Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Hud Ayat 104

وَمَا نُؤَخِّرُهُ إِلَّا لِأَجَلٍ مَعْدُودٍ

Arab-Latin: Wa mā nu`akhkhiruhū illā li`ajalim ma'dụd

Terjemah Arti: Dan Kami tiadalah mengundurkannya, melainkan sampai waktu yang tertentu.

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Dan kami tidaklah mengundurkan hari kiamat dari kalian, melainkan sampai berakhirnya masa yang telah ditentukan dalam pengetahuan kami, tidak bertambah dan tidak berkurang dari ketentuan takdir kami sesuai dengan kebijaksanaan kami.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

104.  Dan Kami tidak akan menunda hari yang disaksikan itu kecuali sampai batas waktu yang sudah diketahui hitungannya.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

104. وَمَا نُؤَخِّرُهُۥٓ إِلَّا لِأَجَلٍ مَّعْدُودٍ (Dan Kami tiadalah mengundurkannya, melainkan sampai waktu yang tertentu)
Dengan waktu yang telah diketahui. Dan Allah telah menentukan terjadinya pembalasan setelah itu.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

104. Dan Kami tidak menunda hari kiamat itu kecuali sampai zaman yang ditentukan hitungannya di sisi Allah.

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Makna kata : (لِأَجَلٖ مَّعۡدُودٖ) illaa liajalim ma’duud : waktu di dunia yang sebentar, beberapa hari atau jam.

Makna ayat :
Firman-Nya (وَمَا نُؤَخِّرُهُۥٓ إِلَّا لِأَجَلٖ مَّعۡدُودٖ) Kami mengundur tegakknya hari kiamat untuk menyempurnakan umur dunia yang hanya berkisar tahunan, hari, bahkan jam.

Aisarut Tafasir / Abu Bakar Jabir al-Jazairi, pengajar tafsir di Masjid Nabawi

Yakni apabila ajal dunia habis. Ketika itulah, manusia dipindahkan ke alam akhirat dan diberlakukan hukum-hukum jaza’i(balasan)-Nya sebagaimana ketika di dunia diberlakukan hukum-hukum syar’i-Nya.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Dan kami tidak akan menunda datangnya hari kiamat, karena waktunya telah ditetapkan, kecuali sampai waktu yang sudah ditentukan menurut perhitungan dan ketentuan Allah. Ketika hari kiamat itu datang, tidak ada seorang pun yang mampu berbicara untuk berdalih di hadapan Allah karena dahsyatnya hari itu, kecuali dengan izin-Nya, yakni diberi kemampuan berbicara. Maka di antara mereka ada yang sengsara akibat perbuatan buruk yang mereka lakukan, mereka adalah kelompok penghuni neraka, dan ada yang berbahagia karena amal baik yang mereka lakukan selama di dunia, mereka adalah penghuni surga.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Hud Ayat 105 Arab-Latin, Surat Hud Ayat 106 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Hud Ayat 107, Terjemahan Tafsir Surat Hud Ayat 108, Isi Kandungan Surat Hud Ayat 109, Makna Surat Hud Ayat 110

Category: Surat Hud

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!