Surat Asy-Syu’ara Ayat 172

ثُمَّ دَمَّرْنَا ٱلْءَاخَرِينَ

Arab-Latin: ṡumma dammarnal-ākharīn

Artinya: Kemudian Kami binasakan yang lain.

« Asy-Syu'ara 171Asy-Syu'ara 173 »

Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Kandungan Menarik Tentang Surat Asy-Syu’ara Ayat 172

Paragraf di atas merupakan Surat Asy-Syu’ara Ayat 172 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada berbagai kandungan menarik dari ayat ini. Terdokumentasikan berbagai penafsiran dari banyak mufassirun terkait isi surat Asy-Syu’ara ayat 172, misalnya seperti di bawah ini:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

172-173. Kemudian kami membinasakan orang-orang selain mereka dari orang-orang kafir dengan kebinasaan yang paling dahsyat. Dan Kami turunkan pada mereka batu-batu dari langit bak hujan yang membinasakan mereka. Maka amat buruklah hujan yang menimpa orang yang telah diberi peringatan rasul-rasul mereka, namun mereka tidak mau menerima dakwah para rasul itu. Dan sesungguhnya telah diturunkan kepada mereka kebinasaan dan kehancuran yang paling dahsyat.


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

172. Kemudian ketika Lūṭ dan keluarganya keluar dari negeri Sadūm, Kami binasakan kaumnya yang tinggal di sana dengan sebesar-besarnya kebinasaan.


📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

172. ثُمَّ دَمَّرْنَا الْاٰخَرِينَ (Kemudian Kami binasakan yang lain)
Yakni mereka Kami binasakan dengan tenggelam ke dalam bumi dan dengan angin kencang yang disertai bebatuan.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

172. Kemudian Kami binasakan yang lain dengan Kami lenyapkan


📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

Kecuali istri Luth yang terkena azab dan kehancuran {Kemudian Kami binasakan yang lain


📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

168-175 setelah luth melihat mereka terus melakukan kekejian itu, “dia berkata, ’sesungguhnya aku sangat benci kepada perbuatanmu’.” Maksudnya, sangat tidak suka [padanya], melarang dan memperingatkannya. ”(luth berdo’a), ‘ya Rbbku, selamatkanlah aku beserta keluargaku dari (akibat) perbuatan yang mereka kerjakan’.” Yaitu perbuatannya dan dari siksaannya. Maka Allah mengabulkan do’anya. ”lalu kami menyelamatkannya beserta keluarganya semua, kecuali seorang perempuan tua yang termasuk dalam golongan yang tinggal,” maksudnya, yang tingga di dalam siksaan. Dia adalah istrinya. “kemudian kami binasakan yang lain. Dan kami hujani mereka dengan hujan.” Yaitu hujan batu dari sijjil, “maka amatlah jeleklah hujan yang menimpa orang-orang yang telah diberi peringatan itu,” mereka dibinasakan oleh Allah hingga ke akar-akarnya. “sesungguhnya yang pada demikian itu benar-benar terdapat bukti-bukti yang nyata. Dan kebanyakan mereka tidak beriman. Dan sesungguhnya Rabbmu, benar-benar Dia-lah Yang Mhaperkasa lagi Maha Penyayang.”


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Ayat 165-175
Setelah Nabi Luth melarang mereka melakukan perbuatan keji dan menggauli laki-laki, seraya membimbing mereka untuk mendatangi kaum wanita yang telah diciptakan Allah untuk mereka, maka tidak ada lain jawaban mereka melainkan berkata: (Sesungguhnya jika kamu tidak berhenti, hai Luth) yaitu dari apa yang kamu datangkan kepada kami itu (benar-benar kamu termasuk orang-orang yang diusir) yaitu, kami akan membuangmu jauh dari kami. Sebagaimana Allah SWT berfirman: (Maka tidak lain jawaban kaumnya melainkan mengatakan, “Usirlah Lut beserta keluarganya dari negeri kalian, karena sesungguhnya mereka itu orang-orang yang (mendakwakan) dirinya bersih” (56)) (Surah An-Nahl)
Setelah nabi Luth melihat bahwa mereka tidak meninggalkan kebiasaan mereka, bahkan mereka terus menerus dalam kesesatannya, maka nabi Luth berlepas diri dari mereka seraya berkata: (Sesungguhnya aku sangat benci kepada perbuatan kalian) yaitu tidak menyukainya dan tidak meridhainya. dan sesungguhnya aku berlepas diri dari perbuatan kalian. Kemudian dia berdoa kepada Allah untuk mereka: (Ya Tuhanku, selamatkanlah aku beserta keluargaku dari (akibat) perbuatan yang mereka kerjakan (169))
Allah SWT berfirman: (Lalu Kami selamatkan Luth beserta keluarganya semua (170)) yaitu seluruh keluarganya (kecuali seorang perempuan tua yang termasuk dalam golongan yang tinggal (171))
Dia adalah istri nabi Luth yang sudah berusia tua dan berwatak jahat. dia tinggal dan ikut binasa bersama orang-orang dari kaumnya yang tinggal. Demikian juga telah disebutkan tentang mereka dalam surah Al-A'raf, surah Hud, dan surah Al-Hijr, yaitu ketika Allah memerintahkan kepada nabi Luth agar pergi dengan keluarganya di malam hari kecuali istrinya. Mereka tidak ada yang menoleh ke belakang ketika mendengar suara mengguntur yang menimpa kaumnya. Dan mereka bersabar menaati perintah Allah, lalu terus berjalan. Allah menurunkan azab yang menimpa kaum yang berdosa itu secara keseluruhan. Allah menghujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi. Oleh karena itu Allah berfirman: (Kemudian Kami binasakan yang lain (172) Dan Kami hujani mereka (dengan hujan batu), maka betapa buruk hujan yang menimpa orang-orang yang telah diberi peringatan itu (173) Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman (174) Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Maha Perkasa, Maha Penyayang (175))


📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Asy-Syu’ara Ayat 172

172. Kemudian kami binasakan yang lain dan menghancurkan mereka sehancur-hancurnya. 173. Dan setelah negeri mereka dijungkirbalikkan, kami hujani mereka dengan hujan batu yang demikian keras. Maka betapa buruk hujan yang menimpa orang-orang yang telah diberi peringatan itu. Inilah kesudahan dari kaum yang durhaka kepada Allah. Mereka diberi peringatan demi peringatan namun mereka tetap memilih jalan kehidupan yang keji yang dibenci oleh Allah.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Itulah variasi penjabaran dari kalangan mufassirin terhadap makna dan arti surat Asy-Syu’ara ayat 172 (arab-latin dan artinya), moga-moga menambah kebaikan untuk ummat. Sokonglah kemajuan kami dengan memberikan link menuju halaman ini atau menuju halaman depan TafsirWeb.com.

Konten Cukup Banyak Dikaji

Tersedia banyak konten yang cukup banyak dikaji, seperti surat/ayat: Ar-Ra’d, Ali ‘Imran 133, Al-Infithar, Al-Baqarah 30, Al-Baqarah 186, Al-Baqarah 2. Serta Al-Isra 1, Al-Jumu’ah 9, Al-Ahzab 21, Ali ‘Imran 134, Al-Isra 23-24, Az-Zariyat 56.

  1. Ar-Ra’d
  2. Ali ‘Imran 133
  3. Al-Infithar
  4. Al-Baqarah 30
  5. Al-Baqarah 186
  6. Al-Baqarah 2
  7. Al-Isra 1
  8. Al-Jumu’ah 9
  9. Al-Ahzab 21
  10. Ali ‘Imran 134
  11. Al-Isra 23-24
  12. Az-Zariyat 56

Pencarian: surat al maidah ayat 2 artinya, surat zumar, ar-ruum 21, wah tila fil laili, surat an naziat ayat 1-46 latin dan artinya

Surat dan Ayat Rezeki

Dapatkan pahala jariyah dan buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah" dengan sharing informasi tentang TafsirWeb!

Cara Sharing Manual:

Copy-paste text di bawah, kirim ke lima (5) group WhatsApp yang Anda ikuti:

Nikmati kemudahan dari Allah untuk memahami al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik nama suratnya, klik nomor ayat, maka akan keluar penjelasan lengkap untuk ayat tersebut:
 
✅ Klik *tafsirweb.com/start* untuk menikmati tafsir al-Qur'an
 
✅ Klik *tafsirweb.com/pahala* lalu kirim informasi ini ke 5 group lainnya untuk dapat pahala jariyah

Cara Sharing Otomatis:

Klik Di Sini 👉 pilih lima (5) group WhatsApp yang Anda ikuti 👉 klik tombol kirim

Bonus Setelah Sharing:

Setelah Anda melakukan sharing, klik tombol di bawah: