggarnya.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

Mereka berkata,“Demi Allah, Allah benar-benar telah melebihkanmu} melebihkanmu {di atas kami dan sesungguhnya kami benar-benar orang-orang yang bersalah”


📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

91. “Mereka berkata, ‘Demi Allah, sesungguhnya Allah telah melebihkan kamu atas kami’,” maksudnya, Allah telah mengutamakanmu daripada kami dengan budi pekerti yang mulia serta perilaku yang baik, padahal kami telah melakukan perbuatan terburuk pada dirimu dan berapi-api untuk melancarkan gangguan kepadamu, dan menjauhkanmu dari ayah. Ternyata Allah melebihkanmu dan menempatkanmu pada kedudukan yang engkau inginkan ( dan sesungguhnya kami adalah orang-orang yang bersalah (berdosa): ini adalah pengakuan yang mendalam dari mereka atas perbuatan jahat yang berasal dari mereka terhadap Yusuf).


📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Ayat 89-92
Allah SWT memberitahukan tentang nabi Yusuf bahwa ketika para saudaranya menceritakan kesengsaraan, kesempitan, kekurangan makanan dan musim paceklik yang menimpa mereka. Nabi Yusuf teringat kesedihan yang menimpa ayahnya karena kehilangan kedua putranya, sedangkan dia sendiri berada dalam kerajaan, kekuasaan dan keluasan. Lalu saat itu juga rasa belas kasih muncul pada dirinya terhadap ayah dan saudara-saudaranya. Lalu nabi Yusuf menangis, dan dia dikenali oleh mereka. Dikatakan bahwa, nabi Yusuf mengangkat mahkotanya dari keningnya dan tahi lalatnya ada di sana. dia berkata: ("Apakah kalian mengetahui apa yang telah kalian lakukan terhadap Yusuf dan saudaranya ketika kalian tidak mengetahui (akibat) perbuatan kalian itu?” (89)) yaitu bagaimana bisa kalian memisahkan antara dia dan saudaranya? (ketika kalian tidak mengetahui (akibat) perbuatan kalian itu?) yaitu sesungguhnya yang mendorong kalian berbuat demikian hanya karena ketidak tahuan kalian atas akibat dari apa yang kalian perbuat. yang jelas (hanya Allah yang lebih mengetahui) nabi Yusuf sendiri yang mengenalkan dirinya kepada mereka dengan izin Allah SWT kepadanya. Sebagaimana dia menyembunyikan hal itu dari mereka saat kedua kali dan pertama kali bertemu atas perintah Allah atas hal itu. Hanya Allah yang lebih mengetahui. Akan tetapi, setelah keadaan sulit dan perkaranya mendesak, maka Allah SWT memberikan jalan keluar dari kesempitan itu, Sebagaimana Allah SWT berfirman: (Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan (5) sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan (6)) (Surah Asy-Syarh) Saat itu juga mereka berkata: (Apakah kamu ini benar-benar Yusuf?) istifham itu menunjukkan makna kagum. yaitu, mereka heran atas hal itu, bahwa mereka telah berkali-kali datang kepada nabi Yusuf selama dua tahun, bahkan lebih, dan mereka tidak mengenalinya, sedangkan nabi Yusuf mengenal mereka dan menyembunyikan dirinya. Oleh karena itu mereka berkata dengan bertanya-tanya: ("Apakah kamu ini benar-benar Yusuf?” Yusuf menjawab, "Akulah Yusuf, dan ini saudaraku”)
Firman Allah : (sesungguhnya Allah telah melimpahkan karunia-Nya kepada kami) yaitu dengan mengumpulkan kami setelah berpisah dalam waktu yang lama (Sesungguhnya barang siapa yang bertakwa dan bersabar, maka sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik” (90) Mereka berkata, "Demi Allah, sesungguhnya Allah telah melebihkan kamu atas kami”) Mereka berkata seraya mengakui keutamaan dan kelebihannya atas mereka dalam penampilan, akhlak, keluasan, kerajaan, kekuasaan, dan kenabian, menurut orang yang tidak menganggap mereka sebagai nabi. Mereka mengakui bahwa mereka berbuat kejahatan terhadapnya dan melanggar haknya (Dia (Yusuf) berkata, "Pada hari ini tak ada cercaan terhadap kalian") nabi Yusuf berkata,"Tidak ada kecaman dan celaan atas kalian pada hari ini, dan aku tidak akan mengungkit-ungkit lagi dosa kalian terhadapku setelah hari ini" Kemudian nabi Yusuf mendoakan mereka agar diampuni. Lalu dia berdoa: (mudah-mudahan Allah mengampuni (kalian), dan Dia adalah Maha Penyayang di antara para penyayang)
Ibnu Ishaq dan Ats-Tsauri berkata tentang makna firmanNya: (Pada hari ini tak ada cercaan terhadap kalian) yaitu tidak ada celaan atas kalian hari ini di sisiku atas apa yang telah kalian kerjakan (mudah-mudahan Allah mengampuni kalian) yaitu semoga Allah menutupi apa yang telah kalian lakukan (dan Dia adalah Maha Penyayang di antara para penyayang)


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Aisarut Tafasir / Syaikh Abu Bakar Jabir al-Jazairi, mudarris tafsir di Masjid Nabawi

Makna kata : (لَقَدۡ ءَاثَرَكَ ٱللَّهُ عَلَيۡنَا) laqad aatsarakallahu ‘alainaa : Allah telah melebihkan engkau dari kami dengan nikmat dan kesempurnaan-Nya.

Makna ayat :
Lalu mereka berkata, sesuai dengan yang Allah firmankan, (قَالُواْ تَٱللَّهِ لَقَدۡ ءَاثَرَكَ ٱللَّهُ عَلَيۡنَا) Mereka berkata, “Sungguh Allah telah melebihkan kalian atas kami,” dengan ilmu, amal, dan keutamaan (وَإِن كُنَّا لَخَٰطِ‍ِٔينَ) dan sungguh kami adalah orang-orang yang bersalah, karena telah melakukan hal tersebut kepadamu. Ini adalah taubat dari mereka.


📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Surat Yusuf ayat 91: Dengan kekuasaan, akhlak yang mulia dan lainnya.


📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Yusuf Ayat 91

Mendapati kenyataan yang tidak terduga itu, mereka lalu berkata, demi Allah, sungguh Allah yang mahakuasa telah melebihkan engkau di atas kami dalam ketakwaan, kekayaan, kekuasaan, kedudukan sosial, dan ketampanan; dan sesungguhnya kami adalah orang yang telah bersalah dan berbuat dosa. Dia (nabi yusuf ) berusaha membesarkan hati saudara-saudaranya. Ia berkata, pada hari ini tidak ada cercaan, kecaman, dan pembalasan dendam dariku terhadap kamu, dan aku berdoa mudah-Mudahan Allah mengampuni dosa-dosa kamu. Dan dia maha penyayang di antara para penyayang, lebih-lebih terhadap orang-orang yang menyesal dan mau bertobat.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Itulah aneka ragam penjelasan dari banyak ulama tafsir terhadap isi dan arti surat Yusuf ayat 91 (arab-latin dan artinya), semoga memberi kebaikan untuk ummat. Dukunglah usaha kami dengan memberi tautan menuju halaman ini atau menuju halaman depan TafsirWeb.com.

Yang Sering Dikunjungi

Baca ratusan topik yang sering dikunjungi, seperti surat/ayat: Al-Anbiya 30, Al-Fatihah 5, An-Nisa, An-Nahl 114, Al-Muthaffifin, Al-Ma’idah 48. Serta Al-A’raf 54, At-Tin 4, Al-Fatihah 4, Ali ‘Imran 190, Al-Humazah, At-Taubah.

  1. Al-Anbiya 30
  2. Al-Fatihah 5
  3. An-Nisa
  4. An-Nahl 114
  5. Al-Muthaffifin
  6. Al-Ma’idah 48
  7. Al-A’raf 54
  8. At-Tin 4
  9. Al-Fatihah 4
  10. Ali ‘Imran 190
  11. Al-Humazah
  12. At-Taubah

Pencarian: an naziat 30, ayat al fajr, quran surah al maidah ayat 48, nikmat apa yang kamu dustakan, makna surat an nisa ayat 59

Surat dan Ayat Rezeki

Dapatkan pahala jariyah dan buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah" dengan sharing informasi tentang TafsirWeb!

Cara Sharing Manual:

Copy-paste text di bawah, kirim ke lima (5) group WhatsApp yang Anda ikuti:

Nikmati kemudahan dari Allah untuk memahami al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik nama suratnya, klik nomor ayat, maka akan keluar penjelasan lengkap untuk ayat tersebut:
 
✅ Klik *tafsirweb.com/start* untuk menikmati tafsir al-Qur'an
 
✅ Klik *tafsirweb.com/pahala* lalu kirim informasi ini ke 5 group lainnya untuk dapat pahala jariyah

Cara Sharing Otomatis:

Klik Di Sini 👉 pilih lima (5) group WhatsApp yang Anda ikuti 👉 klik tombol kirim

Bonus Setelah Sharing:

Setelah Anda melakukan sharing, klik tombol di bawah: