Surat Al-Mu’min Ayat 46

ٱلنَّارُ يُعْرَضُونَ عَلَيْهَا غُدُوًّا وَعَشِيًّا ۖ وَيَوْمَ تَقُومُ ٱلسَّاعَةُ أَدْخِلُوٓا۟ ءَالَ فِرْعَوْنَ أَشَدَّ ٱلْعَذَابِ

Arab-Latin: An-nāru yu'raḍụna 'alaihā guduwwaw wa 'asyiyyā, wa yauma taqụmus-sā'ah, adkhilū āla fir'auna asyaddal-'ażāb

Artinya: Kepada mereka dinampakkan neraka pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya Kiamat. (Dikatakan kepada malaikat): "Masukkanlah Fir'aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras".

« Al-Mu'min 45Al-Mu'min 47 »

Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Hikmah Berharga Berkaitan Dengan Surat Al-Mu’min Ayat 46

Paragraf di atas merupakan Surat Al-Mu’min Ayat 46 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada variasi hikmah berharga dari ayat ini. Diketemukan variasi penjabaran dari banyak mufassirin berkaitan kandungan surat Al-Mu’min ayat 46, misalnya seperti termaktub:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

sungguh mereka pertamanya tenggelam lalu mereka semua binasa, kemudian di dalam kubur mereka disiksa, di mana neraka diperlihatkan kepada mereka dipagi dan petang hari sampai hari perhitungan amal, dan di Hari Kiamat dikatakan, “Masukkanlah keluarga Fir’aun ke dalam neraka sebagai balasan atas perbuatan buruk yang telah mereka lakukan.”
Ayat ini merupakan dasar yang menetapkan adanya siksa kubur.


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

46. Dan sesudah mereka mati, ditampakkan kepada mereka Neraka di alam kubur mereka di pagi dan sore hari, dan pada hari Kiamat dikatakan, “Masukkanlah para pengikut Fir'aun ke dalam azab yang paling keras dan paling berat, karena kekufuran dan pendustaan mereka, serta sikap menghalang-halangi dari jalan Allah.”


📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

46. النَّارُ يُعْرَضُونَ عَلَيْهَا غُدُوًّا وَعَشِيًّا ۖ (Kepada mereka dinampakkan neraka pada pagi dan petang)
Mayoritas ulama mengatakan bahwa penampakan ini terjadi di alam barzakh, yakni setelah kematian mereka dan sebelum hari kiamat.
Imam Bukhari, Muslim, dan lainnya meriwayatkan dari Ibnu Umar, ia berkata, Rasulullah bersabda: “sungguh setiap kalian apabila meninggal akan dinampakkan kepadanya tempat duduknya pada pagi dan sore hari; jika ia termasuk penghuni surga maka akan ditampakkan sebagai penghuni surga, dan jika ia termasuk penghuni neraka maka akan ditampakkan sebagai penghuni neraka; akan dikatakan kepada mereka “inilah tempatmu kelak hingga kamu dibangkitkan kepadanya pada hari kiamat”.”

وَيَوْمَ تَقُومُ السَّاعَةُ أَدْخِلُوٓا۟ ءَالَ فِرْعَوْنَ أَشَدَّ الْعَذَابِ(dan pada hari terjadinya Kiamat. (Dikatakan kepada malaikat): “Masukkanlah Fir’aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras”)
Akan dikatakan kepada para malaikat: “Masukkanlah Fir’aun dan kaumnya ke dalam Jahannam di tempat yang azabnya lebih berat daripada tempat lainnya.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Li Yaddabbaru Ayatih / Markaz Tadabbur di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Umar bin Abdullah al-Muqbil, professor fakultas syari'ah Universitas Qashim - Saudi Arabia

Ibnu Sirin berkata: Abu Hurairah pernah mendatangi kami setelah shalat Ashar dan berkata: Malaikat telah naik, Malaikat telah bturun, dan keluarga Fir'aun telah dimasukkan ke dalam Neraka, maka tidak ada yang akan mendengarnya kecuali dia berlindung kepada Allah ta'ala dari Neraka. .


📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

46. Arwah-arwah mereka ditunjukkan kepada neraka saat berada di alam barzah (alam setelah kematian dan sebelum kiamat) setiap pagi dan sore untuk membuat mereka gelisah. Ditampakkan pula akibat dari azab yang menimpa jasad mereka, meskipun sudah hancur. Pada hari terjadinya kiamat, dikatakanlah kepada para malaikat: “Masukkanlah para pasukan fir’aun ke dalam azab yang bermacam-macam di neraka.” Faktanya bahwa azab kubur itu abadi bagi mereka.


📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

Neraka diperlihatkan kepada mereka pada pagi dan petang} permulaan dan akhir siang {Pada hari terjadinya kiamat,“Masukkanlah Fir‘aun dan kaumnya ke dalam sekeras-kerasnya azab”


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

45-46. “Maka Allah memeliharanya dari kejahatan tipu daya mereka”. Allah Yang Mahakuat lagi Maha Pengasih memelihara lelaki beriman yang mendapat hidayah itu dari keburukan apa yang telah direncanakan Firaun, dan Allah melindunginya dai rencana Firaun untuk membunuh dan membinasakannya karena ia telah menampakan kepada mereka sikap yang tidak mereka sukai dan ia menampakkan kepada mereka bahwa ia berpihak kepada Nabi Musa, ia mengajak mereka kepada apa yang diserukan oleh Nabi Musa.
Ini adalah pekara yang mereka tidak sanggup melakukannya padahal pada saat itu mereka adalah orang-orang yang berkuasa. Lelaki ini telah membuat mereka sangat marah dan jengkel kepadanya.
Maka dari itu mereka hendak malakukan tipudaya terhadapnya, namun Allah melindunginya dari tipudaya dan rencana jahat mereka. Tipudaya dan rencana jahat mereka berbalik menimpa mereka sendiri. “Dan Firaun beserta kaumnya dikepung oleh azab yang amat buruk.” Allah menenggelamkan mereka semuanya dalam satu pagi hari, dan di alam barzakh kemudian, “kepada mereka ditampakan neraka pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya Kiamat (dikatakan kepada malaikat), ‘masukanlah Firaun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras’.” Itulah siksaan dan hukuman yang sangat keji yang ditimpakan terhadap orang-orang yang mendustkan para utusan Allah dan membangkang terhadap perintahNya.


📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Ayat 41-46
Orang yang mukmin itu berkata kepada mereka,"Mengapa aku menyeru kalian kepada keselamatan" yaitu menyembah hanya kepada Allah, tidak ada sekutu bagiNya, dan membenarkan rasulNya yang telah Dia utus (tetapi kamu menyeru aku ke neraka? (41) (Mengapa) kamu menyeruku supaya kafir kepada Allah dan mempersekutukan-Nya dengan apa yang tidak kuketahui?) yaitu, pada kebodohan tanpa dalil (padahal aku menyeru kamu (beriman) kepada Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun?) yaitu Dia dalam Keperkasaan dan KeagunganNya mengampuni dosa orang yang bertaubat kepadaNya (Sudah pasti bahwa apa yang kamu seru supaya aku (beriman) kepadanya) yaitu memang benar.
As-Suddi dan Ibnu Jarir berkata bahwa makna firmanNya, ("La jarama") yaitu kebenaran
Diriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya, ("La jarama") dia berkata bahwa tidak, sesungguhnya apa yang kalian serukan kepadaku berupa berhala-berhala dan tandingan-tandingan
(tidak dapat memperkenankan seruan apa pun, baik di dunia maupun di akhirat)
Mujahid berkata bahwa makna yang dimaksud adalah berhala itu tidak dapat berbuat apa-apa.
As-Suddi berkata bahwa berhala itu tidak dapat menjawab orang yang menyerunya baik di dunia maupun di akhirat. Ini sebagaimana firmanNya: (Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang menyembah sembahan-sembahan selain Allah yang tiada dapat memperkenankan (doa)nya sampai hari kiamat dan mereka lalai dari (memperhatikan) doa orang-orang yang menyerunya? (5) Dan apabila manusia dikumpulkan (pada hari kiamat), niscaya sembahan-sembahan itu menjadi musuh mereka dan mengingkari pemujaan-pemujaan mereka (6)) (Surah Al-Ahqaf) dan (Jika kamu menyeru mereka, mereka tiada mendengar seruanmu; dan kalau mereka mendengar, mereka tidak dapat memperkenankan permintaanmu) (Surah Fathir: 14)
Firman Allah: (Dan sesungguhnya kita kembali kepada Allah) yaitu di akhirat, maka Allah akan membalas setiap orang sesuai dengan amal perbuatannya. Oleh karena itu Allah berfirman: (dan sesungguhnya orang-orang yang melampaui batas, mereka itulah penghuni neraka) yaitu, mereka kekal di dalamnya karena tindakan melampaui batas mereka, yaitu menyekutukan Allah.
(Kelak kamu akan ingat kepada apa yang kukatakan kepada kamu) kalian akan mengetahui kebenaran dari apa yang Aku perintahkan, Aku larang, Aku wasiatkan, dan Aku terangkan kepada kalian, maka kalian semua akan mengingat dan menyesalinya pada hari itu, tetapi hal itu tidak ada manfaatnya bagi kalian (Dan aku menyerahkan urusanku kepada Allah) yaitu aku berserah diri kepada dan memohon pertolongan kepada Allah, dan memutuskan hubungan dan menjauh dari kalian (Sesungguhnya Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya) yaitu Dia Maha Mengetahui tentang mereka, Maha Tinggi dan Maha Suci. Allah memberi petunjuk kepada siapa saja yang layak mendapatkannya, dan menyesatkan siapa saja yang layak disesatkan. MilikNya hujjah yang kuat, hikmah yang sempurna, dan takdirNya pasti terlaksana.
Firman Allah: (Maka Allah memeliharanya dari kejahatan tipu daya mereka) yaitu di dunia dan akhirat. Adapun di dunia, Allah menyelamatkan­nya bersama nabi Musa. dan di akhirat dengan dimasukkan ke dalam surga (dan Fir’aun beserta kaumnya dikepung oleh azab yang amat buruk) yaitu dengan ditenggelamkan di laut, kemudian di akhirat dipindahkan ke neraka Jahim, karena sesungguhnya ruh mereka di setiap pagi dan sore dihadapkan kepada neraka sampai hari kiamat nanti. Dan apabila hari kiamat terjadi, maka ruh mereka bergabung dengan jasadnya di dalam neraka. Oleh karena itu Allah berfirman: (dan pada hari terjadinya kiamat. (Dikatakan kepada malaikat), "Masukkanlah Fir’aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras") yaitu paling keras sakitnya dan paling besar azabnya. Ayat ini merupakan sumber dalil di kalangan mazhab ahli sunnah wal jama'ah atas adanya azab di alam barzakh, yaitu firman Allah SWT: (Kepada mereka ditampakkan neraka pada pagi dan petang)
Qatadah berkata tentang firmanNya: (pada pagi dan petang) yaitu, di setiap pagi dan sora selama dunia masih berputar. Dikatakan kepada mereka, "Wahai kaum Fir'aun, ini adalah tempat tinggal kalian," dengan maksud mencemooh, mengecaman, dan menghina mereka.


📚 An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Surat Al-Mu’min ayat 46: Kemudian (neraka ditampakkan kepada mereka) maksudnya, mereka dibakar oleh api neraka (pada pagi dan petang) di setiap pagi dan petang (dan pada hari terjadinya kiamat) dikatakan kepada mereka, ("Masuklah kalian) hai (Firaun dan kaumnya) menurut suatu qiraat dibaca Adkhiluu yang artinya, Masukkanlah Firaun dan kaumnya. Ini merupakan perintah Allah kepada malaikat-malaikat-Nya (ke dalam azab yang sangat keras") yakni azab neraka


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Di alam barzakh.

Maksudnya, ditampakkan kepada mereka neraka pagi dan petang sebelum hari berbangkit. Ayat ini menunjukkan adanya azab kubur.

Yaitu azab Jahanam.


📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Al-Mu’min Ayat 46

Kepada mereka akan diperlihatkan di alam barzakh azab yang amat buruk, yakni neraka yang diperlihatkan pada setiap pagi dan petang, dan juga pada hari terjadinya kiamat, lalu kepada malaikat diperintahkan, 'masukkanlah fir'aun dan kaumnya ke dalam neraka yang di dalamnya terdapat azab yang sangat keras!'47. Ayat yang lalu memberitakan azab yang diterima oleh fir'aun dan pengikut-pengikutnya di dalam neraka. Melalui ayat ini dan ayat-ayat berikut, Allah menjelaskan kondisi saling menghujat di kalangan peng-huni neraka. Dan ingatlah bagaimana kelak pada waktu mereka ber-ada dalam neraka, ketika itu mereka berbantah-bantahan di dalam neraka, maka orang yang lemah sebagai pengikut berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri yang memimpin mereka, 'sesungguhnya kami dahulu ketika kita sama-sama hidup di dunia adalah pengikut-pengikutmu yang setia. Maka oleh sebab itu, dapatkah kamu melepaskan kami dari azab ini ataupun memikul sebagian dari azab api neraka yang sedang menimpa kami'.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Itulah kumpulan penafsiran dari beragam mufassirin mengenai isi dan arti surat Al-Mu’min ayat 46 (arab-latin dan artinya), semoga bermanfaat untuk kita bersama. Sokonglah syi'ar kami dengan mencantumkan link ke halaman ini atau ke halaman depan TafsirWeb.com.

Konten Sering Dilihat

Ada ratusan materi yang sering dilihat, seperti surat/ayat: Al-Bayyinah 5, Al-Hujurat 6, Al-‘Ankabut 57, Ad-Dhuha 3, Yunus 40, Yunus. Ada pula Al-A’raf 26, Bersyukur, Ali ‘Imran 31, Al-Isra 27, Ali ‘Imran 14, Luqman.

  1. Al-Bayyinah 5
  2. Al-Hujurat 6
  3. Al-‘Ankabut 57
  4. Ad-Dhuha 3
  5. Yunus 40
  6. Yunus
  7. Al-A’raf 26
  8. Bersyukur
  9. Ali ‘Imran 31
  10. Al-Isra 27
  11. Ali ‘Imran 14
  12. Luqman

Pencarian: surat yunus 81, surah ar rum ayat 54, surah al.mulk latin, latin an nasr, surat al hasyr ayat 7 beserta artinya

Bantu Kami

Setiap bulan TafsirWeb melayani 1.000.000+ kaum muslimin yang ingin membaca al-Quran dan tafsirnya secara gratis. Tentu semuanya membutuhkan biaya tersendiri.

Tolong bantu kami meneruskan layanan ini dengan membeli buku digital Jalan Rezeki Berlimpah yang ditulis oleh team TafsirWeb (format PDF, 100 halaman).

Dapatkan panduan dari al-Qur'an dan as-sunnah untuk meraih rezeki berkah berlimpah, dapatkan pahala membantu keberlangsungan kami, Insya Allah.