Surat Al-A’raf Ayat 54

إِنَّ رَبَّكُمُ ٱللَّهُ ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ فِى سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ ٱسْتَوَىٰ عَلَى ٱلْعَرْشِ يُغْشِى ٱلَّيْلَ ٱلنَّهَارَ يَطْلُبُهُۥ حَثِيثًا وَٱلشَّمْسَ وَٱلْقَمَرَ وَٱلنُّجُومَ مُسَخَّرَٰتٍۭ بِأَمْرِهِۦٓ ۗ أَلَا لَهُ ٱلْخَلْقُ وَٱلْأَمْرُ ۗ تَبَارَكَ ٱللَّهُ رَبُّ ٱلْعَٰلَمِينَ

Arab-Latin: Inna rabbakumullāhullażī khalaqas-samāwāti wal-arḍa fī sittati ayyāmin ṡummastawā 'alal-'arsy, yugsyil-lailan-nahāra yaṭlubuhụ ḥaṡīṡaw wasy-syamsa wal-qamara wan-nujụma musakhkharātim bi`amrihī alā lahul-khalqu wal-amr, tabārakallāhu rabbul-'ālamīn

Artinya: Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas 'Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam.

« Al-A'raf 53Al-A'raf 55 »

Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Tafsir Penting Berkaitan Dengan Surat Al-A’raf Ayat 54

Paragraf di atas merupakan Surat Al-A’raf Ayat 54 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada bermacam tafsir penting dari ayat ini. Diketemukan bermacam penafsiran dari berbagai ahli tafsir terkait makna surat Al-A’raf ayat 54, misalnya sebagaimana di bawah ini:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Sesungguhnya tuhan kalian (wahai sekaliaan manusia), Dia lah Allah yang menciptakan langit dan bumi dari tidak ada dalam waktu enam hari. Kemudian Dia bersemayam di atas arsy. Maksudnya, tinggi dan berada di atasnya dengan hakikat istiwa (bersemayam) yang sesuai dengan kemuliaan dan keagunganNya. Dia memasukan malam pada siang sehingga menutupinya dengan itu, maka cahayanya itu pergi, dan Dia memasukan siang pada malam sampai kegelapannya pergi. Dan masing-masing dari keduanya mengejar yang lain dengan cepat dan terus menerus. Dan Dia dzat yang menciptakan matahari, bulan dan bintang-bintang dalam keadaan tunduk kepadaNya. Dia mengendalikannya sesuai dengan apa yang dikehendakinNya. Makhluk-makhluk ini temasuk tanda-tanda kebesaran Allah yang sangat besar. Ketahuilah, Bagi Allah hak kekuasaan menciptakan semuanya dan hak menetapkan semua ketentuan. Allah mahatinggi, maha agung lagi maha suci dari setiap urusan kekurangan, penguasa semua makhluk secara keseluruhan.


📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

54. Hai manusia, Pencipta dan Tuhan kalian adalah Allah Yang Maha Esa, Dia menciptakan tujuh langit dan bumi dalam masa enam hari. Kemudian Dia naik -sesuai dengan keagungan dan kemuliaan-Nya- ke ‘arsy yang luasnya meliputi langit, bumi, dan apa yang ada di antara keduanya. Dia menutup siang dengan malam sehingga cahayanya hilang, malam menutup siang dengan cepat, begitu pula dengan siang; setiap kali datang malam, siang akan pergi, dan begitu sebaliknya terus menerus hingga hari kiamat.

Dan Allah menciptakan matahari dan bulan, serta bintang-bintang yang banyak dan besar; semua itu beredar dengan perintah-Nya. milik-Nya segala kekuasaan seluruh makhluk, dan milik-Nya segala urusan. Dia disucikan dan diagungkan dengan hak, Pencipta seluruh makhluk.


