Surat Al-Waqi’ah Ayat 95

إِنَّ هَٰذَا لَهُوَ حَقُّ ٱلْيَقِينِ

Arab-Latin: Inna hāżā lahuwa ḥaqqul-yaqīn

Artinya: Sesungguhnya (yang disebutkan ini) adalah suatu keyakinan yang benar.

« Al-Waqi'ah 94Al-Waqi'ah 96 »

Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Pelajaran Penting Berkaitan Surat Al-Waqi’ah Ayat 95

Paragraf di atas merupakan Surat Al-Waqi’ah Ayat 95 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada pelbagai pelajaran penting dari ayat ini. Terdokumentasi pelbagai penjabaran dari berbagai mufassirun terkait kandungan surat Al-Waqi’ah ayat 95, antara lain sebagaimana tercantum:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

95-96. Sesungguhnya apa yang Kami kisahkan kepadamu ini (wahai Rasul) adalah kebenaran haqqul yaqin yang tidak ada keraguan padanya. Maka bertasbihlah dengan nama Tuhanmu Yang Mahaagung, sucikanlah Dia dari apa yang diucapkan orang-orang zhalim dan pengingkar. Mahatinggi Allah dari apa yang mereka katakan setinggi-tingginya.


📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

95-96. Hai Rasulullah, apa yang telah Kami sebutkan ini merupakan berita yang benar, maka bertasbihlah menyebut nama Tuhanmu Yang Maha Agung, dan dengan memuji karunia-Nya yang melimpah.

Abu Hurairah meriwayatkan dari Nabi, beliau bersabda: “Dan jika orang yang akan meninggal adalah orang jahat, maka para malaikat itu berkata: ‘Keluarlah wahai jiwa yang buruk yang berada di jasad yang buruk, keluarlah dalam keadaan tercela, dan bergembiralah dengan air yang mendidih dan nanah, dan hal lain yang semisalnya’. Akan terus dikatakan kepadanya hal itu hingga nyawanya keluar, kemudian nyawa itu dibawa ke langit, namun langit tidak terbuka baginya.”

(Diriwayatkan oleh Ibnu Majah dalam as-Sunan no. 4262 -zuhud, bab mengingat dan mempersiapkan kematian. al-Bushiri mengatakan, sanadnya shahih dan para perawinya tsiqat (Mishbah al-Zujajah 2/349), dan dishahihkan al-Albani (Shahih Ibnu Majah 2/420), dan diriwayatkan al-Hakim, serta dishahihkan dan disepakati oleh adz-Dzahabi dalam al-Mustadrak 1/37-40).


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

95. Sesungguhnya apa yang Kami kisahkan kepadamu ini -wahai Rasul- adalah suatu keyakinan yang benar, yang tidak mengandung keraguan sama sekali.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

95. Sesungguhnya wahyu yang diturunkan kepadamu dalam surat ini adalah berita yang benar dan keyakinan yang pasti dan tidak ada keraguan padanya


📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

{Sesungguhnya ini benar-benar merupakan keyakinan yang benar


📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

95. “Sesungguhnya (yang disebutkan ini),” yakni, yang telah disebutkan oleh Allah berupa pembalasan bagi amalan-amalan para hamba, yakni yang baik maupun yang buruk, serta perincian dari itu semua, “adalah suatu keyakinan yang benar,” yang tidak ada keraguan maupun kebimbangan padanya. Bahkan ia adalah kebenaran yang pasti terjadi. Dan Allah telah mempersaksikan kepada hamba-hambaNya dengan dalil-dalil tak terbantahkan yang menunjukkan itu semua, hingga bagi orang-orang yang berakal cemerlang, seakan-akan mereka merasakan dan menyaksikannya secara langsung, sehingga mereka memuji Allah atas apa yang telah Allah khususkan bagi mereka berupa nikmat agung dan karunia yang sangat besar ini.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Ayat 88-96
Tiga keadaan ini merupakan kepastian yang dialami manusia saat menghadapi kematiannya. Terkadang dia termasuk orang yang didekatkan kepada Allah, atau bukan termasuk golongan kanan, dan terkadang termasuk orang yang mendustakan kebenaran dan tersesat dari jalan petunjuk dan tidak mengerti tentang perintah Allah. Oleh karena itu Allah SWT berfirman: (Adapun jika dia) yaitu menghadapi kematiannya (termasuk orang yang didekatkan) Mereka adalah orang-orang yang menunaikan amal-amal yang wajib dan yang sunah serta meninggalkan hal-hal yang diharamkan dan yang dimakruhkan, serta sebagian hal yang diperbolehkan.
(maka dia memperoleh ketenteraman dan kesenangan serta surga kenikmatan (89)) yaitu bagi mereka (dan kesenangan) dan para malaikat menyampaikan kabar gembira kepada mereka saat menghadapi kematiannya, sebagaimana yang telah disebutkan dalam hadits Al-Barra yang menyebutkan bahwa sesungguhnya para malaikat rahmat berkata, "Wahai ruh yang baik yang ada dalam tubuh yang baik yang kalian huni, keluarlah menuju kepada ketenteraman, kesenangan, dan menemui Tuhan yang tidak murka"
Diriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (maka dia memperoleh ketenteraman) yaitu ketenteraman dan kesenangan, yakni ketenangan. Hal yang sama dikatakan Mujahid, bahwa makna “Ar-rauh” adalah ketenteraman.
Qatadah berkata tentang firmanNya (maka dia memperoleh ketenteraman) yaitu rahmat.
Ibnu Abbas, Mujahid, dan Sa'id bin Jubair berkata tentang firmanNya, "maka dia memperoleh ketenteraman" yaitu rezeki. Pendapat-pendapat yang telah disebutkan di atas satu sama lainnya berdekatan dan benar. Karena sesungguhnya orang yang mati dalam keadaan didekatkan akan memperoleh semua itu, yaitu rahmat, ketenteraman, istirahat, kesenangan, kegembiraan, dan rezeki yang baik (serta surga kenikmatan)
Firman Allah SWT: (Dan adapun jika dia termasuk golongan kanan (90)) yaitu apabila orang yang sedang menjelang kematiannya itu termasuk golongan kanan (maka keselamatan bagimu karena kamu dari golongan kanan (91)) yaitu para malaikat menyampaikan kabar gembira ini kepada mereka. Malaikat berkata kepada salah seorang dari mereka, "keselamatan bagimu" yaitu kamu dalam keadaan baik-baik saja dan selamat, kamu termasuk golongan kanan.
Qatadah dan Ibnu Zaid berkata bahwa makna yang dimaksud adalah "Selamatlah kamu dari azab Allah" dan para malaikat mengucapkan salam penghormatan kepadanya. Sebagaimana Ikrimah berkata bahwa para malaikat mengucapkan salam kepadanya dan memberitahukan bahwa dia termasuk golongan kanan. Pendapat ini merupakan pendapat yang baik, dan hal itu sebagaimana firman Allah SWT: (Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan, "Tuhan kami ialah Allah, " kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan), "Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu” (30) Kamilah Pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan di akhirat; di dalamnya kamu mem­peroleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta (31) Sebagai hidangan (bagimu) dari Tuhan Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (32)) (Surah Fushshilat)
Imam Bukhari berkata tentang firmanNya: (maka keselamatan bagimu) yaitu kamu diselamatkan karena kamu (termasuk golongan kanan) kemudian dalam bahasa Arabnya membuang huruf an, tetapi maknanya masih tetap. Sebagaimana kamu berkata,"Kamu benar akan melakukan perjalanan sebentar lagi" jika sebelumnya dia mengatakan, "Sesungguhnya aku akan bepergian sebentar lagi" Dan adakalanya ini mengandung doa, sebagaimana ucapanmu, “Semoga kamu mendapat pengairan karena kamu termasuk laki-laki” jika kata “As-salam” dibaca rafa', maka termasuk doa. Demikianlah apa yang diriwayatkan Ibnu Jarir dari sebagian ulama bahasa Arab dan dipilih Ibnu Jarir; hanya Allah yang lebih Mengetahui.
Firman Allah SWT: (Dan adapun jika dia termasuk golongan orang yang mendustakan lagi sesat (92) maka dia mendapat hidangan air yang mendidih (93) dan dibakar di dalam neraka (94)) yaitu, jika orang yang sedang menjelang kematiannya itu termasuk orang yang mendustakan kebenaran dan tersesat dari jalan petunjuk (maka dia mendapat hidangan) yaitu jamuan (air yang mendidih) yaitu, air yang mendidih yang dapat menghancurkan semua isi perut dan kulitnya (dan dibakar di dalam neraka (94)) yaitu mengukuhkan keberadaannya di dalam neraka yang mengepungnya dari segala penjuru. Kemudian Allah SWT berfirman: (Sesungguhnya (yang disebutkan ini) adalah suatu keyakinan yang benar (95)) yaitu berita ini benar-benar hal yang pasti terjadi, tidak ada keraguan dan kebimbangan padanya, serta tidak ada jalan lari bagi seorangpun darinya (Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Maha Besar (96))


