Surat Asy-Syu’ara Ayat 115

إِنْ أَنَا۠ إِلَّا نَذِيرٌ مُّبِينٌ

Arab-Latin: In ana illā nażīrum mubīn

Artinya: Aku (ini) tidak lain melainkan pemberi peringatan yang menjelaskan".

« Asy-Syu'ara 114Asy-Syu'ara 116 »

Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Kandungan Penting Berkaitan Surat Asy-Syu’ara Ayat 115

Paragraf di atas merupakan Surat Asy-Syu’ara Ayat 115 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada sekumpulan kandungan penting dari ayat ini. Diketemukan sekumpulan penafsiran dari kalangan mufassirun berkaitan kandungan surat Asy-Syu’ara ayat 115, di antaranya seperti tercantum:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

114-115. Dan aku tidak akan mengusir orang-orang yang mengimani dakwahku, apa pun kondisi mereka, demi menyambut keinginan kalian agar kalian mau beriman kepadaku. Dan aku tidak lain hanyalah pemberi peringatan dengan peringatan yang jelas.”


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

115. Aku ini tidak lain hanyalah pemberi peringatan yang nyata peringatannya, aku memperingatkan kalian akan azab Allah".


📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

115. إِنْ أَنَا۠ إِلَّا نَذِيرٌ مُّبِينٌ (Aku (ini) tidak lain melainkan pemberi peringatan yang menjelaskan”)
Yakni aku hanya pemberi peringatan dan penjelasan atas risalah yang Allah perintahkan kepadaku untuk menyampaikannya, dan orang-orang beriman itu adalah bagian dari orang-orang yang wajib aku peringatkan, maka bagaimana aku akan mengusir mereka?


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

115. Aku ini hanya pemberi peringatan, yang menjelaskan tentang peringatan kepada manusia. Syarif dan wadli’ bermakna sama yaitu mulia"


📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

Aku tidak lain, kecuali pemberi peringatan yang jelas”} yang jelas peringatannya


📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

112-115 lalu Nuh menjawab, ”bagaimana aku mengetahui apa yang telah mereka kerjakan? Perhitungan (amal perbuatan) mereka tidak lain hanyalah kepada Rabbku, kalau kamu menyadari,” maksudnya, amal perbuatan mereka dan perhitungannya adalah tanggung jawab Allah, sedangkan kewajibanku hanyalah menyampaikan (tabligh), dan biarkanlah mereka (jangan mencampuri urusan mereka). Jika ajaran yang aku bawa ini yang benar, maka tunduklah kepadanya, dan masing-masing mempunyai amal sendiri-sendiri. “dan aku tidak akan sekali-seklai mengusir orang-orang yang beriman,” seakan-akan mereka, (semoga Allah memperburuk mereka), menuntut kepada Nuh agar mengusir orang-orang yang beriman itu karena kesombongan dan kecongkakan mereka (kaum yang tidak beriman) agar mereka mau beriamn. Maka Nuh mengatakan,”dan aku sekali-kali tidak akan mengusir orang-orang yang beriman,” sebab mereka tidak berhak diusir dan dihina, melainkan mereka lebih berhak dihormati, baik dengan perkataan maupun perbuatan, sebagaimana difirmankan oleh Allah,
"Apabila orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami itu datang kepadamu, maka katakanlah,’semoga kesejahteraan terlimpahkan kepadamu.’ Rabbmu telah menetapkan atas diriNya kasih sayang,” (al-an’am:54)
“tidaklah aku (ini) melainkan pemberi peringatan yang menjelaskan,” maksudnya, aku ini hanyalah seorang pemberi peringatan dan penyampai drai Allah dan seorang yang bersungguh-sungguh di dalam memberikan nasihat kepada manusia, dan aku tidak sama sekali tidak memilki urusan sedikitpun, karena sesungguhnya urusannya adalah milik Allah.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Ayat 111-115
Mereka berkata bahwa kami tidak beriman kepadamu dan tidak mengikutimu karena kami enggan dengan orang-orang hina yang mengikutimu dan membenarkanmu itu. Mereka adalah orang-orang yang dipandang hina di kalangan kami. Oleh karena itu: (Mereka berkata, "Apakah kami akan beriman kepadamu, padahal yang mengikuti kamu ialah orang-orang yang hina?” (111) Nuh menjawab, "Bagaimana aku mengetahui apa yang telah mereka kerjakan? (112)) yaitu tidak ada sesuatu pun yang mengharuskanku agar mereka mengikutiku. Seandainya mereka berada dalam urusan yang biasa mereka lakukan, maka bukanlah suatu keharusan bagiku untuk mencari tahu tentang mereka. Sesungguhnya tugasku adalah menerima pembenaran mereka kepadaku dan aku serahkan rahasia mereka kepada Allah SWT (Perhitungan (amal perbuatan) mereka tidak lain hanyalah kepada Tuhanku, kalau kalian menyadari (113) Dan aku sekali-kali tidak akan mengusir orang-orang yang beriman (114)) Seakan-akan mereka meminta agar nabi Nuh mengusir orang-orang yang mereka anggap hina itu dari sisinya, lalu mereka mau mengikutinya. Tetapi nabi Nuh menolak permintaan mereka, dan berkata: (Dan aku sekali-kali tidak akan mengusir orang-orang yang beriman (114) Aku (ini) tidak lain melainkan pemberi peringatan yang menjelaskan” (115)) yaitu, sesungguhnya aku diutus sebagai pemberi peringatan. Maka barangsiapa yang taat kepadaku, mau mengikutiku, dan membenarkanku, maka dia termasuk golonganku dan aku merupakan bagian darinya, baik dia orang yang mulia maupun orang yang lemah, baik yang terhormat maupun yang hina


📚 An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Surat Asy-Syu’ara ayat 115: Berkata Nuh : Tidaklah aku kecuali hanyalah pemberi peringatan yang menjelaskan kepada kalian, menyampaikan kepada kalian dari Allah, dan aku bersungguh-sungguh atas hal itu, dan segala urusannya ada pada Allah.


📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Yakni aku tidak lain hanyalah pemberi peringatan dan penyampai dari Allah serta berusaha memberikan nasehat kepada manusia.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Asy-Syu’ara Ayat 115

115. Aku, nabi nuh, ini hanyalah pemberi peringatan yang jelas terhadap mereka yang selalu berdusta kepadaku, bahwa nasib mereka pastilah akan jelek. 116. Mendengar jawaban nabi nuh yang demikian tegas dan masuk akal, kaumnya mengintimidasinya. Mereka berkata, 'wahai nuh! sungguh, jika engkau tidak mau berhenti dari ajakanmu, niscaya engkau termasuk orang yang dirajam yaitu dilempari batu sampai mati. ' demikianlah sikap orang-orang zalim pada setiap zaman. Mereka akan menggunakan kekuatan jika kalah dalam adu argumentasi. Mendengar ancaman kaumnya, nabi nuh mengadu kepada tuhannya:.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Demikianlah beberapa penjabaran dari para mufassirun berkaitan kandungan dan arti surat Asy-Syu’ara ayat 115 (arab-latin dan artinya), moga-moga bermanfaat bagi ummat. Sokong usaha kami dengan mencantumkan tautan ke halaman ini atau ke halaman depan TafsirWeb.com.

Artikel Paling Banyak Dilihat

Telaah banyak topik yang paling banyak dilihat, seperti surat/ayat: Ath-Thariq, Al-Waqi’ah 35-38, At-Tahrim 6, Ar-Ra’d 28, Al-Baqarah 275, Al-Baqarah 155. Ada pula At-Taubah 128-129, An-Nahl 125, Al-Baqarah 1-5, Al-Hujurat, Al-Furqan 63, As-Sajdah.

  1. Ath-Thariq
  2. Al-Waqi’ah 35-38
  3. At-Tahrim 6
  4. Ar-Ra’d 28
  5. Al-Baqarah 275
  6. Al-Baqarah 155
  7. At-Taubah 128-129
  8. An-Nahl 125
  9. Al-Baqarah 1-5
  10. Al-Hujurat
  11. Al-Furqan 63
  12. As-Sajdah

Pencarian: lau anzalna hazal quran ala, makna surat al baqarah ayat 153, surat al imron ayat 97, yasin ayat 27, waqada rabbuka alla

Bantu Kami

Setiap bulan TafsirWeb melayani 1.000.000+ kaum muslimin yang ingin membaca al-Quran dan tafsirnya secara gratis. Tentu semuanya membutuhkan biaya tersendiri.

Tolong bantu kami meneruskan layanan ini dengan membeli buku digital Jalan Rezeki Berlimpah yang ditulis oleh team TafsirWeb (format PDF, 100 halaman).

Dapatkan panduan dari al-Qur'an dan as-sunnah untuk meraih rezeki berkah berlimpah, dapatkan pahala membantu keberlangsungan kami, Insya Allah.