Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Ali Imran Ayat 26-27

قُلِ اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَنْ تَشَاءُ وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاءُ ۖ بِيَدِكَ الْخَيْرُ ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Arab-Latin: qulillāhumma mālikal-mulki tu`til-mulka man tasyā`u wa tanzi'ul-mulka mim man tasyā`u wa tu'izzu man tasyā`u wa tużillu man tasyā`, biyadikal-khaīr, innaka 'alā kulli syai`ing qadīr

Terjemah Arti: Katakanlah: "Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Terjemahan Tafsir Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Ucapkanlah olehmu (wahai nabi) sambil menghadap kepada Tuhanmu dengan mengucapkan doa berikut “wahai Dzat yang memiliki seluruh kerajaan,Engkau yang memberikan kerajaan, harta dan kekuasaan di bumi bagi orang-orang yang Engkau kehendaki dari hamba-hamba Mu, dan Engkau pula yang mengambil kerajaan dari orang-orang yang Engkau kehendaki, dan Engkau memberikan kemuliaan di dunia dan di akhirat bagi siapa saja yang Engkau kehendaki, dan Engkau menjadikan kehinaan kepada orang yang Engkau kehendaki, di tangan Mu lah segala kebaikan, Sesungguhnya Engkau lah satu-satunya Dzat yang maha kuasa atas segala sesuatu. Pada ayat ini terdapat penetapan sifat tangan bagi Allah sesuai dengan keagungan Allah (Tafsir al-Muyassar)

26. Ucapkanlah -wahai Rasul- untuk memuji dan mengagungkan Rabbmu, “Ya Allah, Engkaulah pemilik semua kerajaan yang ada di dunia dan di akhirat. Engkau memberikan kerajaan kepada siapa saja yang Engkau kehendaki, dan mencabutnya dari siapa saja yang Engkau kehendaki. Engkau memuliakan siapa saja yang Engkau kehendaki, dan menghinakan siapa saja yang Engkau kehendaki. Semua itu berdasarkan kebijaksanaan dan keadilan-Mu. Hanya di tangan-Mu lah seluruh kebajikan. Dan Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu. (Tafsir al-Mukhtashar)

26 Katakanlah wahai Nabi: “Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan di dunia dan akhirat, Engkau berikan kerajaan kepada hamba-Mu yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari hamba yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan, bukan di tangan selain Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. Qatadah berkata: DIceritakan kepada kami bahwa Rasul berdoa agar Allah menjadikan kerajaan Persia dan Romawi menjadi umatnya. Kemudian Allah menurunkan ayat ini. (Tafsir al-Wajiz)

26. قُلِ اللَّـهُمَّ مٰلِكَ الْمُلْكِ ( Katakanlah: “Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan) Yakni Ya Allah yang memiliki kerajaan seluruhnya, تُؤْتِى الْمُلْكَ مَن تَشَآءُ (Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki ) Yakni yang Engkau kehendaki untuk Engkau beri. وَتَنزِعُ الْمُلْكَ مِمَّن تَشَآءُ (dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki ) Yakni mencabut kerajaan tersebut darinya. وَتُعِزُّ مَن تَشَآءُ ( Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki) Yakni Engkau berikan kemenangan dan kekuasaan kepada yang Engkau kehendaki. وَتُذِلُّ مَن تَشَآءُ ۖ ( dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki) Yakni yang Engkau jadikan menyerah atas paksaan. بِيَدِكَ الْخَيْرُ ۖ( Di tangan Engkaulah segala kebajikan) Dan bukan ditangan yang selain-Mu. (Zubdatut Tafsir)

تُولِجُ اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ وَتُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ ۖ وَتُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَتُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَيِّ ۖ وَتَرْزُقُ مَنْ تَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ

tụlijul-laila fin-nahāri wa tụlijun-nahāra fil-laili wa tukhrijul-ḥayya minal-mayyiti wa tukhrijul-mayyita minal-ḥayyi wa tarzuqu man tasyā`u bigairi ḥisāb

Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau beri rezeki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab (batas)".

Dan diantara bukti-bukti kuasa Mu adalah bahwa sesungguhnya engkau memasukkan malam kedalam siang, dan memasukkan siang kedalam malam, Maka menjadikan yang ini lebih lama dan yang lain menjadi lebih pendek, dan Dia mengeluarkan yang hidup dari benda mati yang tidak ada unsur kehidupan sama sekali padanya, seperti mengeluarkan tanaman dari biji, dan dilahirkannya orang mukmin dari orang kafir, dan Dia mengeluarkan yang mati dari yang hidup, seperti mengeluarkan telur dari seekor ayam, dan Engkau memberikan rezeki kepada siapa saja yang Engkau kehendaki dari makhluk Mu tanpa hitungan. (Tafsir al-Muyassar)

27. Salah satu wujud kekuasaan-Mu ialah Engkau memasukkan malam ke dalam siang sehingga waktunya menjadi panjang, dan memasukkan siang ke dalam malam sehingga waktunya menjadi panjang. Engkau mengeluarkan sesuatu yang hidup dari sesuatu yang mati. Seperti mengeluarkan orang mukmin dari orang kafir dan mengeluarkan tanaman dari biji. Dan Engkau mengeluarkan sesuatu yang mati dari sesuatu yang hidup. Seperti mengeluarkan orang kafir dari orang mukmin, dan mengeluarkan telur dari induk ayam. Dan Engkau memberikan rezeki yang luas kepada siapa saja yang Engkau kehendaki tanpa perkiraan dan hitungan. (Tafsir al-Mukhtashar)

27 Engkau masukkan sebagaian malam ke dalam siang sehingga malam menjadi pendek dan siang menjadi panjang. Dan Engkau masukkan sebagian siang ke dalam malam sehingga malam menjadi panjang dan siang menjadi pendek. Dan juga cuaca dan musim yang menaungi, jumlah siang dan malam yang mencapai 24 jam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati seperti tumbuhan dan hewan dari debu, pepohonan dari biji-bijian, atau juga Engkau keluarkan orang alim dari orang bodoh, atau juga mukmin dari kafir., Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup, seperti biji-bjian dari pepohonan, susu dari hewan, kebodohan dari orang-orang alim atau kekufuran dari orang beriman. Dan Engkau beri rezeki siapapun yang Engkau kehendaki tanpa perhitungan dan batas”. (Tafsir al-Wajiz)

27. تُولِجُ الَّيْلَ فِى النَّهَارِ وَتُولِجُ النَّهَارَ فِى الَّيْلِ ۖ ( Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam) Yakni Engkau memasukkan kekurangan dari salah satunya kedalam yang lain, yakni dengan perbedaan panjang pendek waktu malam dan siang tergantung musim dan keadaan. Sehingga apabila salah satunya berkurang maka yang lainnya akan bertambah, dan lama waktu keduanya adalah 24 jam tak ada perbedaan di musim apapun dan di tempat manapun. وَتُخْرِجُ الْحَىَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَتُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَىِّ ۖ ( Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup) Yakni Allah mengeluarkan seseorang yang hidup dari air mani yang mati, kemudian mengeluarkan air mani yang mati dari seseorang yang hidup, lalu mengeluarkan seseorang yang hidup dari air mani yang mati dan begitu seterusnya. Dan Allah mengeluarkan seekor ayam dari telur dan telur dari ayam, begitu juga pohon kurma dari bijinya dan biji kurma dari pohonnya. Dan pendapat lain mengatakan makna dari ayat ini adalah mengeluarkan orang mukmin dari orang kafir dan orang kafir dari orang mukmin. Ibnu Jarir meriwayatkan bahwa seorang wanita shalihah mendatangi Rasulullah, maka beliau bertanya: siapakah ini? Wanita ini menjawab: Saya Khalidah binti Aswad. Maka Rasulullah bersabda: “Maha Suci Allah yang telah mengeluarkan yang hidup dari yang mati”. Dan ayah dari wanita ini dulunya adalah kafir. (Zubdatut Tafsir)

Related: Surat Al-Mukminun Ayat 12-14 Arab-Latin, Surat Ath-Thalaq Ayat 2-3 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat al-Fatihah, Terjemahan Tafsir Surat al-Baqarah, Isi Kandungan Surat Ali Imran, Makna Surat an-Nisa

Category: Tafsir Serial

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!