Surat Asy-Syams Ayat 4

وَاللَّيْلِ إِذَا يَغْشَاهَا

Arti/Makna/Terjemah Indonesia

Dan malam apabila menutupinya,

Tafsir Al-Mukhtashar

4. Bersumpah dengan malam yang menutupi muka bumi, maka menjadi gelap.

Tafsir Al-Muyassar

Allah bersumpah Juga dengan malam saat ia menutupi bumi sehingga ia pun gelap,

Tafsir Juz Amma (Al-Fauzan)

{ وَاللَّيْلِ إِذَا يَغْشَاهَا } Dan kemudian malam apabila menutupi kembali alam ini dengan gelapnya, Allah ﷻ berfirman : { يُكَوِّرُ اللَّيْلَ عَلَى النَّهَارِ وَيُكَوِّرُ النَّهَارَ عَلَى اللَّيْلِ } ( ia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam ) [ Az Zumar : 5 ] pergantian siang dan malam terkadang cepat dan terkadang pula lambat, dan terkadang waktu keduanya sedikit berdekatan, malam menjadi sedikit lebih panjang dan siang menjadi sedikit berkurang, ataupun sebaliknya waktu siang menjadi lebih panjang dan waktu malam menjadi lebih pendek, Allah berfirman : { ذَٰلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ يُولِجُ اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ وَيُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ } ( Yang demikian itu, adalah karena sesungguhnya Allah (kuasa) memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam ) [ Al-Hajj : 61 ] , ini merupakan bukti kekuasaan Allah ﷻ .

{ وَاللَّيْلِ إِذَا يَغْشَاهَا } Malam mengangkat cahaya di siang hari dengan gelapnya dan menutupi semua alam dicapai oleh kegelapan itu, semua itu Allah ciptakan untuk maslahat hamba-hamba Nya, : Allah ﷻ berfirman : { قُلْ أَرَأَيْتُمْ إِنْ جَعَلَ اللَّهُ عَلَيْكُمُ اللَّيْلَ سَرْمَدًا إِلَىٰ يَوْمِ الْقِيَامَةِ مَنْ إِلَٰهٌ غَيْرُ اللَّهِ يَأْتِيكُمْ بِضِيَاءٍ ۖ أَفَلَا تَسْمَعُونَ , قُلْ أَرَأَيْتُمْ إِنْ جَعَلَ اللَّهُ عَلَيْكُمُ النَّهَارَ سَرْمَدًا إِلَىٰ يَوْمِ الْقِيَامَةِ مَنْ إِلَٰهٌ غَيْرُ اللَّهِ يَأْتِيكُمْ بِلَيْلٍ تَسْكُنُونَ فِيهِ ۖ أَفَلَا تُبْصِرُونَ } ( Katakanlah: “Terangkanlah kepadaku, jika Allah menjadikan untukmu malam itu terus menerus sampai hari kiamat, siapakah Tuhan selain Allah yang akan mendatangkan sinar terang kepadamu? Maka apakah kamu tidak mendengar?” , Katakanlah: “Terangkanlah kepadaku, jika Allah menjadikan untukmu siang itu terus menerus sampai hari kiamat, siapakah Tuhan selain Allah yang akan mendatangkan malam kepadamu yang kamu beristirahat padanya? Maka apakah kamu tidak memperhatikan?” ) [ Al-Qashash : 71-72 ] , maka siapakah tuhan selain Allah yang mendatangkan untuk kalian siang dan malam ?! apakah ada tuhan selain Allah ﷻ yang mengatur alam ini, kemudian dia mendatangkat dua waktu yang berbeda ini, mendatangkan malam pada waktunya dan siang pada waktunya juga ?! dan jika Dia ﷻ berkehendak menjadikan siang itu terus menerus, maka kalian tidak akan bisa beristirahat dan tidur dengan nyenyak.

Semua ini adalah bukti kekuasaan Allah ﷻ yang mengatur kehidupan di dunia, Dia ﷻ menjadikan itu semua hanya untuk kemaslahatan hamba-hamba Nya.

Tafsir Hidayatul Insan

Ke permukaan bumi sehingga menjadikannya gelap gulita. Siang berganti malam, terang berganti gelap dan matahari berganti bulan dengan pergantiannya yang tertib dan teratur untuk maslahat hamba-hamba-Nya. Itu semua merupakan dalil terbesar yang menunjukkan bahwa Allah Subhaanahu wa Ta'aala mengetahui segala sesuatu, berkuasa atas segala sesuatu, dan bahwa Dialah yang satu-satunya berhak disembah, sedangkan menyembah selain-Nya adalah batil.

Tafsir Kemenag

Demi malam apabila menutupinya sehingga suasana menjadi gelap gulita. Malam menjadi waktu istirahat bagi manusia guna mengembalikan kekuatan untuk kembali beraktivitas esok hari. 5. Demi langit serta pembinaannya yang menakjubkan. Langit yang kukuh laksana atap yang melindungi manusia di bawahnya. Langit menjadi tempat bagi miliaran benda langit yang beredar pada orbit masing-masing. Tidak ada benturan antara satu benda langit dengan lainnya. Semuanya mencerminkan kekuasaan zat yang mahakuasa dan mahaperkasa.

Referensi Tafsir

  • IN PROGRESS
  • al-Aisar / Abu Bakar Jabir al-Jazairi, mufassir Masjid Nabawi - Madinah, wafat 1439 H
  • al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Lid Diraasatil Qur'aniyyah - Riyadh, terbit 1435 H
  • al-Muyassar / Dr. Shalih Alu Syaikh et al., Menteri Agama KSA, diangkat 1420 H
  • as-Sa'di / 'Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir kontemporer, wafat 1376 H
  • Fathul Qadir / Asy-Syaukani, wafat 1250 H, diringkas Dr. M. Sulaiman al-Asyqar
  • Ibnu Katsir / Ibnu Katsir, wafat 774 H, diringkas Shafiyurrahman al-Mubarakfuri et al.
  • Juz 'Amma / Prof. Dr. Shalih Fauzan, anggota Komite Fatwa KSA, diangkat 1412 H
  • Juz 'Amma / Dr. Abdul Malik bin Muhammad bin 'Abdurrahman al-Qaasim
  • Juz 'Amma / M. Shalih al-Utsaimin, anggota Dewan Ulama Senior KSA, wafat 1421 H
  • COMPLETED
  • Hidayatul Insan / Marwan Hadidi, M.Pd.I, Mudarris Ibnu Hajar Boarding School - Jakarta
  • Kemenag / Kementrian Agama Republik Indonesia, diakses tahun 2018