Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Az-Zalzalah Ayat 7

فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ

Arab-Latin: Fa may ya'mal miṡqāla żarratin khairay yarah

Terjemah Arti: Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.

Terjemahan Tafsir Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

7-8. Barangsiapa yang melakukan kebaikan seberat semut kecil, dia akan melihat pahalanya di akhirat. Dan barangsiapa melakukan keburukan seberat semut kecil, dia akan melihat balasannya di akhirat.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

7. Maka barangsiapa berbuat kebaikan dan pengabdian seberat semut kecil, maka dia akan melihatnya di depannya.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh di bawah asuhan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid (Imam Masjidil Haram)

6-7. Pada hari itu, manusia keluar dari kuburnya menuju tempat penghitungan (amal) secara terpisah untuk diperlihatkan oleh Allah kepada balasan perbuatan mereka yaitu surga atau neraka. Jadi barangsiapa melakukan suatu kebaikan di dunia seberat dzarrah (semut kecil), maka dia akan mengetahui balasannya di akhirat. Imam Bukhari dan Imam Muslim mengatakan dari Abu Hurairah bahwa sesungguhnya Rasulallah SAW menamai ayat ini sebagai ayat yang sangat dahsyat secara keseluruhannya.

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

7-8. Allah menjelaskan barangsiapa yang dulu di dunia beramal dengan amalan yang baik, sangat dekat amalannya dan akan melihat balasan dari amalannya. Dan barangsiapa yang beramal dengan amalan yang buruk sewaktu di dunia meskipun sedikit, akan melihat hukumannya di akhirat. Dengan kata lain, tidaklah hilang sesuatupun dari apa yang telah lalu atas amalannya baik besar maupun kecilnya, baik amalan yang baik maupun buruk.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Muhammad bin Shalih asy-Syawi

1 ) . Abu darda' berkata : "Janganlah sekali-kali engkau meremahkan suatu keburukan yang nilainya kecil lantas kamu mengerjakannya, dan jangan pula kamu mengabaikan suatu kebaikan yang kelihatannya kecil lalu kamu tinggalkan, karena sesungguhnya Allah berfirman : { مَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ , وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ } "Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya , Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula."

2 ) . Segala kemaslahatan dan amalan, besar dan kecilnya, sedikit dan banyaknya, baik dan buruknya, pada akhirnya akan jatuh kedalam dua ayat ini : { فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ } { إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَيَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ ۚ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ } " Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran". An-Nahl : 90.

3 ) . Jika seorang petani saja rela merasakan letih saat menanam dan membajak tanah, dengan harapan akan meraih hasil yang baik ketika musim panen tiba, sesungguhnya dunia ini adalah ladang kebaikan untuk kehidupan diakhirat, maka berkebunlah kamu diatasnya segala kebaikan; agar kamu dapat memanen hasilnya di hari ketika setiap amalan manusia akan dihitung. { فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ }.

Li Yaddabbaru Ayatih / Lajnah Ilmiah Markaz Tadabbur

7-8. “Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya pula.” Ini bersifat umum untuk seluruh kebaikan dan keburukan, karena bila manusia bisa melihat amalan seberat biji dzarrah yang merupakan sesuatu yang terkecil dan diberi balasannya, maka yang lebih besar tentu bisa dilihat,.
Sebagaimana firman Allah :
Pada hari ketika tiap-tiap diri mendapati segala kebajikan dihadapkan (dimukanya), begitu (juga) kejahatan yang telah dikerjakannya; ia ingin kalau kiranya antara ia dengan hari itu ada masa yang jauh. (Qs. ali-imran.30)
dan mereka dapati apa yang telah mereka kerjakan ada (tertulis). (QS. surat-al-kahfi.49)
Dalam ayat ini terdapat anjuran untuk mengerjakan kebaikan meski suatu yang kecil serta ancaman dari perbuatan buruk meski suatu yang sepele.

Tafsir as-Sa'di / Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di

{ فَمَنْ يَعْمَلْ } Maka barangsiapa yang beramal ketika di dunia, { مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا } amalan kebaikan seberat satu dzarroh, yaitu : seekor semut hitam kecil, amalan seseorang tidak akan di sia-siakan walau sekecil apapun, baik itu amalan kebaikan ataupun amalan keburukan.

{ فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ } Setiap hamba akan melihat amalan yang telah dikerjakannya ketika di dunia, maka barangsiapa yang telah berbuat baik sekecil apapun itu dia akan melihat amalan tersebut, dan barangsiapa yang telah berbuat buruk sekecil apapun dia akan melihatnya, Allah - عز وجل - berfirman : { إِنَّ اللَّهَ لَا يَظْلِمُ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ ۖ وَإِنْ تَكُ حَسَنَةً يُضَاعِفْهَا وَيُؤْتِ مِنْ لَدُنْهُ أَجْرًا عَظِيمًا } ( Sesungguhnya Allah tidak menganiaya seseorang walaupun sebesar zarrah, dan jika ada kebajikan sebesar zarrah, niscaya Allah akan melipat gandakannya dan memberikan dari sisi-Nya pahala yang besar ) [ An Nisaa : 40 ] , setiap amalan manusia terkendali baik itu yang baik maupun yang buruk, semuanya diawasi tanpa terkecuali.

Barangsiapa yang mengerjakan amalan shalih ketika ia hidp di dunia walaupun amalan itu sekecil semut hitam, { يَرَهُ } maka dia akan melihat dan merasakan ganjaran amal tersebut.

Tafsir Juz 'Amma / Prof. Dr. Shalih bin Fauzan al-Fauzan

Yakni seukuran semut yang kecil. Jika amal seukuran itu saja diperlihatkan, lalu bagaimana dengan amal yang lebih besar dari itu? Tentu lebih diperlihatkan lagi. Allah Subhaanahu wa Ta'aala berfirman, “Pada hari ketika setiap diri mendapatkan segala kebajikan dihadapkan kepadanya, begitu (pula) kejahatan yang telah dikerjakannya; ia ingin kalau kiranya antara ia dengan hari itu ada masa yang jauh; dan Allah memperingatkan kamu terhadap siksa-Nya. dan Allah sangat Penyayang kepada hamba-hamba-Nya.” (Terj. Ali Imran: 30)

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Pada saat itu setiap manusia akan mengetahui nasib dirinya. Maka barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihatnya dalam buku catatan amalnya lalu dia akan menerima pahala atasnya. Dia merasa senang dan bahagia karena perbuatannya tidak sia-sia. 8. Dan sebaliknya, barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah dan menganggapnya remeh, niscaya dia akan melihatnya dalam buku catatan amalnya lalu dia pun akan menerima balasannya. Inilah bukti kemahaadilan Allah; dia tidak menzalimi siapa pun.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Az-Zalzalah Ayat 8 Arab-Latin, Surat Al-‘Adiyat Ayat 1 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Al-‘Adiyat Ayat 2, Terjemahan Tafsir Surat Al-‘Adiyat Ayat 3, Isi Kandungan Surat Al-‘Adiyat Ayat 4, Makna Surat Al-‘Adiyat Ayat 5

Category: Surat Az-Zalzalah

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!

Al Zalzalah Ayat 7-8 Al Zalzalah Ayat 7-8 Latin Al Jazalah Ayat 7 Arti Surah Al Zalzalah Ayat 7 Surah Az Zalzalah Ayat 7-8 Serta Artinya