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

54. Sesungguhnya Rabb kalian -wahai manusia- adalah Rabb yang telah menciptakan langit dan bumi tanpa ada contoh sebelumnya dalam enam hari. Kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy dengan cara yang sesuai dengan keagungan-Nya, kita tidak tahu bagaimana caranya. Dia menghilangkan gelapnya malam dengan terangnya siang dan menghilangkan terangnya siang dengan gelapnya malam. Keduanya saling menyusul dengan cepat, tidak ada yang terlambat. Jika yang satu menghilang maka yang lain langsung datang. Dan Dia -Subḥānahu- juga menciptakan matahari, bulan, dan bintang-bintang yang ditundukkan dan dipersiapkan. Ingatlah! Hanya Allah-lah Pencipta seluruh makhluk. Adakah pencipta lain selain Allah? Dan Dia lah satu-satunya pemilik perintah. Kebaikan-Nya amat agung dan berlimpah. Dia lah pemilik semua sifat keagungan dan kesempurnaan. Dia adalah Rabb alam semesta.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

54. إِنَّ رَبَّكُمُ اللهُ الَّذِى خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضَ فِى سِتَّةِ أَيَّامٍ (Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa)
Terdapat pendapat yang mengatakan yang dimaksud adalah masa dengan perhitungan dunia. Dan pendapat lain mengatakan yakni masa dengan perhitungan akhirat.
Terdapat juga pendapat yang mengatakan enam masa ini diawali dengan hari ahad dan diakhiri dengan hari jum’at. Allah berkuasa untuk menciptakannya dalam sekejap dengan berfirman: “jadilah” maka ciptaan itu akan jadi; namun segala sesuatu telah ditetapkan ajalnya.

ثُمَّ اسْتَوَىٰ عَلَى الْعَرْشِ(lalu Dia bersemayam di atas ‘Arsy)
Makna (الاستواء) yakni meninggi dan menetap, Wallahu A’lam dengan hakikatnya, namun pastinya hal itu harus sesuai dengan kemuliaan-Nya.
Makna (العرش) yakni singgasana raja. Ummu Salamah mengatakan dalam firman Allah (استوى على العرش) bahwa hakikatnya tidak dapat digapai oleh akal, adapun bersemayam merupakan sesuatu yang sudah diketahui, dan membenarkannya merupakan bagian dari iman, serta mengingkarinya merupakan kekafiran.
Dari Imam Malik bin Anas bahwa seseorang bertanya kepadanya: “bagaimana Allah bersemayam di atas ‘Arsy?”. Ia menjawab: “hakikatnya tidak dapat digapai oleh akal, adapun bersemayam merupakan sesuatu yang sudah diketahui, dan beriman terhadapnya adalah wajib, dan bertanya tentang itu adalah perbuatan bid’ah”.

يُغْشِى الَّيْلَ النَّهَارَ(Dia menutupkan malam kepada siang)
Yakni Allah menjadikan malam seperti penutup bagi siang, yang menutupi sinarnya dengan kegelapan.

يَطْلُبُهُۥ حَثِيثًا(yang mengikutinya dengan cepat)
Yang mana malam hari senantiasa menyingsing siang dengan cepat tanpa pernah lelah.

وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ وَالنُّجُومَ(matahari, bulan dan bintang-bintang)
Allah menciptakan semua ini.

مُسَخَّرٰتٍۭ بِأَمْرِهِۦٓ ۗ( tunduk kepada perintah-Nya)
Yakni berjalan sesuai dengan apa yang dikehendaki-Nya tanpa pernah membangkang.

أَلَا لَهُ الْخَلْقُ وَالْأَمْرُ (Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah)
Yakni seluruh alam semesta merupakan penciptaan-Nya, dan perintah didalamnya adalah ditangan-Nya; yakni perintah-perintah penciptaan, dan hukum-hukum syariat.

تَبَارَكَ اللهُ رَبُّ الْعٰلَمِينَ (Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam)
Yakni berkah-Nya banyak dan luas.


📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

54. Sesungguhnya yang mendidik dan mengatur adalah Allah, Dzat yang menciptakan langit, bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam 6 hari, lalu beristiwa’, yaitu meninggi dan bertempat di atas ‘Arsy (‘Arsy adalah makhluk yang sangat agung) dengan istiwa’ yang sesuai dengan keluhuran dan keagunganNya. Kita tidak bisa mengetahui hakikatnya. Dia (Allah) menciptakan malam sebagai penutup bagi siang, yaitu mendatangkan kegelapan setelah cahaya, malam mengikuti siang dengan cepat secara teratur tanpa tertunda dan adanya pemisah. Dia menjadikan matahari, bulan, dan bintang itu tunduk dan terkendali sesuai perintah dan kuasaNya. Ingatlah bahwa semua ciptaan itu hanya milik Allah SWT, juga semua perintah dan aturan. BagiNya pula seluruh makhluk, perkara dan keadaan mereka. Maha Agung Allah, Tuhan semesta alam dari golongan jin dan manusia. AnugerahNya terus meluas, kekuasaanNya terus meninggi, kebaikan dan keberkahanNya terus bertambah


📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

Sesungguhnya Tuhan kalian adalah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam} naik tinggi {di atas ʻArasy. Dia menutupkan} menutupkan {malam pada siang yang mengikutinya dengan cepat} masing-masing keduanya saling mengikuti dengan cepat {matahari, bulan, dan bintang-bintang tunduk} tunduk {pada perintahNya. Ingatlah, hanya milikNyalah segala penciptaan dan urusan. Maha berlimpah} Maha Tinggi dan Maha Agung {Allah, Tuhan semesta alam


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

54 Allah menetapkan bahwa Dialah satu-satunya Rabb yang berhak di sembah, tiada sekutu bagiNya. ”sesungguhnya Rabbmu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi” dan apa yang ada pada keduanya dengan kebesaran, keluasan, kekuatan dan kecanggihan langit dan bumi, ditambah penciptaan keduanya yang unik, ”dalam enam masa” dimulai dari hari ahad dan diakhiri hari jum’at. Ketika Dia telah menyelesaikan keduanya, dan Dia letakkan berbagai hal pada keduanya. “lalu Dia bersemayam diatas arasy” yang agung yang luasnya mampu mencakup langit dan bumi, apa yang ada padanya, dan apa yang ada diantara keduanya. Dia bersemayam sesuai dengan kebesaran, keagungan dan kemahakuasaanNya. Dia bersemayam di atas arasy, menguasai kerajaanNYa, mengatur makhlukNYa dan memperlakukan kepada mereka hukum-hukumNya, baik kauniyyah maupun diniyah, oleh karena itu Dia berfirman ”Dia menutupkan malam” yang gelap “kepada siang” yang terang. Malam menutupi apa yang ada di permukaan bumi, manusia beristirahat, para makhluk pulang ke tempat tinggalnya, mereka beristirahat dari aktifitas harian yang mereka lakukan di siang hari. ”yang mengikutinya dengan cepat” setiap kali malam datang maka siangpun berlalu, setiap kali siang datang maka malampun berlalu. Begitulah terus menerus sampai Allah menutup alam ini dan para hamba berpindah dari alam ini, ke alam yang lain.
“dan (diciptakannya pula) matahari, bulan, dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintahNya” yakni dengan peraturanNya yang menunjukan kesempurnaan sifat-sifatNya, Dia menciptakan dan mengagungkannya yang menunjukan akan kesempurnaan kuasaNYa, kekuatan dan kecanggihan yang ada padanya membuktikan kesempurnaan hikmahNYa. Dan berbagai manfaat dan maslahat yang ada padanya membuktikan keluasan rahmatNya. Itu semua adalah bukti keluasan ilmuNya dan bahwa Dialah tuhan yang haq, hanya Dialah yang berhak untuk diibadahi.
“ingatlah menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah” yakni, Dia adalah pemilik hak mencipta yang dari penciptaan itulah semua makhluk ini menjadi ada, baik yang diatas, yang dibawah, dzatnya, sifatnya, perbuatannya, dan perintah yang meliputi syariat dan kenabian. Hak penciptaan mencakup hukum-hukumNya yang diniyah syariyyah dan seterusnya adalah hukum pembalasan dan hal itu di alam kekekalan (akhirat).
“maha suci Allah “ yakni Allah maha agung, maha tinggi kebaikanNya, maha banyak kebaikanNYa, maha suci Allah pada diriNya karena keagungan dan kesempurnaan sifatNya. Dia memberkahi makhlukNya dengan melimpahkan kebaikan yang besar dan banyak. Semua berkah alam ini adalah berkat RahmatNya. oleh karena itu Dia berfirman ”maha suci Allah Rabb semesta alam”
Manakala Allah menjelaskan kebesaran dan keagunganNYa yang memberikan bukti pada para pemilik akal bahwa hanya Dia Rabb yang berhak disembah dan yang dituju dalam segala kebutuhan, maka Dia memerintahkan apa yang menjadi konsekuensinya.


📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Allah SWT memberitahukan bahwa Dia adalah Dzat yang menciptakan alam semesta, baik langit, bumi maupun apa yang ada di antara keduanya dalam enam hari.
Adapun firman Allah SWT: (Lalu Dia beristiwa di atas Arsy) Tentang kedudukan ini, para ulama mempunyai banyak pendapat yang sangat banyak, dan penjelasannya tidak pada bagian ini. Kami hanya menempuh cara yang dipakai oleh mazhab ulama salaf yang shalih, yaitu penjelasannya sebagaimana adanya tanpa disesuaikan, disamakan, dan diabaikan. Dan yang tampak yang sampai pada pemikiran oran-orang yang menyerupakan adalah hal yang tidak ada bagi Allah, dan tidak ada sesuatu pun dari ciptaanNya yang menyerupaiNya: (Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia, dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat) (Surah Asy-Syura; 11)
Bahkan perkaranya sebagaimana yang dikatakan oleh para imam, di antaranya adalah Na'im bin Hammad Al-Khaza'i yang merupakan guru Imam Bukhari, dia berkata,”Barang siapa yang menyerupakan Allah dengan makhlukNya, maka sungguh dia telah kafir. Barang siapa yang ingkar kepada apa yang disifati Allah terhadap DzatNya, maka sungguh dia telah kafir. Tidaklah penyerupaan itu pada semua yang digambarkan Allah SWT tentang DzatNya, dan digambarkan RasulNya. Dan barang siapa yang meyakini Allah sesuai dengan apa yang disebutkan oleh ayat-ayat yang jelas dan hadits-hadits shahih, sesuai dengan sesuatu yang berkaitan dengan keagungan Allah SWTdan meniadakan dari Allah SWT sifat-sifat yang kurang, maka sungguh dia telah menempuh jalan petunjuk.
Firman Allah SWT: (Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat) yaitu menghilangkan kegelapan ini dengan cahaya itu, dan menghilangkan cahaya itu dengan kegelapan ini. Masing-masing dari keduanya mengikuti yang lain dengan cepat dan tidak terlambat. Bahkan jika yang ini pergi, maka yang itu datang, dan sebaliknya. Sebagaimana firmanNya: (Dan suatu tanda (kekuasaan Allah yang besar) bagi mereka adalah malam; Kami tanggalkan siang dari malam itu, maka dengan serta merta mereka berada dalam kegelapan (37) dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui (38) Dan telah Kami tetapkan bagi bulan manzilah-manzilah, sehingga (setelah dia sampai ke manzilah yang terakhir) kembalilah dia sebagai bentuk tandan yang tua (39) Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malam pun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya(40)) (Surah Yasin) Firman Allah SWT: (dan malam pun tidak dapat mendahului siang) yaitu tidak akan terlewat dan terlambat darinya, bahkan hal itu ada pada jejaknya tanpa ada penghubung antara keduanya. Oleh karena itu Allah SWT berfirman: (yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan, dan bintang-bintang; (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya) Di antara mereka ada yang menjadikannya nashab, dan ada yang menjadikannya rafa’ serta keduanya memiliki makna yang dekat, yaitu semuanya tunduk di bawah kuasa dan kehendakNya. Oleh karena itu Allah SWT berfirman seraya memberi peringatan: (Ingatlah, menciptakan dan memerintahkan hanyalah hak Allah) yaitu milikNyalah kerajaan dan pengaturan (Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam) sebagaimana firmanNya: (Maha Suci Allah yang menjadikan di langit gugusan-gugusan bintang (61)) (Surah Al-Furqan)


📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Surat Al-A’raf ayat 54: Dimulai dari hari Ahad dan berakhir sampai hari Jum’at. Menurut sebagian ulama, hari di sini seperti hari-hari di dunia. Allah Subhaanahu wa Ta'aala sesungguhnya mampu menciptakan dalam sekejap mata, akan tetapi Allah Subhaanahu wa Ta'aala menghubungkan akibat dengan sebabnya sebagaimana yang dikehendaki oleh hikmah-Nya.

Bersemayam di atas 'Arsy ialah satu sifat Allah yang wajib kita imani, sesuai dengan kebesaran Allah dan keagungan-Nya. ‘Arsy adalah makhluk Allah yang paling besar, yang merupakan atap seluruh makhluk, dan makhluk yang paling tinggi, dan Allah berada di atas ‘Arsy.

