Surat Al-Mu’minun Ayat 37

Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

إِنْ هِىَ إِلَّا حَيَاتُنَا ٱلدُّنْيَا نَمُوتُ وَنَحْيَا وَمَا نَحْنُ بِمَبْعُوثِينَ

Arab-Latin: In hiya illā ḥayātunad-dun-yā namụtu wa naḥyā wa mā naḥnu bimab'ụṡīn

Artinya: Kehidupan itu tidak lain hanyalah kehidupan kita di dunia ini, kita mati dan kita hidup dan sekali-kali tidak akan dibangkitkan lagi,

« Al-Mu'minun 36Al-Mu'minun 38 »

Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

Tafsir Menarik Berkaitan Dengan Surat Al-Mu’minun Ayat 37

Paragraf di atas merupakan Surat Al-Mu’minun Ayat 37 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada berbagai tafsir menarik dari ayat ini. Tersedia berbagai penjabaran dari beragam pakar tafsir terhadap kandungan surat Al-Mu’minun ayat 37, misalnya seperti tertera:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Tidaklah kehidupan kita ini, kecuali di dunia itu saja. Bapak-bapak kita meninggal,lalu lahirlah anak-anak. Dan kita tidak akan dibangkitkan (dari kubur) dalam keaadan hidup lagi.


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

37. Kehidupan yang hakiki itu hanyalah kehidupan dunia, tidak ada kehidupan Akhirat. Orang-orang yang hidup di antara kita akan mati dam tidak akan hidup lagi. Lalu yang lainnya terlahir dan hidup. Sungguh kita semua tidak akan dikeluarkan dari kuburan setelah kematian untuk dihisab pada hari Kiamat.


📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

37. إِنْ هِىَ إِلَّا حَيَاتُنَا الدُّنْيَا (kehidupan itu tidak lain hanyalah kehidupan kita di dunia ini)
Yakni tidak ada kehidupan kecuali kehidupan dunia, tidak ada kehidupan akhirat yang diancamkan kepada kalian.

نَمُوتُ وَنَحْيَا(kita mati dan kita hidup)
Yakni di dunia saja.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

37. Tidak ada kehidupan lain selain kehidupan kita di dunia ini. Kita mati dan kita terlahir dan sekali-kali tidak akan dibangkitkan lagi


📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

{Sesungguhnya itu tidak lain hanyalah kehidupan kita di dunia ini. Kita mati, hidup, dan tidak akan dibangkitkan


📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

37 “kehidupan itu tidak lain hanyalah kehidupan kita di dunia ini, kita mati dan kita hidup,”maksudnya ada orang yang mati dan ada orang yang terlahirkan lagi “dan seklai-kali kita tidak akan dibangkitkan lagi.”


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Ayat 31-41
Allah SWT memberitahukan bahwa Dia menjadikan umat lain setelah kaum nabi Nuh. Dikatakan bahwa yang dimaksud dengan mereka adalah kaum 'Ad, karena sesungguhnya merekalah yang berkuasa setelah kaum nabi Nuh. Dikatakan juga bahwa mereka adalah kaum Tsamud, berdasarkan firmanNya: (Maka dimusnahkanlah mereka oleh suara yang mengguntur dengan hak) Dan bahwa Allah SWT mengutus seorang rasul di antara mereka yang menyeru mereka untuk menyembah hanya kepada Allah, tidak ada sekutu bagiNya. Lalu mereka mendustakannya, menentangnya, dan menolak mengikutinya hanya karena dia adalah seorang manusia seperti mereka. Mereka enggan mengikuti rasul yang merupakan seorang manusia, mereka mendustakan pertemuan dengan Allah pada hari kiamat, dan mereka mengingkari hari kebangkitan di mana manusia dibangkitkan kembali. Mereka berkata: (Apakah ia menjanjikan kepada kamu sekalian bahwa bila kamu telah mati dan telah menjadi tanah dan tulang-belulang, kamu sesungguhnya akan dikeluarkan (dari kuburmu)? (35) Jauh, jauh sekali (dari kebenaran) apa yang diancamkan kepada kamu itu (36)) yaitu hal itu sangat mustahil sekali (Ia tidak lain hanyalah seorang yang mengada-adakan ke­bohongan terhadap Allah) yaitu dalam apa yang disampaikan kepada kalian berupa risalah, peringatan, dan berita tentang hari kiamat ("dan kami sekali-kali tidak akan beriman kepadanya” (38) Rasul itu berdoa, "Ya Tuhanku, tolonglah aku karena mereka mendustakanku” (39))
yaitu rasul itu memohon pertolongan dan bantuan kepada Allah dalam menghadapi mereka, dan Allah mengabulkan doanya (Allah berfirman, "Dalam sedikit waktu lagi pasti mereka akan menjadi orang-orang yang menyesal” (40)) yaitu mereka menentangmu dan mengingkari apa yang kamu sampaikan kepada mereka (Maka dimusnahkanlah mereka oleh suara yang mengguntur dengan hak) yaitu mereka memang berhak mendapatkan hal itu dari Allah karena kekafiran dan kesewenang-wenangan mereka. Yang jelas bahwa ini menunjukkan bahwa azab ini merupakan berupa gabungan antara angin kencang, sangat kuat dan sangat dingin (yang menghancurkan segala sesuatu dengan perintah Tuhan­nya, maka jadilah mereka tidak ada yang kelihatan lagi kecuali (bekas-bekas) tempat tinggal mereka) (Surah Al-Ahqaf: 25) Firman Allah: (dan Kami jadikan mereka (sebagai) sampah banjir) yaitu mati dan binasa seperti buih banjir, yaitu sesuatu yang hina dan tidak ada artinya dan manfaatnya sama sekali (maka kebinasaanlah bagi orang-orang yang zalim itu) sebagaimana firmanNya: (Dan tidaklah Kami menganiaya mereka, tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri. (76)) (Surah Az-Zukhruf) karena kekafiran, keingkaran, dan pertentangan mereka kepada Rasulallah SAW. Maka orang-orang yang mendengarnya itu menghindari dari perbuatan mendustakan rasul mereka


📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Surat Al-Mu’minun ayat 37: Maksudnya, di samping sebagian dari manusia meninggal dunia, maka ada pula manusia yang dilahirkan. Mereka mengira bahwa hidup itu sebatas di dunia setelah itu selesai, tidak dibangkitkan dan tidak dimintai pertanggungjawaban terhadap amal yang dikerjakan. Hal ini jelas bertentangan dengan kebijaksanaan Allah. Allah Subhaanahu wa Ta'aala berfirman, “Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada kami?-- Maka Maha Tinggi Allah, Raja yang sebenarnya; tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Dia, Tuhan (yang mempunyai) 'Arsy yang mulia.” (Terj. Al Mu’minuun: 115-116)


📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Al-Mu’minun Ayat 37

36-38. Para pemuka yang kafir itu berkata dengan sinis sambil menggelengkan kepala, 'jauh! jauh sekali apa yang diancamkan kepada kamu. Hal itu hanya omong kosong belaka. Ancaman itu tidak akan pernah terlaksanan. Kehidupan yang ada tidak lain hanyalah kehidupan kita di dunia ini. Di sinilah kita menyaksikan sebagian dari kita mati dan sebagiannya lagi dilahirkan untuk hidup, dan sekali-kali kita tidak akan dibangkitkan lagi setelah mati. ' tidak cukup dengan mendurhakai dan menolak dakwah nabi hud, para pemuka kafir itu bahkan berbuat lebih jahat lagi dengan berkata, 'dia, hud, tidak lain hanyalah seorang laki-laki yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah, dan sudah semestinya kita tidak akan pernah memercayainya atas segala yang dikatakannya


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

Itulah beberapa penafsiran dari para mufassirin berkaitan makna dan arti surat Al-Mu’minun ayat 37 (arab-latin dan artinya), moga-moga berfaidah untuk kita. Dukung perjuangan kami dengan memberi link ke halaman ini atau ke halaman depan TafsirWeb.com.

Artikel Sering Dikunjungi

Nikmati berbagai topik yang sering dikunjungi, seperti surat/ayat: Al-Baqarah 1-5, An-Nahl 125, Al-Furqan 63, Ath-Thariq, Al-Baqarah 275, At-Tahrim 6. Juga Al-Baqarah 155, Al-Hujurat, At-Taubah 128-129, Al-Waqi’ah 35-38, As-Sajdah, Ar-Ra’d 28.

  1. Al-Baqarah 1-5
  2. An-Nahl 125
  3. Al-Furqan 63
  4. Ath-Thariq
  5. Al-Baqarah 275
  6. At-Tahrim 6
  7. Al-Baqarah 155
  8. Al-Hujurat
  9. At-Taubah 128-129
  10. Al-Waqi’ah 35-38
  11. As-Sajdah
  12. Ar-Ra’d 28

Pencarian: tata krama dalam berpakaian sebagaimana firman allah dalam q.s. al-a’raf/7:26 adalah, quran surat al-hujurat ayat 49, quran surat al-zalzalah, surah al-qoriah, tulisan arab yasin

Surat dan Ayat Rezeki

GRATIS Dapatkan pahala jariyah dan buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah". Caranya, copy-paste text di bawah dan kirimkan ke minimal tiga (3) group WhatsApp yang Anda ikuti:

Nikmati kemudahan dari Allah untuk memahami al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik nama suratnya, klik nomor ayat yang berwarna biru, maka akan keluar penjelasan lengkap untuk ayat tersebut:
 
👉 tafsirweb.com/start
 
✅ Bagikan informasi ini untuk mendapat pahala jariyah

Setelah Anda melakukan hal di atas, klik tombol di bawah: