Surat Thaha Ayat 113

Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

وَكَذَٰلِكَ أَنزَلْنَٰهُ قُرْءَانًا عَرَبِيًّا وَصَرَّفْنَا فِيهِ مِنَ ٱلْوَعِيدِ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ أَوْ يُحْدِثُ لَهُمْ ذِكْرًا

Arab-Latin: Wa każālika anzalnāhu qur`ānan 'arabiyyaw wa ṣarrafnā fīhi minal-wa'īdi la'allahum yattaqụna au yuḥdiṡu lahum żikrā

Artinya: Dan demikianlah Kami menurunkan Al Quran dalam bahasa Arab, dan Kami telah menerangkan dengan berulang kali, di dalamnya sebahagian dari ancaman, agar mereka bertakwa atau (agar) Al Quran itu menimbulkan pengajaran bagi mereka.

« Thaha 112Thaha 114 »

Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

Kandungan Penting Berkaitan Dengan Surat Thaha Ayat 113

Paragraf di atas merupakan Surat Thaha Ayat 113 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada kumpulan kandungan penting dari ayat ini. Terdokumentasikan kumpulan penjabaran dari berbagai ulama tafsir mengenai kandungan surat Thaha ayat 113, di antaranya sebagaimana berikut:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Dan sebagaimana Kami mendorong orang-orang beriman untuk semangat beramal shalih dan Kami peringatkan orang-orang kafir agar tidak terus menerus berkubang dalam perbuatan maksiat dan kekafiran mereka terhadap ayat-ayat Kami, Kami juga menurunkan al-Qur’an ini dengan berbahasa arab agar mereka dapat memahaminya dan Kami telah merinci di dalamnya berbagai bentuk ancaman dengan harapan mereka akan takut kepada Tuhan mereka atau al-Qur’an itu akan menimbulkan peringatan bagi mereka lalu mereka mau menerima nasihat dan memetik pelajaran.


📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

113. Sebagaimana kisah-kisah yang telah disebutkan ini diturunkan, Kami menurunkan al-Qur’an ini dengan bahasa arab yang fasih, Kami jelaskan di dalamnya dengan berbagai macam cara untuk memberi peringatan agar mereka menjauhi kekafiran dan kemaksiatan; atau agar al-Qur’an ini dapat memberi pelajaran dan ibrah bagi mereka.


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

113. Dan sebagaimana Kami turunkan kisah-kisah umat terdahulu, maka Kami juga menurunkan Al-Qur`ān ini dengan bahasa arab yang jelas, dan Kami telah menjelaskan berulang-ulang di dalamnya berbagai macam peringatan dan ancaman dengan harapan agar mereka takut kepada Allah, atau Al-Qur`ān ini menyebabkan mereka bisa mengambil pelajaran dan nasihat.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

113. وَكَذٰلِكَ أَنزَلْنٰهُ (Dan demikianlah Kami menurunkannya)
Yakni al-Qur’an.

قُرْءَانًا عَرَبِيًّا (Al Quran dalam bahasa Arab)
Yakni dengan bahasa arab agar mereka memahaminya.

وَصَرَّفْنَا فِيهِ مِنَ الْوَعِيدِ (dan Kami telah menerangkan dengan berulang kali, di dalamnya sebahagian dari ancaman)
Yakni Kami jelaskan di dalamnya berbagai ancaman untuk memberi mereka rasa takut.

لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ (agar mereka bertakwa)
Agar mereka takut kepada Allah sehingga mereka menjauhi kemaksiatan dan takut dari siksa-Nya.

أَوْ يُحْدِثُ لَهُمْ ذِكْرًا (atau (agar) Al Quran itu menimbulkan pengajaran bagi mereka)
Yakni agar pelajaran dan nasehat yang ada dalam al-Qur’an dapat menimbulkan pengajaran atau sifat wara’ dalam hati mereka.


📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

113. Dan sebagaimana menurunkan kisah-kisah yang telah disebutkan itu, Kami menurunkan Al-Qur’an ini dengan bahasa Arab supaya mereka memahaminya. Dan Kami terangkan di dalamnya macam-macam janji sebagai peringatan dan ancaman supaya mereka takut kepada Allah, lalu menjauhi perbuatan syirik, kemaksiatan, dan mewaspadai hukuman atau Al-Qur’an itu menjadi nasehat dan pelajaran saat mereka mendengarkan ayat-ayatnya


📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

{Demikianlah, Kami menurunkan} menurunkan kitab ini {Al-Qur’an dalam bahasa Arab dan Kami telah menjelaskan} Kami menjelaskan dan merincikan {di dalamnya sebagian dari ancaman agar mereka bertakwa atau agar itu menimbulkan} memunculkan {pengajaran bagi mereka} pelajaran dan teladan


