Tulisan Alhamdulillah

Alhamdulillah, alhamdu lillahi rabbil alamin, segala puji bagi Allah tuhan semesta alam. Itu adalah Kalimat yang sering kita baca setiap harinya, dan inilah tulisan Alhamdulillah dalam bahasa Arab:

ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ

“Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta Alam”

Makna Kalimat Alhamdulillah

Kalimat alhamdulillah, alhamdulillaahi rabbil ‘alamin, biasa juga disebut sebagai kalimat hamdalah. Pada dasarnya kalimat ini terdiri atas beberapa kata yaitu alhamdu (pujian), li (untuk), Allah (Allah), rabb (Tuhan), ‘alamin (semesta alam). Jadi kalimat ini pada aslinya tersusun atas 5 kata, yang memiliki makna sangat mulia. Kalimat ini jika diartikan secara bebas maka bermakna segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

Alhamdu di sini secara bahasa artinya adalah pujian, dan dalam konteks ini yang dimaksud adalah segala macam pujian yang indah, keagungan dan kesempurnaan, dan segala bentuk sanjungan.

Lillah di sini bermakna untuk Allah saja, bukan untuk yang lainnya. Maka sanjungan dan pujian yang diucapkan dan diberikan dalam kata sebelumnya, yang dilantunkan oleh orang yang membaca Hamdalah atau tulisan Alhamdulillah, dia maksudkan dan dia tujukan hanya kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dan tidak kepada selainnya. Tidak kepada orang, tidak kepada malaikat, dan tidak kepada makhluk yang lainnya.

Rabb di sini dapat diartikan sebagai Tuhan. Dalam makna atau pengertian yang membentuk, yang menciptakan, yang mengadakan. Yang menciptakan langit dan bumi, dan memelihara keduanya, serta memelihara apa yang ada di antara keduanya. Yang menciptakan kehidupan sebelum adanya dunia ini, yang menciptakan dunia ini, yang akan menghancurkan dunia ini beserta menggantikannya dengan alam akhirat. Itulah Rabb, Tuhan, yakni Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

‘Alamin artinya adalah semesta alam. Semesta alam disini adalah segala sesuatu selain Allah Subhanahu Wa Ta’ala, dengan kata lain makhluk-makhlukNya. ‘Alamin di sini adalah bentuk jamak dari ‘alam, maka juga bisa bermakna berbagai jenis alam makhlukNya seperti alam manusia, alam jin, alam malaikat.

Maka secara ringkas bisa dijelaskan bahwa tulisan alhamdulillah yang terdapat pada Quran, lafaz Hamdalah yang kita sebutkan, seluruhnya merupakan pujian atas kemuliaan dan kesempurnaan Allah Subhanahu Wa Ta’ala, serta pengakuan atas kebesaran dan keagungannya azza Wa Jalla.

Keutamaan Tulisan Alhamdulillah

Ada banyak sekali keutamaan atau kelebihan dari ucapan hamdalah ini. Allah seringkali menyandingkan pujian pada dirinya ini dengan kata-kata mulia lainnya seperti tasbih, istighfar dan taubat. Penggandengan kalimat ini dengan kalimat-kalimat ini dengan kalimat mulia seperti tasbih, istighfar dan taubat, menjadi salah satu ciri atau tanda bahwa ini adalah kalimat yang sama mulianya dengan kalimat-kalimat tersebut.

Di dalam Quran juga kita bisa menemukan ada beberapa surat yang diawali dengan hamdalah, dengan pujian kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Juga kita bisa menemui beberapa surat yang diakhiri dengan ucapan hamdalah, seolah-olah menyiratkan bahwa Allah pemilik akhirnya.

