Surat Ali ‘Imran Ayat 85

وَمَن يَبْتَغِ غَيْرَ ٱلْإِسْلَٰمِ دِينًا فَلَن يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِى ٱلْءَاخِرَةِ مِنَ ٱلْخَٰسِرِينَ

Arab-Latin: Wa may yabtagi gairal-islāmi dīnan fa lay yuqbala min-h, wa huwa fil-ākhirati minal-khāsirīn

Artinya: Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu)daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.

« Ali 'Imran 84Ali 'Imran 86 »

Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Tafsir Penting Berkaitan Surat Ali ‘Imran Ayat 85

Paragraf di atas merupakan Surat Ali ‘Imran Ayat 85 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada kumpulan tafsir penting dari ayat ini. Terdapat kumpulan penafsiran dari berbagai mufassirun berkaitan makna surat Ali ‘Imran ayat 85, antara lain sebagaimana terlampir:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Dan barang siapa yang mencari agama selain agama islam yang itu merupakan kepasrahan kepada Allah dengan tauhid dan melaksanakan dengan ketaatan dan ibadah, dan kepada rosul Nya nabi yang menjadi penutup, Muhammad dengan beriman kepadanya dan mengikutinya serta mencintainya secara lahir maupun batin, maka tidak akan diterima darinya hal tersebut, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang merugi yang menghinakan diri mereka oleh perbuata-perbuatan mereka sendiri.


📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

85. barangsiapa yang menempuh jalan selain jalan agama yang disyariatkan Allah maka Dia tidak akan menerimanya. Hal ini berlaku bagi orang-orang terdahulu dan setelahnya. Mereka akan mendapat siksaan di hari kiamat dan menjadi orang-orang yang merugi.

Ibnu Taimiyah berkata: “Allah menjelaskan bahwa agama yang Dia terima dan ridhai adalah Islam, dan agama tidak akan diterima dan diridhai melainkan jika keimanan beriringan dengan amal.”


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

85. Barangsiapa yang mencari agama lain di luar agama yang diridai Allah, yaitu agama Islam, maka agamanya itu tidak akan diterima oleh Allah, dan kelak di akhirat ia akan termasuk golongan orang-orang yang merugikan diri sendiri, karena mereka dimasukkan ke dalam neraka.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

85. دِينًا ( agama)
Yakni mencari untuk mengikuti agama yang bukan islam.

فَلَن يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِى الْاٰخِرَةِ مِنَ الْخٰسِرِينَ ( maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu)daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi)
Maka tidak ada agama setelah diutusnya Nabi Muhammad kecuali agamanya, dan tidak ada keselamatan di hari kiamat bagi seorangpun yang tidak beragama dengan agama Islam.
Dari Abu Hurairah ia berkata: Rasulullah bersabda: dihadirkan amalan-amalan pada hari kiamat, maka didatangkanlah amalan shalat lalu ia berkata: Ya Rabb, aku adalah shalat, maka Allah berfirman: kamu dalam keadaan baik. Lalu didatangkan amalan puasa lalu ia berkata: Ya Rabb, aku adalah puasa, maka Allah berfirman: kamu dalam keadaan baik. Lalu didatangkan amalan-amalan lainnya dan kepada semuanya Allah berfirman: kamu dalam keadaan baik. Lalu didatangkan amalan Islam lalu ia berkata: Ya Rabb, Engkau adalah as-Salam dan aku adalah Islam. maka Allah berfirman: kamu dalam keadaan baik, hari ini denganmu Aku akan mengambil dan denganmu Aku memberi.


📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

85 Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima agama itu, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi dan berhak atas azab. Ayat ini turun untuk Haris bin Suwaid Al Anshori yang murtad dari Islam beserta 12 orang lainnya dan di temui di Makkah dalam keadaan kafir. Kemudian turunlah ayat ini, kemudian dia datang kepada saudaranya untuk bertaubat, dan Islam kembali.


📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

Siapa saja yang mencari} memeluk {agama selain Islam, maka tidak akan diterima darinya dan di akhirat dia termasuk orang-orang yang rugi


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

83-85. Telah berlalu pada surat al-Baqarah bahwa dasar-dasar ini yang merupakan pokok-pokok keimanan yang diperintahkan oleh Allah kepada umat ini telah disepakati oleh kitab-kitab dan Rasul-rasul. Itulah tujuan asasi yang ditujukan kepada setiap orang, dan bahwasanya itu adalah agama dan Islam yang hakiki. Dan bahwa orang yang mencari selainnya dan beramal dengannya, maka perbuatannya itu tertolak hingga ia tidak memiliki ajaran yang ia kembali kepadanya. Barangsiapa yang tidak membutuhkan dan membencinya, maka kemanakah ia akan pergi? Kepada penyembahan pohon, batu atau api? Atau kepada penyembahan rahib, pendeta atau salib? Atau kepada peniadaan Rabb semesta alam? Atau kepada agama-agama yang batil yang merupakan wahyu dari setan? Mereka semua itu di akhirat nanti termasuk orang-orang yang merugi.


📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Ayat 83-85
Allah SWT berfirman seraya menolak orang-orang yang menginginkan agama selain agama Allah, yang telah Dia turunkan dengan kitab-kitabNya dan mengutus para rasulNya ,yaitu menyembah hanya kepada Allah saja, tidak ada sekutu bagiNya. Dzat yang (kepadaNyalah menyerahkan diri segala apa yang di langit dan di bumi) yaitu, segala sesuatu yang ada di dalam keduanya berserah diri baik dengan sukarela atau terpaksa. Sebagaimana Allah berfirman: (Hanya kepada Allah-lah sujud (patuh) segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan kemauan sendiri ataupun terpaksa) (Surah Ar-Ra'd: 15) Allah juga berfirman, (Dan apakah mereka tidak memperhatikan segala sesuatu yang telah diciptakan Allah yang bayangannya berbolak-balik ke kanan dan ke kiri dalam keadaan sujud kepada Allah, sedang mereka berendah diri? (48) Dan kepada Allah sajalah bersujud segala apa yang berada di langit dan semua makhluk yang melata di bumi dan (juga) para ma]aikat, sedang mereka (malaikat) tidak menyombongkan diri (49) Mereka takut kepada Tuhan mereka yang di atas mereka dan melaksanakan apa yang diperintahkan (kepada mereka) (50)) (Surah An-Nahl). Seorang mukmin berserah diri dengan sukarela dalam hati dan jiwa kepada Allah, sementara orang kafir tunduk kepada Allah karena terpaksa, karena dia berada di bawah kuasa Allah yang Maha Agung yang tidak ada yang bisa menentangNya dan tidak pula menghalangiNya.
Diriwayatkan dari Mujahid: (padahal kepada-Nya-lah menyerahkan diri segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan suka maupun terpaksa) Dia berkata:”Ini seperti firmanNya: (Dan sesungguhnya jika kamu tanyakan kepada mereka: "Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?" Tentu mereka akan menjawab: "Allah") (Surah Luqman: 25). dia juga meriwayatkan dari Ibnu Abbas: tentang firmanNya (padahal kepada-Nya-lah menyerahkan diri segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan suka maupun terpaksa). Dia berkata: Ketika Dia mengambil perjanjian. (dan hanya kepada Allahlah mereka dikembalikan) yaitu pada hari dikembalikan, setiap orang akan dibalas sesuai dengan perbuatannya. Kemudian Allah berfirman: (Katakanlah: "Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kami) yaitu Al-Qur’an (dan yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishaq, Ya'qub) yaitu berupa shuhuf dan wahyu (dan anak-anaknya) mereka adalah keturunan Bani Israil yang bercabang-cabang dari anak Israil (yaitu nabi Ya’kub) yang berjumlah dua belas (dan apa yang diberikan kepada Musa, Isa) yaitu Taurat dan Injil (dan para nabi dari Tuhan mereka) Ini mencakup seluruh nabi (Kami tidak membeda-bedakan seorangpun di antara mereka) yaitu bahkan kami beriman kepada semuanya (dan hanya kepada-Nya-lah kami menyerahkan diri) Maka orang-orang mukmin dalam umat ini beriman kepada semua nabi yang diutus dan kepada semua kitab yang diturunkan, dan mereka tidak mengingkari sedikitpun dari itu. Sebaliknya, mereka membenarkan semua yang diturunkan oleh Allah dan kepada semua nabi yang diutus olehNya.
Kemudian Allah SWT berfirman: (Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) yaitu bahwa siapa pun yang berjalan di jalan selain apa yang disyariatkan oleh Allah maka tidak akan diterima darinya, (dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi) sebagaimana Nabi SAW bersabda dalam hadits shahih,” Barang siapa melakukan suatu perbuatan yang bukan dari perintah kami (agama Islam), maka perbuatan tersebut akan ditolak”