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

113. Maksudnya, dan demikianlah, Kami menurunkan Kitab ini dengan Bahasa Arab yang kalian pahami dan mengerti. Tidak ada lafazh maupun maknanya yang kabur pada kalian.
“Dan Kami telah menerangkan dengan berulang kali di dalamnya sebagian ancaman,” maksudnya, Kami memvariasikannya dengan jenis yang banyak sekali. Terkadang dengan menyebutkan Nama-nama Allah yang menunjukkan keadilan dan sifat membalas dendam. Suatu waktu, dengan menyebutkan malapetaka-malapetaka yang Allah timpakan kepada umat-umat terdahulu. Dan Dia memerintahkan agar umat-umat setelah mereka mengambilnya sebagai pelajaran. Kadang-kadang dengan mengemukakan pengaruh-pengaruh dosa dan kekurangan-kekurangan yang ditimbulkannya. Kadang, dengan menyebutkan kengerian-kengerian di Hari Kiamat beserta peristiwa-peristiwa yang menakutkan dan menggegerkan. Kadang-kadang dengan menceritakan tentang Jahanam beserta berbagai jenis hukuman dan beragam siksaan. Ini semua bukti rahmat Allah pada para hambaNYa.
“Agar mereka bertakwa,” bertakwa kepada Allah. Mereka pun meninggalkan kejahatan, dan maksiat-maksiat yang membahayakan mereka. “Atau (agar) al-Quran itu mengadakan pengajaran bagi mereka,” maka kalian mengamalkan amalan-amalan shalih dalam ketaatan dan kebaikan, dan hal-hal yang berguna bagi kalian. Keadaan al-Quran yang berbahasa arab dan “mengulang-ngulang penyebutan ancaman” merupakan faktor yang paling dominan dan paling besar mendatangkan ketakwaan dan amalan shalih. Sekiranya, al-Quran tidak berbahasa arab atau tidak terulang-ulang, niscaya ia tidak memberikan pengaruh.


📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Ayat 113-114
Allah SWT berfirman,"'Mengingat hari kembali dan hari pembalasan kebaikan dan keburukan itu pasti terjadi, maka Kami menurunkan Al-Qur'an se­bagai berita gembira dan peringatan dengan bahasa Arab yang jelas dan fasih, tidak ada kesamaran dan kesulitan padanya” (dan Kami telah menerangkan dengan berulang kali di dalamnya sebagian dari ancaman, agar mereka bertakwa) yaitu meninggalkan perbuatan-perbuatan dosa dan yang haram serta yang keji (atau (agar) Al-Qur’an itu menimbulkan pengajaran bagi mereka) yaitu menimbulkan ketaatan dan perbuatan yang mendekatkan diri (Maka Maha Tinggi Allah, Raja yang sebenar-benarnya) yaitu Maha Suci Allah, Raja yang sebenarnya yang janjiNya, ancamanNya, para rasulNya, surga, neraka, dan segala sesuatu yang datang dariNya adalah benar. KeadilanNya adalah Dia tidak menyiksa seseorang sebelum memberi peringatan dan mengutus para rasulNya dan sebagai alasan­Nya kepada makhlukNya, agar tidak ada hujjah dan keraguan.
Firman Allah: (Dan janganlah kamu tergesa-gesa membaca Al-Qur’an sebelum disempurnakan mewahyukannya kepadamu) Sebagaimana firman Allah SWT dalam surah lain: (Aku bersumpah dengan hari Kiamat (1)) (Jangan engkau (Muhammad) gerakkan lidahmu (untuk membaca Al-Qur'an) karena hendak cepat-cepat (menguasai)nya (16) Sesungguhnya Kami yang akan mengumpulkannya (di dadamu) dan membacakannya (17) Apabila Kami telah selesai membacakannya maka ikutilah bacaannya itu (18) Kemudian sesungguhnya Kami yang akan menjelaskannya (19)) (Surah Al-Qiyamah) Disebutkan dalam hadits shahih dari Ibnu Abbas, bahwa Rasulullah SAW sangat bersemangat jika menerima wahyu; hal ini yang mendorong beliau menggerakkan lisan beliau. Lalu Allah menurunkan ayat ini. Yaitu bahwa apabila Nabi SAW didatangi malaikat Jibril dengan wahyu, setiap kali Jibril mengatakan suatu ayat, Nabi SAW ikut membacanya bersama Jibril, karena keinginannya yang keras untuk menghafal Al-Qur'an. Maka Allah membimbingnya kepada cara yang lebih mudah dan lebih ringan agar beliau tidak kesulitan. Kemudian Allah SWT berfirman: (Jangan engkau (Muhammad) gerakkan lidahmu (untuk membaca Al-Qur'an) karena hendak cepat-cepat (menguasai)nya (16) Sesungguhnya Kami yang akan mengumpulkannya (di dadamu) dan membacakannya (17)) (Surah Al-Qiyamah) yaitu Kami mengumpulkannya dalam dadamu, kemudian kamu membacakannya kepada manusia tanpa ada sesuatu pun yang kamu lupakan. (Apabila Kami telah selesai membacakannya maka ikutilah bacaannya itu (18) Kemudian sesungguhnya Kami yang akan menjelaskannya (19)) (Surah Al-Qiyamah) dan di ayat ini Allah berfirman: (dan janganlah kamu tergesa-gesa membaca Al-Qur’an sebelum disempurnakan mewahyukannya kepadamu) melainkan dengarlah dengan penuh perhatian. Apabila malaikat telah selesai membacakannya kepadamu, mulailah membacanya (dan katakanlah, "Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan”) yaitu tambahkanlah ilmu dariMu kepadaku.
Oleh karena itu disebutkan dalam suatu hadits.”Sesungguhnya Allah SWT menurunkan wahyu kepada RasulNya SAW secara berturut-turut, sehingga wahyu banyak diturunkan di hari-hari beliau menjelang wafat.


📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Surat Thaha ayat 113: Yang kalian pahami, di mana lafaz dan maknanya tidak ada yang samar.

Terkadang dengan menyebutkan nama-nama-Nya yang menunjukkan keadilan-Nya dan berkuasa menimpakan hukuman, terkadang menyebutkan hukuman yang ditimpakan-Nya kepada umat-umat terdahulu dan memerintahkan agar mengambil pelajaran dari mereka, terkadang dengan menyebutkan pengaruh dosa, terkadang dengan menyebutkan peristiwa dahsyat pada hari kiamat, terkadang dengan menyebutkan Jahanam dan berbagai siksa di dalamnya. Semua itu merupakan kasih sayang Allah kepada hamba-hamba-Nya agar mereka bertakwa kepada Allah dan meninggalkan maksiat dan keburukan yang sesungguhnya membahayakan mereka.

Sehingga mereka sadar dan mau mengerjakan ketaatan dan kebaikan yang memang memberikan manfaat bagi mereka. Diulang-ulangnya ancaman dan menggunakan bahasa yang mereka pahami merupakan sebab terbesar agar mereka bertakwa dan beramal saleh.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Thaha Ayat 113

113. Al-qur'an mengandung ancaman bagi orang kafir dan tuntunan bagi semua manusia. Dan demikianlah kami menurunkan Al-Qur'an dalam bahasa arab sebagai pengingat, dan kami telah menerangkan pula dengan berulang kali di dalamnya sebagian dari ancaman yang telah disebutkan. Yang demikian ini dimaksudkan agar mereka bertakwa atau agar Al-Qur'an itu menimbulkan pengajaran bagi mereka yang membaca dan melaksanakan petunjuknya. 114. Dengan semua sifat itu, maka sesungguhnya mahatinggi Allah, raja yang sebenar-benarnya. Dan karena itu, janganlah kamu, wahai nabi Muhammad, tergesa-gesa membaca Al-Qur'an sebelum disempurnakan pewahyuannya kepadamu agar kamu tidak salah memahami dan mengajarkannya, dan katakanlah, 'ya tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan yang bermanfaat. '.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

Itulah beberapa penafsiran dari kalangan pakar tafsir terkait makna dan arti surat Thaha ayat 113 (arab-latin dan artinya), semoga memberi kebaikan bagi kita. Bantu perjuangan kami dengan memberi tautan ke halaman ini atau ke halaman depan TafsirWeb.com.

Bacaan Paling Sering Dilihat

Ada berbagai topik yang paling sering dilihat, seperti surat/ayat: Ar-Rum 21, Innallaha Ma’ash Shabiriin, Al-Isra, Ibrahim 7, Ayat 15 (Lima Belas), Al-Buruj. Juga Ar-Rahman 13, Al-Qashash 77, Fatir 37, An-Nisa 36, Yasin 82, Al-Baqarah 177.

  1. Ar-Rum 21
  2. Innallaha Ma’ash Shabiriin
  3. Al-Isra
  4. Ibrahim 7
  5. Ayat 15 (Lima Belas)
  6. Al-Buruj
  7. Ar-Rahman 13
  8. Al-Qashash 77
  9. Fatir 37
  10. An-Nisa 36
  11. Yasin 82
  12. Al-Baqarah 177

Pencarian: terjemah surat al mulk, terjemahan surat al adiyat, q.s. an-nisa ayat 59, surah luqman ayat 14 menjelaskan tentang, qs al an'am ayat 152

Surat dan Ayat Rezeki

GRATIS Dapatkan pahala jariyah dan buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah". Caranya, copy-paste text di bawah dan kirimkan ke minimal tiga (3) group WhatsApp yang Anda ikuti:

Nikmati kemudahan dari Allah untuk memahami al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik nama suratnya, klik nomor ayat yang berwarna biru, maka akan keluar penjelasan lengkap untuk ayat tersebut:
 
👉 tafsirweb.com/start
 
✅ Bagikan informasi ini untuk mendapat pahala jariyah

Setelah Anda melakukan hal di atas, klik tombol di bawah: