Surat ‘Abasa Ayat 15

بِأَيْدِي سَفَرَةٍ

Arti/Makna/Terjemah Indonesia

Di tangan para penulis (malaikat),

Tafsir Al-Muyassar

Ditangan para malaikat para penulis,para delegasi antara Allah dengan makhluk NYA,

Tafsir Juz Amma (Al-Fauzan)

Oleh siapakah Al-Qur'an itu di sampikan kepada Nabi Muhammad ?

Dialah Malaikat yang membawa wahyu Allah itu untuk disampaikan kepada Rasul-Nya Muhammad ﷺ , dialah sebagai perantara antara Allah dan Muhammad ﷺ .

Tafsir Juz Amma (Al-Utsaimin)

بِأَيْدِي سَفَرَةٍ " di tangan safarah (para penulis, malaikat)" Safarah: Mereka adalah malaikat dinamakan Safarah kerena mereka adalah para pencatat, yang di ambil dari kata السَّفَرُ أو السَّفْرُ [as-safaru atau as-safru] yang artinya buku, seperti dalam firman Allah كَمَثَلِ الْحِمَارِ يَحْمِلُ أَسْفَارًا " seperti keledai yang membawa (As-faaraa) kitab-kitab yang tebal" (QS. Al-Jumu’ah: 5)
Dikatakan: As-Safarah, adalah perantara antara Allah dengan makhluknya, dari kata السَّفِيْر [as-Safir:] (duta besar) perantara penghubung yang menghubungkan antar manusia, di antara bentuknya adalah seperti dalam hadits Abu Rafi’ radhiyallaahu ‘anhu bahwa Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam menikahi Maimunah radhiyallaahu ‘anha sebelum beliau ihram, Abu Rafi’ mengatakan: Saya sebagai penengah perantara begi keduanya.(1)

Yang benar: Mereka disebut Safarah kerena dua alasan tersebut, karena mereka adalah para perantara Allah dengan makhluknya. Jibril ‘alaihissalaam adalah perantara Allah dengan makhluk-Nya dalam menurunkan wahyu, dan mereka para penulis yang diperbuat manusia pun juga menuliskan amalan manusia kemudian mereka menyampaikannya kepada Allah ‘Azza Wa Jalla , sedangkan Allah maha mengetahui sebelum dan sesudah tertulis.

(1) Dikeluarkan Tirmidziy (841). Al-Albaniy mendha'ifkan hadits ini dalam karyanya, Dha'iifu at-Tirmidziy

Tafsir Hidayatul Insan

Yang menjadi perantara antara Allah dengan hamba-hamba-Nya. Ada yang menafsirkan safarah dengan malaikat para penulis.

Tafsir Kemenag

Lembaran-lembaran itu berada di tangan para utusan, yaitu para malaikat, pesuruh Allah yang bertugas sebagai penyampai pesan-pesan-Nya. 16. Para malaikat penulis itu adalah makhluk Allah yang mulia lagi berbakti. Mereka tidak pernah durhaka kepada-Nya dan tidak pula melanggar titah-Nya.

Referensi Tafsir

  • IN PROGRESS
  • al-Aisar / Abu Bakar Jabir al-Jazairi, mufassir Masjid Nabawi - Madinah, wafat 1439 H
  • al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Lid Diraasatil Qur'aniyyah - Riyadh, terbit 1435 H
  • al-Muyassar / Dr. Shalih Alu Syaikh et al., Menteri Agama KSA, diangkat 1420 H
  • as-Sa'di / 'Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir kontemporer, wafat 1376 H
  • Fathul Qadir / Asy-Syaukani, wafat 1250 H, diringkas Dr. M. Sulaiman al-Asyqar
  • Ibnu Katsir / Ibnu Katsir, wafat 774 H, diringkas Shafiyurrahman al-Mubarakfuri et al.
  • Juz 'Amma / Prof. Dr. Shalih Fauzan, anggota Komite Fatwa KSA, diangkat 1412 H
  • Juz 'Amma / Dr. Abdul Malik bin Muhammad bin 'Abdurrahman al-Qaasim
  • Juz 'Amma / M. Shalih al-Utsaimin, anggota Dewan Ulama Senior KSA, wafat 1421 H
  • COMPLETED
  • Hidayatul Insan / Marwan Hadidi, M.Pd.I, Mudarris Ibnu Hajar Boarding School - Jakarta
  • Kemenag / Kementrian Agama Republik Indonesia, diakses tahun 2018