Dalam sebuah hadis sahih juga disebutkan bahwa ucapan hamdalah, yang biasa kita jadikan tulisan alhamdulillah, merupakan salah satu kalimat terbaik yang bisa diucapkan oleh seorang hamba sebagaimana dalam sebuah hadis riwayat Ahmad disebutkan bahwa:

إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ اصْطَفَى مِنْ الْكَلَامِ أَرْبَعًا سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ قَالَ وَمَنْ قَالَ سُبْحَانَ اللَّهِ كُتِبَتْ لَهُ بِهَا عِشْرُونَ حَسَنَةً وَحُطَّ عَنْهُ عِشْرُونَ سَيِّئَةً وَمَنْ قَالَ اللَّهُ أَكْبَرُ فَمِثْلُ ذَلِكَ وَمَنْ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ فَمِثْلُ ذَلِكَ وَمَنْ قَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ مِنْ قِبَلِ نَفْسِهِ كُتِبَ لَهُ بِهَا ثَلَاثُونَ حَسَنَةً وَحُطَّ عَنْهُ بِهَا ثَلَاثُونَ سَيِّئَةً

“Sesungguhnya Allah ‘Azza wa Jalla telah memilih empat perkataan, yaitu subhanallah, alhamdulillah, laa ilaaha ilallah, dan allahu akbar. Barangsiapa mengucapkan “Subhanallah” maka akan dituliskan untuknya dua puluh kebaikan dan dihapuskan darinya dua puluh kesalahan. Barangsiapa mengucapkan “Allahu Akbar” maka akan dituliskan untuknya seperti itu pula. Barangsiapa mengucapkan “Laa ilaaha illallah” maka akan dituliskan untuknya seperti itu pula. Dan barangsiapa mengucapkan “Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin” dari dalam hatinya, maka akan dituliskan untuknya tiga puluh kebaikan dan dihapuskan darinya tiga puluh kesalahan.” (HR. Ahmad no. 8032)

https://bimbinganislam.com/keutamaan-membaca-hamdalah/

Kalimat hamdalah ini juga merupakan kalimat yang pertama kali disebutkan oleh nabi Adam alaihissalam, dan juga merupakan sebaik-baik do’a yang diucapkan oleh seorang mukmin. Kalimat ini juga dapat menghasilkan pahala yang besar jika sering dibaca oleh kita, bahkan sebaik-baik hamba adalah mereka yang sering membaca kalimat hamdalah ini.

Dan diantara sebesar-besar keutamaan kalimat ini, kalimat alhamdulillah adalah salah satu kalimat yang ringan diucapkan di lidah akan tetapi berat di dalam timbangan kebaikan kita di akhirat, dan juga termasuk kalimat yang sangat Allah cintai. Jika kita sering mengucapkan kalimat-kalimat yang Allah, maka insya Allah nanti Allah pun akan mencintai kita.

Dalil tentang hal tersebut terdapat dalam sebuah hadis yang cukup masyhur atau terkenal, di mana Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam pernah bersabda:

كَلِمَتَانِ خَفِيفَتَانِ عَلَى اللِّسَانِ ، ثَقِيلَتَانِ فِى  ، حَبِيبَتَانِ إِلَى الرَّحْمَنِ سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ ، سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ

“Dua kalimat yang ringan di lisan, namun berat ditimbangan, dan disukai Ar-Rahman yaitu “Subhanallah wa bi hamdih, subhanallahil ‘azhim” (Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya. Maha Suci Allah Yang Maha Agung). (HR. Bukhari no. 6682 dan Muslim no. 2694).

https://bimbinganislam.com/keutamaan-membaca-hamdalah/

Begitu besarnya pahala yang Allah berikan pada orang yang rutin mengucapkan kalimat hamdalah ini. Allah janjikan balasan yang besar di akhirat kelak bagi mereka yang memperbanyak bacaan mulia ini, dimana Dengan setiap ucapan Hamdalah yang kita sebutkan insya Allah kita akan mendapat tanaman di surga.

Adapun dalil-dalil terkait berbagai poin yang kami sebutkan ini terdapat pada berbagai hadits shahih yang sayangnya tidak akan kami bahas pada artikel kali ini, mudah-mudahan bisa kami bahas pada kesempatan yang lain.

Terkait: « | »

Kategori: Lain-lain

Artikel: Topik, Serial, Doa Dzikir, Lain-lain, Updates