Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Hud Ayat 96

وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا مُوسَىٰ بِآيَاتِنَا وَسُلْطَانٍ مُبِينٍ

Arab-Latin: Wa laqad arsalnā mụsā bi`āyātinā wa sulṭānim mubīn

Terjemah Arti: Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Musa dengan tanda-tanda (kekuasaan) Kami dan mukjizat yang nyata,

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Dan sungguh kami telah mengutus Musa dengan membawa bukti-bukti petunjuk tentang keesan kami dan hujjah yang menerangkan bagi orang yang menyaksikannya langsung dan mau merenunginya dengan hati yang lurus, bahwa sesunggguhnya hujah itu menunjukan keeasan Allah dan kedustaan orang yang mengaku-ngaku memiliki kekuasaan rububiyah selain Allah .

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

96. Dan sungguh Kami telah mengutus Musa dengan membawa ayat-ayat Kami yang menunjukkan keesaan Allah dan membawa bukti-bukti nyata yang menunjukkan kebenaran ajaran yang dibawanya.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

96. بِـَٔايٰتِنَا وَسُلْطٰنٍ مُّبِينٍ (dengan tanda-tanda (kekuasaan) Kami dan mukjizat yang nyata)
Bukti dan mukjizat.
Pendapat lain mengatakan makna ayat-ayat yakni Sembilan mukjizat yang disebutkan dalam surat al-Isra’.
Maksud dari (السلطان) yakni mukjizat tongkat yang berubah menjadi ular.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

96. Dan sungguh Kami telah mengutus Musa dengan ayat-ayat Kami yaitu Taurat dan 9 ayat sebagaimana yang dijelaskan dalam surah Al-Isra’ (17/101) yang kemudian dijelaskan di surah Al-A’rah (7/133) serta dengan mukjizat nyata atau bukti-bukti yang kuat dan jelas.

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Makna kata :
(مُوسَىٰ) muusaa : Musa bin Imran, Kaliimullah (orang yang Allah ajak bicara secara langsung) dan rasul-Nya kepada Bani Israil.
(بِ‍َٔايَٰتِنَا) bi aayaatinaa : 9 ayat yang sebagian besarnya disebutkan dalam surat Al-A’raaf
(وَسُلۡطَٰنٖ مُّبِينٍ) wa sulthaanim mubiin : argumen yang kuat untuk mengalahkan Firaun, musuh Allah.

Makna ayat :
Inilah sebuah potongan kisah Musa ‘alaihi salam dan Firaun yang tercantum pada 4 ayat pendek, Allah ta’alaa berfirman-Nya (وَلَقَدۡ أَرۡسَلۡنَا مُوسَىٰ) setelah Kami utus Syu’aib kepada penduduk Madyan, Kami mengutus Musa bin Imran bersama (بِ‍َٔايَٰتِنَا) ayat-ayat Kami sebagai tanda (dia adalah utusan Allah) dan benarnya dakwah dan ajakannya. (وَسُلۡطَٰنٖ مُّبِينٍ) argumentasi yang kuat lagi jelas atas diharuskannya mentauhidkan Allah dan batilnya sesembahan selain-Nya, seperti Firaun—laknat Allah atasnya—ketika ia berkata: (وَقَالَ فِرۡعَوۡنُ يَٰٓأَيُّهَا ٱلۡمَلَأُ مَا عَلِمۡتُ لَكُم مِّنۡ إِلَٰهٍ غَيۡرِي) “Aku tidak tahu bahwa ada tuhan selain aku.”

Pelajaran dari ayat :
• Orang yang ditetapkan celaka tidak akan beriman dengan ayat-ayat-Nya, bahkan membantah dan mendustakanya, sehingga ia binasa.
• Kuatnya argumentasi dan bukti tidak memastikan ketaatan dan keimanan seseorang.

Aisarut Tafasir / Abu Bakar Jabir al-Jazairi, pengajar tafsir di Masjid Nabawi

Yang menunjukkan benarnya apa yang Beliau bawa, seperti tongkatnya yang berubah menjadi ular, tangannya bercahaya, dsb.

Yakni hujjah yang jelas dan nyata sebagaimana terangnya matahari.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Pada ayat berikut Allah menjelaskan kisah nabi musa ketika menghadapi fir'aun. Dan sungguh, kami telah mengutus nabi musa untuk menyampaikan risalah Allah disertai dengan tanda-tanda yang membuktikan kekuasaan dan keesaan kami berupa kitab taurat atau sembilan tanda-tanda kekuasaan Allah (lihat: surah al-a'ra'f/7: 133 dan al-isra'/17: 101). Dan kami anugerahkan kepadanya bukti yang nyata berupa mukjizat yang membuktikan tentang kerasulannya. Kami utus nabi musa kepada fir'aun penguasa mesir dan para pemuka kaumnya, tetapi mereka tidak mengindahkan ajakan rasul-Nya untuk menyembah Allah, bahkan tetap mengikuti perintah fir'aun dalam kekufuran dan kedurhakaan, padahal perintah fir'aun bukanlah petunjuk yang benar, melainkan kesesatan, karena fir'aun memimpin kerusakan dan kedurhakaan.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Hud Ayat 97 Arab-Latin, Surat Hud Ayat 98 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Hud Ayat 99, Terjemahan Tafsir Surat Hud Ayat 100, Isi Kandungan Surat Hud Ayat 101, Makna Surat Hud Ayat 102

Category: Surat Hud

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!