Quran Surat al-Waqi’ah Ayat 35-38

إِنَّآ أَنشَأْنَٰهُنَّ إِنشَآءً

Arab-Latin: innā ansya`nāhunna insyā`ā

Terjemah Arti: Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung

Tafsir Quran Surat al-Waqi’ah Ayat 35-38

Sesungguhnya Kami menciptakan bidadari-bidadari tersebut dengan penciptaan yang tidak lazim. (Tafsir al-Mukhtashar)

إِنَّآ أَنشَأْنٰهُنَّ إِنشَآءً (Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung) Yakni Kami menciptakan bidadari-bidadari itu secara langsung tanpa melalui proses kelahiran. Pendapat lain mengatakan yang dimaksud adalah wanita-wanita keturunan Adam, yakni Allah mengembalikan mereka dari keadaan tua dan mati ke masa muda mereka. (Zubdatut Tafsir)

فَجَعَلْنَٰهُنَّ أَبْكَارًا

fa ja'alnāhunna abkārā

dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan.

Dan Kami jadikan mereka perawan yang tidak pernah dijamah sebelumnya. (Tafsir al-Mukhtashar)

فَجَعَلْنٰهُنَّ أَبْكَارًا (dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan) Yakni Allah mengembalikan mereka menjadi perawan kembali. (Zubdatut Tafsir)

عُرُبًا أَتْرَابًا

'uruban atrābā

penuh cinta lagi sebaya umurnya.

Yang mencintai suami-suami mereka dan umurnya sebaya dengan mereka. (Tafsir al-Mukhtashar)

Sesungguhnya kami menciptakan bidadari-bidadari surga sebagai ciptaan baru tanpa melalui proses kelahiran, lalu menjadikan mereka pemudi-pemudi yang perawan yang sangat disukai suami-suami mereka dan umur-umurnya selalu sama, yaitu remaja (Tafsir al-Wajiz)

عُرُبًا أَتْرَابًا (penuh cinta lagi sebaya umurnya) Kata (العرب) merupakan bentuk jamak dari (العروب) yaitu mencintai suaminya. Al-Mubarrid mengatakan: yakni mencintai suaminya dan baik dalam berkata-kata. Makna (الأتراب) yakni wanita-wanita yang seumuran. (Zubdatut Tafsir)

لِّأَصْحَٰبِ ٱلْيَمِينِ

li`aṣ-ḥābil-yamīn

(Kami ciptakan mereka) untuk golongan kanan,

Sesungguhnya Kami menciptakan kaum wanita penghuni surga dengan penciptaan yang berbeda dengan penciptaan mereka di dunia, penciptaan sempurna yang tidak fana, Kami menjadikan mereka gadis perawan, dicintai oleh para suami mereka, dalam umur yang sama (sebaya), Kami menciptakan mereka untuk Ashabul Yamin (golongan kanan). (Tafsir al-Muyassar)

Kami menciptakan bidadari-bidadari itu untuk golongan kanan yang ditarik dari kanan sebagai tanda kebahagiaan mereka. (Tafsir al-Mukhtashar)

Kami menciptakan mereka untuk golongan kanan yang menerima buku-buku catatan mereka menggunakan tangan kanan. Kami menciptakan istri-istri bagi golongan kanan (Tafsir al-Wajiz)

لِّأَصْحٰبِ الْيَمِينِ (untuk golongan kanan) Yakni Allah menciptakan wanita-wanita itu bagi mereka. (Zubdatut Tafsir)

Terkait: « | »

Kategori: Tafsir Serial