Sehingga bumi yang sebelumnya terang menjadi gelap dan manusia dapat beristirahat.

Setiap kali malam tiba, maka siang pun pergi, dan setiap kali siang tiba, maka malam pun pergi.

Besarnya makhluk tersebut menunjukkan sempurnanya kekuasaan Allah. Keteraturan dan kerapiannya menunjukkan sempurnanya kebijaksanaan Allah. Manfaat dan maslahat yang diperoleh daripadanya menunjukkan luasnya rahmat Allah dan ilmu-Nya, dan bahwa Dia adalah Tuhan yang berhak disembah satu-satunya.

Dia memerintahkan mereka, lalu mereka semua taat.

Mencakup pula ke dalamnya hukum-hukum kauni qadariy (ketetapan-Nya di alam semesta).

Mencakup ke dalamnya, hukum-hukum syar’i (perintah dan larangan dalam agama) dan hukum-hukum jaza’i (pembalasan terhadap amalan) yang dilakukan di akhirat.

Maha Agung, Maha Tinggi dan Maha banyak kebaikan dan ihsan-Nya. Setiap berkah yang ada di alam semesta merupakan atsar (pengaruh) rahmat-Nya.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Al-A’raf Ayat 54

Sungguh, tuhanmu, pemelihara dan pembimbingmu, adalah Allah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa atau periode, lalu dia bersemayam di atas 'arsy sesuai dengan kebesaran dan keagungannya. Dia menutupkan malam dengan kegelapannya kepada siang yang mengikutinya dengan cepat sehingga begitu siang datang, ketika itu juga malam pergi. Semua makhluk-Nya termasuk matahari, bulan, dan bintang-bintang tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah! segala penciptaan, yakni menetapkan ukuran tertentu bagi ciptaan dan segala urusan, menjadi hak-Nya. Mahasuci Allah, tuhan seluruh alam. Berdoalah kepada tuhanmu yang telah menciptakan dan memeliharamu, dengan rendah hati dan suara yang lembut, yakni tidak terlalu keras, namun tidak pula terlalu pelan, tetapi di antara keduanya. Sungguh, dia tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas dalam berdoa dan segala hal.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Itulah variasi penjabaran dari kalangan ulama tafsir terkait makna dan arti surat Al-A’raf ayat 54 (arab-latin dan artinya), moga-moga menambah kebaikan untuk kita bersama. Bantulah dakwah kami dengan memberi link ke halaman ini atau ke halaman depan TafsirWeb.com.

Yang Paling Sering Dicari

Kami memiliki banyak halaman yang paling sering dicari, seperti surat/ayat: An-Naziat, Al-Lahab, Al-‘Ashr, Bismillah, Al-Qari’ah, Al-Ma’idah 3. Termasuk Quraisy, Al-Kahfi 1-10, An-Nashr, Yusuf, An-Nisa 59, Az-Zumar 53.

  1. An-Naziat
  2. Al-Lahab
  3. Al-‘Ashr
  4. Bismillah
  5. Al-Qari’ah
  6. Al-Ma’idah 3
  7. Quraisy
  8. Al-Kahfi 1-10
  9. An-Nashr
  10. Yusuf
  11. An-Nisa 59
  12. Az-Zumar 53

Pencarian: isbir artinya, surat al imran 104, surah yaasiin, surat 9 ayat 16, surah 11 ayat 2

Surat dan Ayat Rezeki

Dapatkan pahala jariyah dan buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah" dengan sharing informasi tentang TafsirWeb!

Cara Sharing Manual:

Copy-paste text di bawah, kirim ke lima (5) group WhatsApp yang Anda ikuti:

Nikmati kemudahan dari Allah untuk memahami al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik nama suratnya, klik nomor ayat, maka akan keluar penjelasan lengkap untuk ayat tersebut:
 
✅ Klik *tafsirweb.com/start* untuk menikmati tafsir al-Qur'an
 
✅ Klik *tafsirweb.com/pahala* lalu kirim informasi ini ke 5 group lainnya untuk dapat pahala jariyah

Cara Sharing Otomatis:

Klik Di Sini 👉 pilih lima (5) group WhatsApp yang Anda ikuti 👉 klik tombol kirim

Bonus Setelah Sharing:

Setelah Anda melakukan sharing, klik tombol di bawah: