Surat Maryam Ayat 2

Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

ذِكْرُ رَحْمَتِ رَبِّكَ عَبْدَهُۥ زَكَرِيَّآ

Arab-Latin: żikru raḥmati rabbika 'abdahụ zakariyyā

Artinya: (Yang dibacakan ini adalah) penjelasan tentang rahmat Tuhan kamu kepada hamba-Nya, Zakaria,

« Maryam 1Maryam 3 »

Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

Tafsir Mendalam Berkaitan Dengan Surat Maryam Ayat 2

Paragraf di atas merupakan Surat Maryam Ayat 2 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada kumpulan tafsir mendalam dari ayat ini. Didapati kumpulan penjabaran dari berbagai ulama terhadap makna surat Maryam ayat 2, di antaranya sebagaimana di bawah ini:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Ini merupakan penjelasan rahmat tuhanmu kepada hambaNya, Zakaria. Kami akan menceritakannya kepadamu. Sesungguhnya pada kisahnya terdapat pelajaran yang baik bagi orang-orang yang mau memetik pelajaran.


📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

2. Hai Rasulullah, yang Kami bacakan kepadamu ini adalah kisah rahmat Allah bagi hamba-Nya, Zakariya, dia adalah seorang Nabi dari Bani Israil.


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

2. Ini adalah penjelasan tentang rahmat Tuhanmu kepada hamba-Nya, Zakarya -'alaihissalām-, Kami akan mengisahkannya padamu untuk jadi pelajaran.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

2. ذِكْرُ رَحْمَتِ رَبِّكَ ((Yang dibacakan ini adalah) penjelasan tentang rahmat Tuhan kamu)
Yakni ini merupakan penyebutan tentang rahmat Tuhanmu.

عَبْدَهُۥ زَكَرِيَّآ (kepada hamba-Nya, Zakaria)
Nabi Zakaria termasuk nabi dari Bani Israil, istrinya adalah bibi dari Nabi Isa.


📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

2. Yang dibacakan ini adalah penjelasan tentang rahmat Tuhan kamu kepada hamba-Nya, Zakaria nabi Bani Israil, suami bibi nabi Isa ‘alaihimas salam, beliau adalah tukang kayu. Rahmat sebagai tambahan bahwa fa’il/ subjeknya adalah Allah dan hamba Allah sebagai maf’ul/objek. Adapaun Zakaria sebagai hamba


📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

Penjelasan tentang rahmat Tuhanmu kepada hambaNya, Zakaria


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

2. Maksudnya, ini “adalah penjelasan rahmat Rabbmu kepada hambaNya, Zakaria.” Kami akan mengisahkannya kepadamu dan akan menguraikannya dengan uraian terperinci yang bisa memperkenalkan kondisi NabiNya, Zakaria, peninggalan-peninggalannya yang baik, dan jalan hidupnya yang indah. Sesungguhnya dalam kisahnya terdapat pelajaran bagi orang yang mau mengambil pelajaran dan terdapat suri tauladan bagi orang yang mau mengikuti (jejak para nabi). Dan karena di dalam penjelasan tentang rahmat (kasih sayang) Allah kepada para waliNya dan penjelasan tentang penyebab apa saja yang mengundang turunnya rahmat buat mereka itu, terkandung perkara-perkara yang bisa mendorong untuk mencintai Allah, Memperbanyak dzikir kepadaNya, lebih mengenal Allah, dan terkandung faktor yang bisa mengantarkan kepadaNYa.
Hal ini disebabkan karena Allah telah memilih Nabi Zakaria (untuk mengemban) risalahNya dan mengistimewakan beliau dengan (pemberian) wahyu. Lalu Nabi Zakaria melaksanakan tugasnya sebagaimana para rasul lainnya melaksanakan tugas mereka, mengajak manusia (agar beribadah) kepada Rabbnya, mengajarkan kepada mereka ilmu yang diajarkan oleh Allah kepadanya, menasehati mereka saat hayat masih dikandung badan dan setelah meninggal dunia, sebagaimana saudara-saudaranya dari kalangan para rasul dan para pengikut mereka.


📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Ayat 1-6
Adapun pembahasan tentang huruf hijaiyah telah dijelaskan di permulaan surah Al-Baqarah.
Firman Allah: ((Yang dibacakan ini adalah) penjelasan tentang rahmat Tuhan kamu) yaitu, hal ini menyebutkan rahmat Allah kepada hambaNya, yaitu nabi Zakaria. Yahya bin Ya'mur membaca (dzakkara rahmata rabbika ‘abdahu zakariyya) “(Yang dibacakan ini adalah) penjelasan tentang rahmat Tuhan kamu kepada hambaNya Zakaria” kata “Zakaria” dibaca panjang dan pendek; dua bacaan ini terkenal. Zakaria adalah seorang nabi yang agung dari kalangan nabi-nabi Bani Israil. Disebutkan dalam hadits shahih Bukhari bahwa nabi Zakaria adalah seorang tukang kayu yang makan dari hasil kerja tangannya yang menjadi tukang kayu.
Firman Allah: (yaitu tatkala ia berdoa kepada Tuhannya dengan suara yang lembut (3)) Sebagian mufasir mengatakan bahwa sesungguhnya nabi Zakaria melirihkan suara dalam doanya agar dalam permohonannya akan anak tidak dituduh sebagai orang yang lemah karena usia tua, Pendapat ini dikatakan oleh Al-Mawardi.
Ulama lainnya berkata, sesungguhnya nabi Zakaria melirihkan suaranya karena hal itu lebih disukai Allah sebagaimana yang dikatakan Qatadah tentang ayat ini: (Yaitu tatkala ia berdoa kepada Tuhannya dengan suara yang lembut (3)) Sesungguhnya Allah mengetahui hati orang yang bertakwa, dan mendengar suara yang lirih.
(Zakaria berkata, "Ya Tuhanku, sesungguhnya tulangku telah lemah”) yaitu lemah dan tidak mempunyai kekuatan (dan kepalaku telah ditumbuhi uban) yaitu, warna putih ubannya menutupi sisa rambutnya yang masih hitam. Sebagaimana yang dikatakan Ibnu Duraid dalam syair gubahan­nya:
“Tidakkah engkau melihat rambut kepalaku yang kini warnanya seakan-akan seperti fajar subuh yang di sisa-sisa kegelapan malam.
“Warna putih ubannya menyala menutupi warna hitamnya, seperti warna api yang menyala dalam bara api”
Makna yang dimaksud dari sini adalah pemberitahuan tentang kelemahan, ketuaan dan tanda-tandanya, baik yang tampak maupun tersembunyi.
Firman Allah: (dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau, ya Tuhanku) yaitu aku belum pernah berdoa kepadaMu, melainkan Engkau memperkenankannya, dan Engkau tidak pernah menolak apa yang kumohonkan kepadaMu. Firman Allah: (Dan sesungguhnya aku khawatir terhadap mawaliku sepeninggalku) Mayoritas ulama membacanya dengan dinashab huruf ya’nya menjadi “mawaliya” karena sebagai maf'ul. Diriwayatkan dari Kisai, dia mensukun huruf yanya sebagaimana yang dikatakan oleh penyair
“Seakan-akan tangan-tangan mereka di tanah yang datar, dan tangan-tangan tetangga saling mengambil perak”
Mujahid, Qatadah, dan As-Suddi berkata bahwa yang dimaksud dengan mawali adalah “'ashabah”.
Abu Shalih berkata bahwa maknannya adalah kalalah.
Mujahid berkata tentang firmanNya: (yang akan mewarisi aku dan mewarisi sebagian keluarga Ya’qub) peninggalannya adalah ilmu, dan dia termasuk keturunan nabi Ya'qub.
Diriwayatkan dari Al-Hasan yaitu mewarisi kenabian dan ilmunya.
As-Suddi berkata yaitu mewarisi kenabianku dan kenabian keluarga nabi Ya'qub.
Diriwayatkan dari Malik, dari Zaid bin Aslam tentang firmanNya: (dan mewarisi sebagian keluarga Ya’qub) yaitu kenabian mereka.
Diriwayatkan dari Abu Shalih tentang firmanNya: (yang akan mewarisi aku dan mewarisi sebagian keluarga Ya’qub) yaitu mewarisi hartaku dan kenabian keluarga nabi Ya'qub. Ini adalah pendapat yang dipilih Ibnu Jarir dalam tafsirnya
Firman Allah: (dan jadikanlah ia, ya Tuhanku, seorang yang diridhai) yaitu diridhai di sisiMu dan makhlukMu, yaitu Engkau menyukainya dan menjadikannya disukai makhlukMu dalam agama dan akhlaknya.


📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Surat Maryam ayat 2: Maksudnya, Kami akan bacakan kepadamu kisahnya dan menjelaskannya agar dapat diketahui lebih jelas keadaan Nabi Zakaria, peninggalannya yang baik dan keutamaannya, di mana dalam kisah itu terdapat pelajaran dan teladan. Di samping itu, menjelaskan lebih rinci rahmat Allah kepada seorang hamba mendorong kita untuk mencintai Allah Subhaanahu wa Ta'aala, banyak mengingat-Nya, mengenal-Nya dan merupakan sebab yang dapat menghubungkan kita kepada-Nya. Allah Subhaanahu wa Ta'aala telah memilih Zakaria menjadi rasul-Nya dan memberikan wahyu kepadanya, maka Beliau melaksanakannya sebagaimana rasul-rasul-Nya yang lain. Beliau mengajak manusia kepada Allah, menasehati mereka di masa hidupnya hingga wafatnya. Saat Beliau merasakan kelemahan fisik pada dirinya dan khawatir akan wafat namun tidak ada yang menggantikan posisinya untuk mengajak manusia kepada Allah, maka Beliau mengeluhkan kelemahan dirinya kepada Allah Subhaanahu wa Ta'aala dan berdoa dengan suara yang lembut dan pelan agar lebih sempurna, lebih utama dan lebih ikhlas.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Maryam Ayat 2

Wahai nabi Muhammad, apa yang dibacakan kepadamu ini adalah penjelasan tentang rahmat tuhanmu yang maha pengasih kepada hamba-Nya, zakaria, insan pilihan yang saleh dan taat beribadah. 3. Yaitu rahmat tuhanmu kepadanya ketika dia berdoa dengan khusyuk kepada tuhannya dan mengajukan permohonan yang disampaikannya dengan suara yang lembut dan penuh pengharapan.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

Demikianlah beberapa penafsiran dari kalangan mufassir terkait isi dan arti surat Maryam ayat 2 (arab-latin dan artinya), semoga membawa faidah untuk kita. Dukunglah kemajuan kami dengan memberikan link ke halaman ini atau ke halaman depan TafsirWeb.com.

Artikel Terbanyak Dikaji

Ada berbagai topik yang terbanyak dikaji, seperti surat/ayat: Al-Kafirun, Do’a Setelah Adzan, An-Naba, Al-Fatihah, Seribu Dinar, Al-Hujurat 13. Juga Al-Isra 32, Al-Falaq, Al-A’la, Al-Qadr, Adh-Dhuha, Yusuf 28.

  1. Al-Kafirun
  2. Do’a Setelah Adzan
  3. An-Naba
  4. Al-Fatihah
  5. Seribu Dinar
  6. Al-Hujurat 13
  7. Al-Isra 32
  8. Al-Falaq
  9. Al-A’la
  10. Al-Qadr
  11. Adh-Dhuha
  12. Yusuf 28

Pencarian: surat yasin ayat 41, surat 23 ayat 1, insyirah ayat 5, surat yasin ayat 72, surat al maidah ayat 48

Surat dan Ayat Rezeki

GRATIS Dapatkan pahala jariyah dan buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah". Caranya, copy-paste text di bawah dan kirimkan ke minimal tiga (3) group WhatsApp yang Anda ikuti:

Nikmati kemudahan dari Allah untuk memahami al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik nama suratnya, klik nomor ayat yang berwarna biru, maka akan keluar penjelasan lengkap untuk ayat tersebut:
 
👉 tafsirweb.com/start
 
✅ Bagikan informasi ini untuk mendapat pahala jariyah

Setelah Anda melakukan hal di atas, klik tombol di bawah: