Surat An-Nazi’at Ayat 14

Text Bahasa Arab dan Latin

فَإِذَا هُمْ بِالسَّاهِرَةِ

Arti/Makna/Terjemah Indonesia

Maka dengan serta merta mereka hidup kembali di permukaan bumi.

Tafsir Al-Muyassar

Dan merekapun hidup kembali di muka bumi setelah sebelumnya mereka di dalam perut bumi.

Tafsir Juz Amma (Al-Utsaimin)

السَهِرَة : Adalah bumi yang datar , yakni ketika kiamat terjadi bumi akan menjadi rata , Allah berfirman : { وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الْجِبَالِ فَقُلْ يَنْسِفُهَا رَبِّي نَسْفًا , فَيَذَرُهَا قَاعًا صَفْصَفًا , لَا تَرَىٰ فِيهَا عِوَجًا وَلَا أَمْتًا } ( Dan mereka bertanya kepadamu tentang gunung-gunung, maka katakanlah: “Tuhanku akan menghancurkannya (di hari kiamat) sehancur-hancurnya , Dan mereka bertanya kepadamu tentang gunung-gunung, maka katakanlah: “Tuhanku akan menghancurkannya (di hari kiamat) sehancur-hancurnya , Tidak ada sedikitpun kamu lihat padanya tempat yang rendah dan yang tinggi-tinggi. ) inilah padang mahsyar yang Allah kumpulkan seluruh manusia dari awal penciptaan sampai akhir kehidupan dunia , mereka tidak di batasi oleh dinding , tidak pula oleh pepohonan dan bebatuan , tidak satupun pembatas dan penghalang satu sama lain diantara mereka, bumi seluruhnya menjadi rata.

Seluruh manusia akan dikumpulkan dalam sesaat diatas tanah bumi yang rata , dan tidak satupun dari mereka yang mampu menghindar dari pristiwa ini , seluruhnya akan mematuhi perintah Allah dalam seketika , yaitu perintah Allah al-kauny , Sebagaimana yang Allah katakan : { إِنَّمَا أَمْرُهُ إِذَا أَرَادَ شَيْئًا أَنْ يَقُولَ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ } ( Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: “Jadilah!” maka terjadilah ia. ) dan perintah itu ada dua macam :

Perintah syar'i : yaitu apa yang Allah perintah dan larangan Allah yang terdapat didalam Al-qur'an dan Sunnah.
Perintah yang telah Allah taqdirkan itu pasti akan terjadi : yaitu perintah kauny, Ketika Allah memerintahkan hambanya, ketika itu pun mereka akan patuh kepadanya.

Dan dikatakan dalam riwayat lain, bahwa ( السَهِرَة ) adalah negri syam yang nantinya akan menjadi padang mahsyar, akan tetapi pendapat yang paling tepat ialah bahwasanya ( السَهِرَة ) bumi yang menjadi rata setelah terjadinya peristiwa hari kiamat yang maha dahsyat, dan itu akan bertempat di negri syam, wallahua'lam.

Tafsir Hidayatul Insan

Allah Subhaanahu wa Ta'aala mengumpulkan mereka, dan mereka berdiri menunggu keputusan-Nya. Ketika itu, Dia memutuskan mereka dengan adil dan memberikan balasan kepada mereka.

Tafsir Kemenag

Maka seketika itu mereka hidup kembali di bumi yang baru. Dengan tiupan sangkakala kedua itu saja semua manusia akan bangkit dari kubur dan digiring ke padang mahsyar. 15. Wahai nabi Muhammad, bersabarlah atas pengingkaran kaummu sebagaimana kesabaran nabi-nabi terdahulu. Sudahkah sampai kepadamu kisah nabi musa yang berdakwah kepada fir'aun yang zalim'

Referensi Tafsir

  • al-Aisar / Abu Bakar Jabir al-Jazairi, mufassir Masjid Nabawi - Madinah, wafat 1439 H
  • al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Lid Diraasatil Qur'aniyyah - Riyadh, terbit 1435 H
  • al-Muyassar / Dr. Shalih Alu Syaikh et al., Menteri Agama KSA, diangkat 1420 H
  • as-Sa'di / 'Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir kontemporer, wafat 1376 H
  • Fathul Qadir / Asy-Syaukani, wafat 1250 H, diringkas Dr. M. Sulaiman al-Asyqar
  • Ibnu Katsir / Ibnu Katsir, wafat 774 H, diringkas Shafiyurrahman al-Mubarakfuri et al.
  • Juz 'Amma / Prof. Dr. Shalih Fauzan, anggota Komite Fatwa KSA, diangkat 1412 H
  • Juz 'Amma / Dr. Abdul Malik bin Muhammad bin 'Abdurrahman al-Qaasim
  • Juz 'Amma / M. Shalih al-Utsaimin, anggota Dewan Ulama Senior KSA, wafat 1421 H
  • Hidayatul Insan / Marwan bin Musa, Mudarris Ibnu Hajar Boarding School - Jakarta
  • Kemenag / Kementrian Agama Republik Indonesia, diakses tahun 2018