📚 An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Surat Ali ‘Imran ayat 85: Dan barangsiapa cari0a) satu agama lain daripada Islam, maka tidak ada akan diterima (agama itu) daripadanya sedang ia di Akhirat (adalah) seorang daripada me-reka yang rugi.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Ayat ini turun berkenaan dengan orang-orang yang murtad dan bergabung dengan orang-orang kafir.

Amal shalihnya tertolak; tidak diterima.

Karena kembalinya ke neraka.


📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Ali ‘Imran Ayat 85

Jika agama yang dibawa oleh nabi Muhammad adalah sama dengan inti ajaran nabi-nabi sebelumnya, yakni tauhid, maka barangsiapa mencari agama selain islam setelah terutusnya nabi Muhammad dia tidak akan diterima karena Allah tidak meridainya, dan di akhirat dia termasuk orang yang rugi, karena ia berhak atas siksa-Nyasetelah ayat sebelumnya menerangkan sikap penolakan yahudi terhadap kebenaran nabi Muhammad dan agama islam, maka ayat ini menerangkan bahwa sikap tersebut mengakibatkan mereka tidak memperoleh hidayah. Bagaimana mungkin Allah akan memberi petunjuk kepada suatu kaum yang kafir setelah mereka melihat bukti-bukti kebenaran yang memungkinkan mereka beriman, serta mengakui bahwa rasul, Muhammad, itu benar-benar rasul, dan disertai bukti-bukti yang jelas tentang hal itu, telah sampai kepada mereka seperti Al-Qur'an dan kitab-kitab suci lainnya yang menginformasikan tentang kebenaran Muhammad sebagai nabi terakhir' sungguh, sikap semacam itu adalah wujud kezaliman, dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang zalim yaitu orang yang tahu kebenaran tetapi melanggar dan mengingkarinya, bahkan menentangnya.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Itulah bermacam penjelasan dari banyak pakar tafsir terkait makna dan arti surat Ali ‘Imran ayat 85 (arab-latin dan artinya), semoga membawa manfaat untuk kita semua. Bantulah kemajuan kami dengan mencantumkan tautan menuju halaman ini atau menuju halaman depan TafsirWeb.com.

Artikel Paling Banyak Dicari

Nikmati berbagai materi yang paling banyak dicari, seperti surat/ayat: Yusuf 4, Al-‘Alaq, Al-Bayyinah, At-Tin, Al-Insyirah, Al-Fil. Ada pula Inna Lillahi, Al-Ma’un, Al-Baqarah 183, Ali ‘Imran 159, Alhamdulillah, Al-Fath.

  1. Yusuf 4
  2. Al-‘Alaq
  3. Al-Bayyinah
  4. At-Tin
  5. Al-Insyirah
  6. Al-Fil
  7. Inna Lillahi
  8. Al-Ma’un
  9. Al-Baqarah 183
  10. Ali ‘Imran 159
  11. Alhamdulillah
  12. Al-Fath

Pencarian: bahasa arab assalamualaikum, an nisa ayat 80, al muzammil ayat 4, al baqarah 198, arti innallaha ma'ashobirin

Bantu Kami

Setiap bulan TafsirWeb melayani 1.000.000+ kaum muslimin yang ingin membaca al-Quran dan tafsirnya secara gratis. Tentu semuanya membutuhkan biaya tersendiri.

Tolong bantu kami meneruskan layanan ini dengan membeli buku digital Jalan Rezeki Berlimpah yang ditulis oleh team TafsirWeb (format PDF, 100 halaman).

Dapatkan panduan dari al-Qur'an dan as-sunnah untuk meraih rezeki berkah berlimpah, dapatkan pahala membantu keberlangsungan kami, Insya Allah.