Surat Az-Zukhruf Ayat 22

Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

بَلْ قَالُوٓا۟ إِنَّا وَجَدْنَآ ءَابَآءَنَا عَلَىٰٓ أُمَّةٍ وَإِنَّا عَلَىٰٓ ءَاثَٰرِهِم مُّهْتَدُونَ

Arab-Latin: Bal qālū innā wajadnā ābā`anā 'alā ummatiw wa innā 'alā āṡārihim muhtadụn

Artinya: Bahkan mereka berkata: "Sesungguhnya kami mendapati bapak-bapak kami menganut suatu agama, dan sesungguhnya kami orang-orang yang mendapat petunjuk dengan (mengikuti) jejak mereka".

« Az-Zukhruf 21Az-Zukhruf 23 »

Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

Pelajaran Menarik Berkaitan Surat Az-Zukhruf Ayat 22

Paragraf di atas merupakan Surat Az-Zukhruf Ayat 22 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada beberapa pelajaran menarik dari ayat ini. Diketemukan beberapa penjelasan dari berbagai mufassir mengenai makna surat Az-Zukhruf ayat 22, sebagiannya sebagaimana berikut:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Sebaliknya mereka berkata, ”sesungguhnya kami mendapati nenek moyang kami berjalan di atas sebuah jalan, ajaran dan agama, dan sesungguhnya kami hanya mengikuti dan meneladani jejak nenek moyang kami.”


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

22. Tidak, hal itu tidak pernah terjadi, akan tetapi mereka berucap dengan berdalih taklid, “Kami mendapati bapak-bapak kami menganut suatu agama dan syariat, mereka dahulu menyembah berhala, dan kami mengikuti jejak mereka dalam menyembah berhala.”


📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

22. بَلْ قَالُوٓا۟ إِنَّا وَجَدْنَآ ءَابَآءَنَا عَلَىٰٓ أُمَّةٍ (Bahkan mereka berkata: “Sesungguhnya kami mendapati bapak-bapak kami menganut suatu agama)
Yakni di atas suatu kebiasaan dan cara yang mereka pakai dalam menyembah berhala-berhala ini.

وَإِنَّا عَلَىٰٓ ءَاثٰرِهِم مُّهْتَدُونَ(dan sesungguhnya kami orang-orang yang mendapat petunjuk dengan (mengikuti) jejak mereka”)
Mereka mengakui tidak memiliki landasan, alasan, dan syubhat di tangan mereka, dan mereka hanya mengikuti kesesatan nenek moyang mereka.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

22. Bahkan orang-orang musyrik itu berkata ketika hujjah mereka gagal: “Sesungguhnya kami mendapati leluhur kami berada dalam agama, kepercayaan dan adatnya. Atas warisan mereka, kami adalah orang-orang yang diberi petunjuk dalam jalan kami. Maknanya, kami mengikuti jalan leluhur kami dan menjalani ajaran mereka”


📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

Bahkan mereka berkata,“Sesungguhnya kami telah mendapati nenek moyang kami menganut suatu agama} kepercayaan dan agama {dan kami hanya mengikuti jejak mereka”


📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

22. ya, mereka memiliki syubhat yang paling lemah, yaitu hanya mengikuti nenek moyang mereka sesat. Mereka adalah orang-orang yang selalu menentang seruan para rasul karena mengikuti nenek moyang mereka. Karena itu dalam ayat ini Allah berfirman,”bahkan mereka berkata,’sesungguhnya kami mendapati bapak-bapak kami menganut suatu agama’.” Yaitu berada diatas ajaran dan aliran,”dan sesungguhnya kami adalah orang-orang yang mendapat petunjuk dengan (mengikuti) jejak mereka,” karena itu, kami tidak mengikuti agama yang dibawa Muhammad.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Ayat 21-25
Allah SWT berfirman serya mengingkari orang-orang musyrik yang menyembah selain Allah tanpa keterangan, tanpa dalil, dan tanpa hujjah (Atau adakah Kami memberikan sebuah kitab kepada mereka sebelumnya) yaitu sebelum mereka menyekutukan Allah (lalu mereka berpegang dengan kitab itu?) yaitu apa yang mereka alami itu tentu saja tidak seperti itu. sebagaimana firmanNya: (Atau pernahkah Kami menurunkan kepada mereka keterangan, lalu keterangan itu menunjukkan (kebenaran) apa yang mereka selalu mempersekutukan dengan Tuhan? (35)) (Surah Ar-Rum) yaitu perkaranya tidak demikian. Kemudian Allah SWT berfirman: (Bahkan mereka berkata, "Sesungguhnya kami mendapati bapak-bapak kami menganut suatu agama, dan sesungguhnya kami orang-orang yang mendapat petunjuk dengan (mengikuti) jejak mereka” (22)) yaitu mereka dalam kemusyrikannya itu tidak mempunyai dasar selain dari mengikuti jejak bapak-bapak dan nenek moyang mereka. Bahwa mereka berada pada suatu agama. Makna yang dimaksud adalah agama, yaitu firmanNya SWT: (Sesungguhnya (agama tauhid) ini adalah agama kamu semua, agama yang satu) (Surah Al Anbiya’: 92) Ucapan mereka: (dan sesungguhnya kami terhadap jejak mereka) yaitu di belakang mereka (adalah orang-orang yang mendapat petunjuk) Ini merupakan pengakuan dari mereka tanpa dalil. Kemudian Allah SWT menjelaskan bahwa ucapan mereka yang demikian itu telah didahului orang-orang yang serupa dan setara dengan mereka dari kalangan umat-umat terdahulu yang mendustakan para rasul. Hati mereka semua sama, maka perkataan mereka juga sama (Demikianlah tidak seorang rasul pun yang datang kepada orang-orang yang sebelum mereka, melainkan orang-orang itu mengatakan, "Ia adalah seorang tukang sihir atau orang gila” (52) Apakah mereka saling berpesan tentang apa yang dikatakan itu. Sebenarnya mereka adalah kaum yang melampaui batas (53)) (Surah Adz-Dzariyat) Demikian juga Allah berfirman di sini: (Dan demikianlah, Kami tidak mengutus sebelum kamu seorang pemberi peringatan pun dalam suatu negeri, melainkan orang-orang yang hidup mewah di negeri itu berkata, “Sesungguhnya kami mendapati bapak-bapak kami menganut suatu agama dan sesungguhnya kami adalah pengikut jejak-jejak mereka” (23))
Kemudian Allah SWT berfirman: (Berkatalah) wahai Muhammad, kepada orang-orang musyrik (Apakah (kamu akan mengikutinya juga) sekalipun aku membawa untukmu (agama) yang lebih (nyata) memberi petunjuk daripada apa yang kamu dapati bapak-bapakmu menganutnya?” Mereka menjawab, "Sesungguhnya kami mengingkari agama yang kamu diutus untuk menyampaikannya”) yaitu, seandainya mereka mengetahui dan meyakini kebenaran dari apa kalian sampaikan kepada mereka, sungguh mereka tetap tidak mau mengikutinya, karena jeleknya niat mereka dan sifat mereka yang takabur terhadap kebenaran dan para penganutnya. Allah SWT berfirman: (Maka Kami binasakan mereka) yaitu umat-umat yang mendustakan itu dengan berbagai macam azab. Sebagaimana apa yang dijelaskan Allah SWT dalam kisah mereka (maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan itu) yaitu bagaimana mereka dilenyapkan dan dibinasakan, dan bagaimana Allah menyelamatkan orang-orang yang beriman?


📚 An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Surat Az-Zukhruf ayat 22: (Bahkan mereka berkata, 'Sesungguhnya kami mendapati bapak-bapak kami menganut suatu agama) yang diyakininya (dan sesungguhnya kami) berjalan atau mengikuti (jejak-jejak mereka sebagai petunjuk kami')" dan bapak-bapak kami itu menyembah selain Allah.


📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Az-Zukhruf Ayat 22

Bahkan setelah kehabisan alasan dan dalih atas kesesatan mereka, mereka berkata, 'sesungguhnya kami mendapati nenek moyang dan leluhur kami menganut suatu agama, yakni suatu keyakinan dan kepercayaan yang patut kami ikuti dan teladani, dan sesungguhnya kami mendapat petunjuk untuk mengikuti jejak mereka. ' 23. Dan apa yang dikatakan oleh kaum musyrik mekah kepadamu sekarang, wahai nabi Muhammad, demikian juga yang dikatakan oleh umat-umat terdahulu ketika kami mengutus seorang pemberi peringatan, yaitu nabi atau rasul sebelum engkau diutus, dalam suatu negeri di lokasi mana pun di bumi ini, orang-orang yang hidup mewah secara durhaka di masing-masing negeri itu selalu berkata, 'sesungguhnya kami mendapati nenek moyang kami yang juga orang-orang terkemuka dan paham menganut suatu agama, yakni kepercayaan yang mereka yakini benar dan sesungguhnya kami tidak lain, kecuali sekadar pengikut-pengikut yang mengikuti jejak-jejak mereka. '.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

Demikian beraneka penafsiran dari berbagai mufassirin berkaitan makna dan arti surat Az-Zukhruf ayat 22 (arab-latin dan artinya), semoga membawa manfaat bagi kita semua. Sokong dakwah kami dengan memberikan link menuju halaman ini atau menuju halaman depan TafsirWeb.com.

Bacaan Paling Banyak Dikaji

Ada ratusan konten yang paling banyak dikaji, seperti surat/ayat: Ar-Ra’d 31, Ar-Rahman 33, Ali Imran 26-27, Al-Ahzab 43, An-Najm 39-42, Al-Baqarah 285. Ada pula Al-‘Ashr 3, Al-Baqarah 261, Al-Qalam, Al-Baqarah 282, Al-Hujurat 11, Al-Anbiya 19.

  1. Ar-Ra’d 31
  2. Ar-Rahman 33
  3. Ali Imran 26-27
  4. Al-Ahzab 43
  5. An-Najm 39-42
  6. Al-Baqarah 285
  7. Al-‘Ashr 3
  8. Al-Baqarah 261
  9. Al-Qalam
  10. Al-Baqarah 282
  11. Al-Hujurat 11
  12. Al-Anbiya 19

Pencarian: surat ar rahman ayat 7, almaidah ayat 83, al ahzab ayat 25, surat laili, attaubah ayat 71

Surat dan Ayat Rezeki

GRATIS Dapatkan pahala jariyah dan buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah". Caranya, copy-paste text di bawah dan kirimkan ke minimal tiga (3) group WhatsApp yang Anda ikuti:

Nikmati kemudahan dari Allah untuk memahami al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik nama suratnya, klik nomor ayat yang berwarna biru, maka akan keluar penjelasan lengkap untuk ayat tersebut:
 
👉 tafsirweb.com/start
 
✅ Bagikan informasi ini untuk mendapat pahala jariyah

Setelah Anda melakukan hal di atas, klik tombol di bawah: