Surat Thaha Ayat 116

Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلَٰٓئِكَةِ ٱسْجُدُوا۟ لِءَادَمَ فَسَجَدُوٓا۟ إِلَّآ إِبْلِيسَ أَبَىٰ

Arab-Latin: Wa iż qulnā lil-malā`ikatisjudụ li`ādama fa sajadū illā iblīsa abā

Artinya: Dan (ingatlah) ketika Kami berkata kepada malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam", maka mereka sujud kecuali iblis. Ia membangkang.

« Thaha 115Thaha 117 »

Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

Hikmah Mendalam Berkaitan Dengan Surat Thaha Ayat 116

Paragraf di atas merupakan Surat Thaha Ayat 116 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada bermacam hikmah mendalam dari ayat ini. Diketemukan bermacam penafsiran dari beragam mufassirin terhadap kandungan surat Thaha ayat 116, sebagiannya seperti termaktub:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Dan ingatlah (wahai Rasul) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kalian kepada Adam, sebagai salam penghormatan dan pemuliaan,” maka mereka pun taat dan bersujud. Akan tetapi, iblis menolak bersujud.


📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

116. Hai Rasulullah, ingatlah pemuliaan Allah terhadap Adam ketika Dia memerintahkan para malaikat untuk bersujud kepada Adam, maka mereka mentaati-Nya dan bersujud kepadanya, kecuali Iblis yang enggan bersujud.


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

116. Dan ingatlah -wahai Rasul- ketika Kami berfirman kepada para Malaikat, "Sujudlah kalian kepada Adam dengan sujud penghormatan," Maka mereka semua pun sujud kecuali Iblis -yang saat itu bersama mereka namun tidak berasal dari bangsa mereka-, ia menolak untuk sujud karena sombong dan angkuh.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

116. وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلٰٓئِكَةِ اسْجُدُوا۟ لِاٰدَمَ (Dan (ingatlah) ketika Kami berkata kepada malaikat: “Sujudlah kamu kepada Adam”)
Tafsir dari ayat ini telah disebutkan pada surat al-Baqarah: 34.


📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

116. Dan ingatlah wahai Nabi ketika Kami berkata kepada para Malaikat: “Sujudlah kepada Adam dengan sujud penghormatan, bukan sujud penyembahan” Kemudian mereka semua bersujud kecuali Iblis yang menolak untuk bersujud karena dengki dan takabur


📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

{Ketika Kami berfirman kepada para malaikat,“Sujudlah kepada Adam” Lalu mereka bersujud kecuali Iblis. Dia menolak (116)} dia menolak dan meremehkan


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H


116. Usai Allah menyempurnakan penciptaan Adam dengan TanganNya, mengajarinya seluruh nama, mengutamakan dan memuliakannya, maka Dia memerintahkan para malaikat untuk bersujud kepadanya sebagai tanda pemuliaan dan pengagungan serta penghormatan baginya. Mereka bersegera sujud dalam keadaan taat. Di tengah mereka ada iblis. Ia menyombongkan diri terhadap perintah Rabbnya, enggan bersujud kepada Adam, Ia berkata,
"Saya lebih baik daripadanya: Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah". (Al-A’raf:12).


📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Ayat 115-122
Diriwayatkan dari Ibnu Abbas, dia berkata,"Sesungguhnya manusia itu dinamakan insan karena dia diberi perintah lalu dia melupakannya" Firman Allah: (Dan (ingatlah) ketika Kami berkata kepada malaikat, "Sujudlah kalian kepada Adam!") Allah SWT menyebutkan kemuliaan dan penghormatan nabi Adam dan keutamaan yang Dia anugerahkan kepadanya di atas kebanyakan makhlukNya dengan keutamaan yang sebenar-benarnya. Pembahasan kisah ini telah dijelaskan dalam surah Al-Baqarah, Al-A'raf, Al-Hijr, dan Al-Kahfi, dan di akhir surah Shad akan disebutkan bahwa Allah menciptakan nabi Adam dan memerintahkan kepada para malaikat untuk bersujud kepadanya sebagai bentuk penghormatan. Dia menjelaskan permusuhan iblis kepada Bani Adam dan kakek moyang mereka dahulu. Oleh karena itu Allah SWT berfirman: (maka mereka sujud, kecuali iblis. Ia membangkang) yaitu menolak dan sombong (Maka Kami berkata, "Hai Adam, sesungguhnya ini (iblis) adalah musuh bagimu dan bagi istrimu) yaitu Hawa (maka sekali-kali janganlah sampai ia mengeluarkan kamu berdua dari surga, yang menyebabkan kamu menjadi sengsara) yaitu, Dia berusaha mengeluarkan kamu dari sana, sehingga kamu akan kelelahan, dan kesusahan mencari rezeki, karena sesungguhnya kamu sekarang dalam mencari penghidupan yang makmur dan tenang, tanpa beban dan bersusah payah (Sesungguhnya kamu tidak akan kelaparan di dalamnya dan tidak akan telanjang (118)) Sesungguhnya disebutkan antara kelaparan dan telanjang karena lapar merupakan kerendahan dalam bathin, dan telanjang merupakan kehinaan bagian luar (dan sesungguhnya kamu tidak akan merasa dahaga dan tidak (pula) akan ditimpa panas matahari di dalamnya (119)) Ini juga merupakan dua perkara yang saling berlawanan, karena haus merupakan kepanasan di dalam, dan kepanasan sinar matahari merupakan panas bagian luar
Firman Allah: (Kemudian setan membisikkan pikiran jahat kepadanya, dengan berkata, "Hai Adam, maukah saya tunjukkan kepada kamu pohon khuldi dan kerajaan yang tidak akan binasa?" (120)) Telah disebutkan pembahasan bahwa (dia (setan) membujuk mereka dengan tipu daya) (Surah Al-A’raf: 22) dan (Dan dia (setan) bersumpah kepada keduanya, "Sesungguhnya saya adalah termasuk orang yang memberi nasihat pada kamu berdua” (21)) (Surah Al-A'raf) Telah disebutkan pembahasan bahwa Allah SWT telah memerintahkan kepada nabi Adam dan istrinya untuk memakan semua buah-buahan yang ada di surga, namun tidak boleh mendekati pohon tertentu. Lalu Iblis terus-menerus menggoda keduanya sehingga keduanya memakannya. Dan itu adalah pohon khuldi, yaitu dengan godaan bahwa siapa saja yang memakan buahnya akan akan hidup kekal
Firman Allah: (dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun (yang ada di) surga) Mujahid berkata bahwa keduanya menutupinya untuk pakaian. Demikian juga dikatakan Qatadah dan As-Suddi.


📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Surat Thaha ayat 116: Setelah Allah menyempurnakan kejadian Adam dengan Tangan-Nya, mengajarkan nama-nama benda kepadanya, melebihkan dan memuliakannya, maka Allah memerintahkan kepada para malaikat untuk sujud memuliakan dan menghormati Adam, maka mereka pun sujud mengikuti perintah Allah. Ketika itu di tengah-tengah mereka ada Iblis, ia bersikap sombong terhadap perintah Allah dan enggan bersujud kepada Adam, dia berkata, “Aku lebih baik darinya. Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah.” Ketika itu jelaslah permusuhannya kepada Adam dan istrinya, dan tampaklah hasadnya yang menjadi sebab permusuhan, maka Allah memperingatkan Adam dan istrinya terhadap gangguan Iblis sebagaimana diterangkan dalam ayat selanjutnya.

Dia adalah nenek moyang jin, dia sebelumnya tinggal bersama malaikat dan beribadah kepada Allah bersama mereka.

Dia menolak sujud kepada Adam dan berkata, “Saya lebih baik daripadanya.”


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Thaha Ayat 116

116. Allah menjelaskan awal peristiwa ini. Dan ingatlah ketika kami berkata kepada malaikat, 'sujudlah kamu kepada adam!' lalu mereka pun sujud sebagai bentuk ketaatan kepada-Nya, kecuali iblis. Dengan takabur dia menolak perintah Allah tersebut. 117. Untuk memperingatkan adam tentang penolakan iblis, kemudian kami berfirman, 'wahai adam! sungguh iblis ini adalah musuh nyata bagimu dan bagi istrimu. Maka, sekali-kali janganlah sampai dia berhasil menggelincirkan dan mengeluarkan kamu berdua dari surga. Ketahuilah, hal itulah yang menyebabkan kamu menjadi celaka.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

Demikianlah beberapa penjabaran dari para mufassirun mengenai makna dan arti surat Thaha ayat 116 (arab-latin dan artinya), moga-moga memberi kebaikan bagi ummat. Dukunglah usaha kami dengan mencantumkan tautan ke halaman ini atau ke halaman depan TafsirWeb.com.

Yang Paling Banyak Dikaji

Ada ratusan topik yang paling banyak dikaji, seperti surat/ayat: Al-Buruj, Fatir 37, Yasin 82, An-Nisa 36, Ar-Rahman 13, Al-Qashash 77. Ada juga Ar-Rum 21, Al-Isra, Al-Baqarah 177, Ibrahim 7, Innallaha Ma’ash Shabiriin, Ayat 15 (Lima Belas).

  1. Al-Buruj
  2. Fatir 37
  3. Yasin 82
  4. An-Nisa 36
  5. Ar-Rahman 13
  6. Al-Qashash 77
  7. Ar-Rum 21
  8. Al-Isra
  9. Al-Baqarah 177
  10. Ibrahim 7
  11. Innallaha Ma’ash Shabiriin
  12. Ayat 15 (Lima Belas)

Pencarian: qs al isra ayat 17 32, al-baqarah ayat 151, surat al fajr artinya, al furqon ayat 1, surat al hasyr 4 ayat terakhir

Surat dan Ayat Rezeki

GRATIS Dapatkan pahala jariyah dan buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah". Caranya, copy-paste text di bawah dan kirimkan ke minimal tiga (3) group WhatsApp yang Anda ikuti:

Nikmati kemudahan dari Allah untuk memahami al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik nama suratnya, klik nomor ayat yang berwarna biru, maka akan keluar penjelasan lengkap untuk ayat tersebut:
 
👉 tafsirweb.com/start
 
✅ Bagikan informasi ini untuk mendapat pahala jariyah

Setelah Anda melakukan hal di atas, klik tombol di bawah: