Surat Al-Balad Ayat 5

أَيَحْسَبُ أَنْ لَنْ يَقْدِرَ عَلَيْهِ أَحَدٌ

Arab Latin: A yaḥsabu al lay yaqdira 'alaihi aḥad

Terjemahan Arti: Apakah manusia itu menyangka bahwa sekali-kali tiada seorangpun yang berkuasa atasnya?

TERJEMAH TAFSIR

Apakah manusia menyangka bahwa dengan harta yang dikumpulkan nya, Allah tidak lagi berkuasa atasnya?

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

5-6. Apakah dia menganggap bahwa tidak ada satupun yang bisa bangkit dari hal itu? Tentu saja, dan Allah itu Maha berkuasa dan mampu atas hal itu. Ayat ini diturunkan untuk Abu Asyhad bin Kaladah Al-Jamhiy yang mana dengan badannya yang kuat dia berkata: “Aku menafkahkan harta yang banyak”, untuk menunjukkan kesombongannya atas hartanya yang melimpah dan kekayaannya yang sangat banyak. Ibnu Abbas berkata: “Abu Al-Asyaddin berkata: Aku menafkahkan banyak harta untuk melawan Muhammad” Dalam hal itu dia adalah pendusta.

Tafsir Al-Wajiz / Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Kemudian Allah menjelekkan manusia yang sesat, keras kepala dan sombong dengan kekuatan (fisiknya), kemudian Allah berkata : Apakah ia menyangka bahwa manusia yang menderita (dan) yang bermaksiat ini bukan Allah yang memampukan kekuatannya? Telah dikatakan bahwa ayat ini turun ditujukan untuk Abu Asyad bin Kuldah, yang ia adalah seseorang yang melampaui batas, sombong, keras kepala dan tertipu dengan kekuatannya.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Muhammad bin Shalih asy-Syawi

5. Apakah manusia mengira jika dia melakukan masiat tidak ada sesuatu pun yang berkuasa atasnya ?

Al-Mukhtashar fit Tafsir / Markaz Tafsir Lid Diraasatil Qur'aniyyah

{ أَيَحْسَبُ } Apakah manusia itu menyangka { أَنْ لَنْ يَقْدِرَ عَلَيْهِ أَحَدٌ } bahwa tidak satupun yang berkuasa atasnya, apakah manusia menyangka bahwa mereka akan ditinggalkan begitu saja, dan tidak satupun dapat mengalahkanya, mereka bangga dan takjub dengan pada diri sendiri, tidak membeyangkan bagaimana dia akan dimintai pertanggung jawaban atas perbuatannya didunia,

Apakah sangkaan mereka itu benar ?! tentu tidak, karena sesungguhnya mereka dibawah kendali sang maha pencipta, boleh jadi Allah membinasakan mereka dengan perantara makhluk yang lebih kuat darinya, atau bahkan dengan makhluk yang lebih kecil sekalipun mampu membinasakan manusia atas izin Allah, maka tidak sepantasnya manusia takjub pada dirinya sendiri dan menyombongan diri kepada Allah dan kepada makhluk lainnya.

Tafsir Juz 'Amma / Prof. Dr. Shalih bin Fauzan al-Fauzan

أَيَحْسَبُ أَنْ لَنْ يَقْدِرَ عَلَيْهِ أَحَدٌ

Tafsir Juz 'Amma / Muhammad bin Shalih al-Utsaimin

Apakah dia yang kami ciptakan dalam kepayahan itu mengira bahwa dirinya kuat dan berkuasa sehingga tidak ada sesuatu pun yang berkuasa atasnya' apakah ia mengingkari kuasa Allah, pencipta alam semesta, yang mampu menundukkan siapa pun, betapapun kuatnya'6. Dia dengan angkuh mengatakan, 'aku telah menghabiskan harta yang banyak. ' sikap ini sangat tidak terpuji, apalagi jika dia membelanjakan harta untuk memusuhi Allah dan rasul-Nya.

Tafsir Ringkas Kemenag