📚 An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Surat Al-Waqi’ah ayat 95: Ketahuilah Nabi Allah, yang telah Kami kisahkan kepadamu adalah kebenaran yang pasti, dimana tidak ada keraguan padanya; Dengan nampaknya bukti-bukti yang pasti, seolah-olah melihat langsung dengan mata kepala.


📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Yakni pemberian balasan terhadap kebaikan dan keburukan yang dilakukan hamba serta rinciannya.

Yang tidak ada keraguan lagi, bahkan benar dan pasti terjadi. Allah Subhaanahu wa Ta'aala telah memberikan buktinya baik dari dalil ‘aqli (akal) maupun naqli yang menunjukkan demikian sehingga hal itu di kalangan orang-orang yang berakal seakan-akan dirasakan oleh mereka dan disaksikannya. Maka mereka memuji Allah Subhaanahu wa Ta'aala atas nikmat yang dikaruniakan-Nya kepada mereka berupa hidayah irsyad (petunjuk) maupun hidayah taufiq (bantuan dari Allah untuk menjalankan petunjuk itu). Oleh karena itu, Allah Subhaanahu wa Ta'aala berfirman, “Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Mahabesar.”


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Al-Waqi’ah Ayat 95

95-96. Sungguh, semua yang disebutkan ini adalah suatu keyakinan yang benar. Maka, setelah kamu mengetahui dan memahami dengan benar, bertasbihlah dengan menyebut nama tuhanmu yang mahabesar lagi mahaagung


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Demikianlah beraneka penjabaran dari para pakar tafsir terkait kandungan dan arti surat Al-Waqi’ah ayat 95 (arab-latin dan artinya), moga-moga berfaidah untuk kita bersama. Sokong usaha kami dengan memberikan link menuju halaman ini atau menuju halaman depan TafsirWeb.com.

Link Banyak Dibaca

Baca banyak topik yang banyak dibaca, seperti surat/ayat: Thaha, An-Nisa 146, Al-Baqarah 152, Al-Insyirah 6, Ali ‘Imran 110, Al-Jumu’ah 10. Juga Al-Jatsiyah, An-Nur 26, Al-Anfal, An-Nisa 29, Al-Ahzab 56, Al-Baqarah 168.

  1. Thaha
  2. An-Nisa 146
  3. Al-Baqarah 152
  4. Al-Insyirah 6
  5. Ali ‘Imran 110
  6. Al-Jumu’ah 10
  7. Al-Jatsiyah
  8. An-Nur 26
  9. Al-Anfal
  10. An-Nisa 29
  11. Al-Ahzab 56
  12. Al-Baqarah 168

Pencarian: surah al baqarah ayat 97, arti al alaq ayat 1, fastabiq al-khairāt mengandung pengertian, surah al baqarah ayat 98, qs al kautsar ayat 2

Surat dan Ayat Rezeki

Dapatkan pahala jariyah dan buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah" dengan sharing informasi tentang TafsirWeb!

Cara Sharing Manual:

Copy-paste text di bawah, kirim ke lima (5) group WhatsApp yang Anda ikuti:

Nikmati kemudahan dari Allah untuk memahami al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik nama suratnya, klik nomor ayat, maka akan keluar penjelasan lengkap untuk ayat tersebut:
 
✅ Klik *tafsirweb.com/start* untuk menikmati tafsir al-Qur'an
 
✅ Klik *tafsirweb.com/pahala* lalu kirim informasi ini ke 5 group lainnya untuk dapat pahala jariyah

Cara Sharing Otomatis:

Klik Di Sini 👉 pilih lima (5) group WhatsApp yang Anda ikuti 👉 klik tombol kirim

Bonus Setelah Sharing:

Setelah Anda melakukan sharing, klik tombol di bawah: