Surat Az-Zukhruf Ayat 24

۞ قَٰلَ أَوَلَوْ جِئْتُكُم بِأَهْدَىٰ مِمَّا وَجَدتُّمْ عَلَيْهِ ءَابَآءَكُمْ ۖ قَالُوٓا۟ إِنَّا بِمَآ أُرْسِلْتُم بِهِۦ كَٰفِرُونَ

Arab-Latin: Qāla a walau ji`tukum bi`ahdā mimmā wajattum 'alaihi ābā`akum, qālū innā bimā ursiltum bihī kāfirụn

Artinya: (Rasul itu) berkata: "Apakah (kamu akan mengikutinya juga) sekalipun aku membawa untukmu (agama) yang lebih (nyata) memberi petunjuk daripada apa yang kamu dapati bapak-bapakmu menganutnya?" Mereka menjawab: "Sesungguhnya kami mengingkari agama yang kamu diutus untuk menyampaikannya".

« Az-Zukhruf 23Az-Zukhruf 25 »

Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

Hikmah Berharga Berkaitan Surat Az-Zukhruf Ayat 24

Paragraf di atas merupakan Surat Az-Zukhruf Ayat 24 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada pelbagai hikmah berharga dari ayat ini. Diketemukan pelbagai penjabaran dari banyak ahli ilmu terhadap kandungan surat Az-Zukhruf ayat 24, sebagiannya seperti tertera:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Muhammad dan para rasul yang mendahuluinya berkata kepada orang-orang yang menyangkalnya dengan syubhat batil ini, ”apakah kalian akan tetap mengikuti nenek moyang kalian sekalipun aku telah datang kepada kalian dengan membawa sesuatu dari sisi tuhan kalian yang lebih membingbing ke jalan yang benar dan lebih menunjukan jalan yang lurus dari pada agama dan ajaran yang kalian warisi dari nenek moyang kalian?” Mereka menjawab dengan penuh pengingkaran, Sesunggguhnya kami tetap ingar dan kafir kepada apa yang kalian diutus dengannya. ”


📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

24-25. Allah mengabarkan bahwa Nabi Muhammad dan Rasul-Rasul sebelumnya telah mengingkari orang-orang kafir yang mengikuti kekafiran nenek moyang mereka. Para rasul itu telah datang dengan membawa hidayah dari Allah, akan tetapi orang-orang kafir itu tetap berada dalam kesesatan mereka dan berkata, ‘Kami mengingkari risalah yang kalian bawa.’ Maka Kami membinasakan mereka.

Hai Rasulullah, bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan Allah dan para rasul-Nya?


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

24. Rasul mereka berkata kepada mereka, “Apakah kalian akan tetap mengikuti bapak-bapak kalian jika aku mendatangkan kepada kalian apa yang lebih baik daripada agama yang mereka anut?” Mereka menjawab, “Kami kafir terhadap ajaran risalahmu dan para rasul sebelummu.”


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

24. قٰلَ أَوَلَوْ جِئْتُكُم بِأَهْدَىٰ مِمَّا وَجَدتُّمْ عَلَيْهِ ءَابَآءَكُمْ ۖ ((Rasul itu) berkata: “Apakah (kamu akan mengikutinya juga) sekalipun aku membawa untukmu (agama) yang lebih (nyata) memberi petunjuk daripada apa yang kamu dapati bapak-bapakmu menganutnya?”)
Yakni rasul mereka mengatakan kepada mereka: “Apakah kalian tetap mengikuti nenek moyang mereka meskipun aku telah mendatangkan kepada kalian agama yang lebih dapat memberi petunjuk daripada agama nenek moyang kalian?”


📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

24. Rasul mereka berkata: “Apakah kalian akan tetap mengikuti agama leluhur kalian meskipun aku telah mendatangkan agama yang menunjukkan kepada jalan kebenaran dari agama leluhur kalian?” Mereka berkata: “Sesungguhnya kami menolak apa yang diperintahkan untukmu. Kami tidak akan mengimani dan mengamalkannya”


📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

Dia berkata,“Apakah sekalipun aku datang kepada kalian dengan sesuatu yang lebih baik panduannya daripada apa yang kalian peroleh dari nenek moyang kalian. Mereka menjawab,“Sesungguhnya kami terhadap apa diutus kepadamu adalah orang-orang yang ingkar


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

24. karena itu, setiap rasul menanggapi orang yang menentangnya dengan syubhat batil dengan,”berkata,’apakah (kmau akan mengikutinya juga) sekalipun aku membawa untukmu (agama) yang lebih (nyata) memberikan petunjuk daripada apa yang kamu dapati bapak-bapakmu menganutnya’,” yaitu, maukah kalian mengikuti demi petunjuk? “mereka menjawab, ’sesungguhnya kami mengingkari agama yang kamu diutus untuk menyampaikannya,” berdasar tanggapan mereka itu dapat diketahui bahwa mereka tidak ingin mengikuti kebenaran dan petunjuk tapi hanya ingin mengikuti kebatilan dan kemauan hawa nafsu mereka.


📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Ayat 21-25
Allah SWT berfirman serya mengingkari orang-orang musyrik yang menyembah selain Allah tanpa keterangan, tanpa dalil, dan tanpa hujjah (Atau adakah Kami memberikan sebuah kitab kepada mereka sebelumnya) yaitu sebelum mereka menyekutukan Allah (lalu mereka berpegang dengan kitab itu?) yaitu apa yang mereka alami itu tentu saja tidak seperti itu. sebagaimana firmanNya: (Atau pernahkah Kami menurunkan kepada mereka keterangan, lalu keterangan itu menunjukkan (kebenaran) apa yang mereka selalu mempersekutukan dengan Tuhan? (35)) (Surah Ar-Rum) yaitu perkaranya tidak demikian. Kemudian Allah SWT berfirman: (Bahkan mereka berkata, "Sesungguhnya kami mendapati bapak-bapak kami menganut suatu agama, dan sesungguhnya kami orang-orang yang mendapat petunjuk dengan (mengikuti) jejak mereka” (22)) yaitu mereka dalam kemusyrikannya itu tidak mempunyai dasar selain dari mengikuti jejak bapak-bapak dan nenek moyang mereka. Bahwa mereka berada pada suatu agama. Makna yang dimaksud adalah agama, yaitu firmanNya SWT: (Sesungguhnya (agama tauhid) ini adalah agama kamu semua, agama yang satu) (Surah Al Anbiya’: 92) Ucapan mereka: (dan sesungguhnya kami terhadap jejak mereka) yaitu di belakang mereka (adalah orang-orang yang mendapat petunjuk) Ini merupakan pengakuan dari mereka tanpa dalil. Kemudian Allah SWT menjelaskan bahwa ucapan mereka yang demikian itu telah didahului orang-orang yang serupa dan setara dengan mereka dari kalangan umat-umat terdahulu yang mendustakan para rasul. Hati mereka semua sama, maka perkataan mereka juga sama (Demikianlah tidak seorang rasul pun yang datang kepada orang-orang yang sebelum mereka, melainkan orang-orang itu mengatakan, "Ia adalah seorang tukang sihir atau orang gila” (52) Apakah mereka saling berpesan tentang apa yang dikatakan itu. Sebenarnya mereka adalah kaum yang melampaui batas (53)) (Surah Adz-Dzariyat) Demikian juga Allah berfirman di sini: (Dan demikianlah, Kami tidak mengutus sebelum kamu seorang pemberi peringatan pun dalam suatu negeri, melainkan orang-orang yang hidup mewah di negeri itu berkata, “Sesungguhnya kami mendapati bapak-bapak kami menganut suatu agama dan sesungguhnya kami adalah pengikut jejak-jejak mereka” (23))
Kemudian Allah SWT berfirman: (Berkatalah) wahai Muhammad, kepada orang-orang musyrik (Apakah (kamu akan mengikutinya juga) sekalipun aku membawa untukmu (agama) yang lebih (nyata) memberi petunjuk daripada apa yang kamu dapati bapak-bapakmu menganutnya?” Mereka menjawab, "Sesungguhnya kami mengingkari agama yang kamu diutus untuk menyampaikannya”) yaitu, seandainya mereka mengetahui dan meyakini kebenaran dari apa kalian sampaikan kepada mereka, sungguh mereka tetap tidak mau mengikutinya, karena jeleknya niat mereka dan sifat mereka yang takabur terhadap kebenaran dan para penganutnya. Allah SWT berfirman: (Maka Kami binasakan mereka) yaitu umat-umat yang mendustakan itu dengan berbagai macam azab. Sebagaimana apa yang dijelaskan Allah SWT dalam kisah mereka (maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan itu) yaitu bagaimana mereka dilenyapkan dan dibinasakan, dan bagaimana Allah menyelamatkan orang-orang yang beriman?


📚 An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Surat Az-Zukhruf ayat 24: (Rasul itu berkata) kepada mereka, ("Apakah) kalian akan mengikutinya juga (sekalipun aku membawa untuk kalian agama yang lebih nyata memberi petunjuk daripada apa yang kalian dapati bapak-bapak kalian menganutnya?" Mereka menjawab, "Sesungguhnya kami terhadap agama yang kamu diutus untuk menyampaikannya) yaitu yang disampaikan oleh kamu dan oleh rasul-rasul yang sebelum kamu (adalah orang-orang yang ingkar") maka Allah berfirman seraya mengancam mereka melalui firman selanjutnya:


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Dari sini diketahui, bahwa mereka tidak ingin mengikuti yang hak dan mengikuti petunjuk, maksud mereka adalah mengikuti yang batil dan hawa nafsu.


📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Az-Zukhruf Ayat 24

Apa yang dikatakan oleh umat-umat terdahulu itu dijawab oleh para rasul utusan Allah itu dengan mengatakan, 'dan apakah kamu akan mengikutinya juga sekalipun aku membawa untukmu agama, yakni keyakinan dan kepercayaan, yang lebih baik daripada apa yang kamu peroleh dari agama dan kepercayaan yang dianut nenek moyangmu dahulu'' dengan sikap menentang, mereka menjawab, 'sesungguhnya kami mengingkari agama yang kamu diperintahkan untuk menyampaikannya. '25. Lalu, akibat dari keyakinan dan kepercayaan mereka yang salah dan penentangan terhadap apa yang dibawa oleh para rasul itu, kami binasakan mereka dengan berbagai macam siksaan. Maka perhatikanlah, wahai Muhammad atau siapa pun yang mau memperhatikan dan mengambil pelajaran, bagaimana kesudahan orang-orang terdahulu yang mendustakan kebenaran yang dibawa oleh para rasul itu.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

Demikianlah beraneka penjabaran dari beragam pakar tafsir berkaitan makna dan arti surat Az-Zukhruf ayat 24 (arab-latin dan artinya), semoga memberi kebaikan untuk kita semua. Dukunglah usaha kami dengan memberikan link ke halaman ini atau ke halaman depan TafsirWeb.com.

Halaman Paling Banyak Dikaji

Kaji ratusan halaman yang paling banyak dikaji, seperti surat/ayat: Al-Hujurat 11, Al-Ahzab 43, Al-Baqarah 285, Al-Baqarah 282, Ar-Rahman 33, Ar-Ra’d 31. Ada juga Ali Imran 26-27, An-Najm 39-42, Al-Anbiya 19, Al-‘Ashr 3, Al-Qalam, Al-Baqarah 261.

  1. Al-Hujurat 11
  2. Al-Ahzab 43
  3. Al-Baqarah 285
  4. Al-Baqarah 282
  5. Ar-Rahman 33
  6. Ar-Ra’d 31
  7. Ali Imran 26-27
  8. An-Najm 39-42
  9. Al-Anbiya 19
  10. Al-‘Ashr 3
  11. Al-Qalam
  12. Al-Baqarah 261

Pencarian: surat al anbiya ayat 26, qs al mujadalah 11, surah wa musa, surat an naziat beserta artinya, an nur ayat 26 dan artinya

Surat dan Ayat Rezeki

GRATIS Dapatkan pahala jariyah dan buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah". Caranya, copy-paste text di bawah dan kirimkan ke minimal tiga (3) group WhatsApp yang Anda ikuti:

Nikmati kemudahan dari Allah untuk memahami al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik nama suratnya, klik nomor ayat yang berwarna biru, maka akan keluar penjelasan lengkap untuk ayat tersebut:
 
👉 tafsirweb.com/start
 
✅ Bagikan informasi ini untuk mendapat pahala jariyah

Setelah Anda melakukan hal di atas, klik tombol di bawah: