Surat An-Nazi’at Ayat 13

فَإِنَّمَا هِيَ زَجْرَةٌ وَاحِدَةٌ

Arti/Makna/Terjemah Indonesia

Sesungguhnya pengembalian itu hanyalah satu kali tiupan saja,

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya ia hanya satu tiupan,

Tafsir Juz Amma (Al-Fauzan)

Kemudian Allah kembali menjelaskan tentang kekuasaan-Nya yang tidak satupun dari makhluknya mampu mengahalanginya, Dia berkata :

{ فَإِنَّمَا هِيَ زَجْرَةٌ وَاحِدَةٌ } Sesungguhnya pengembalian itu hanyalah dalam satu kali tiupan saja, Malaikat memanggil mereka yang ada didalam kubur dengan tiupan itu, lalu kemudian bangkitlah mereka dari kubur mereka, Allah berfirman : { مُهْطِعِينَ إِلَى الدَّاعِ ۖ يَقُولُ الْكَافِرُونَ هَٰذَا يَوْمٌ عَسِر } ( Mereka datang dengan cepat kepada penyeru itu. Orang-orang kafir berkata: “Ini adalah hari yang berat”.) [ Al-Qomar : 8 ] dlam ayat lain Allah berkata : { مَّ إِذَا دَعَاكُمْ دَعْوَةً مِنَ الْأَرْضِ إِذَا أَنْتُمْ تَخْرُجُونَ } ( Kemudian apabila Dia memanggil kamu sekali panggil dari bumi, seketika itu (juga) kamu keluar (dari kubur).) [ A-Rum : 25 ] .

{ فَإِنَّمَا هِيَ زَجْرَةٌ وَاحِدَةٌ } Malikat memanggil mereka denganperintah Allah, dia memanggil tulang-tulang yang telah lapuk, dan juga rambut-rambut yang telah berjatuhan, urat-urat daging, beserta dagingnya, semuanya dipanggil dalam sesaat, dan ketika itu pun langsung terkumpul dan membentuk tubuh manusia seperti sedia kala .

Tafsir Juz Amma (Al-Utsaimin)

فَإِنَّمَا هِيَ زَجْرَةٌ وَاحِدَةٌ (13) فَإِذَا هُمْ بِالسَّاهِرَةِ (14) “Sesungguhnya pengembalian itu hanyalah dengan satu kali tiupan saja, maka dengan serta merta mereka hidup kembali di permukaan bumi.” Pengembalian dari Allah ‘Azza Wa Jalla, mereka dikembalikan, dan mereka akan dipanggil, lalu merekaakan bangkit dari kubur-kubur mereka, dengan sikap satu sikap berdiri di atas bumi, setelah ia berada di bawahnya, Allah Tabaaroka Wa Ta’ala berfirman: إِنْ كَانَتْ إِلَّا صَيْحَةً وَاحِدَةً فَإِذَا هُمْ جَمِيعٌ لَدَيْنَا مُحْضَرُونَ “Tidak adalah teriakan itu selain sekali teriakan saja, maka tiba-tiba mereka semua dikumpulkan kepada Kami.”(QS. Yasin: 53) semua manusia dalam kalimat itu akan keluar dari kubur-kubur mereka dalam keadaan hidup kembali, kemudian mereka akan hadir di hadapan Allah ‘Azza Wa Jalla untuk diberi balasan, oleh karena itu Allah Berfirman: فَإِنَّمَا هِيَ زَجْرَةٌ وَاحِدَةٌ (13) فَإِذَا هُمْ بِالسَّاهِرَةِ (14) “Sesungguhnya pengembalian itu hanyalah dengan satu kali tiupan saja, maka dengan serta merta mereka hidup kembali di permukaan bumi.” Firman-Nya ini serupa dengan firman-Nya: وَمَا أَمْرُنَا إِلَّا وَاحِدَةٌ كَلَمْحٍ بِالْبَصَرِ “Dan perintah Kami hanyalah satu perkataan seperti kejapan mata.”(QS. Al-Qomar: 50) Yakni bahwa jika Allah menginginkan sesuatu Dia hanya akan mengatakan kun (jadilah) satu kali saja, maka akan jadi,dan tidak akan terlambat dari Firman Allah Ta’ala sesaat bagai kedipan mata, tidak ada yang bisa menghalangi Allah suatu apa pun, jika saja semua manusia bangkit dari kubur-kuburnya karena Allah ‘Azza Wa Jalla dengan hanya satu buah kata. Ini adalah sesuatu yang paling menunjukkan bahwa Allah Ta’ala Maha Kuasa atas segala sesuatu, juga tidak ada yang bisa melemahkan-Nya, di langit maupun di bumi, sebagaimana Allah Ta’ala berfirman: وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيُعْجِزَهُ مِنْ شَيْءٍ فِي السَّمَاوَاتِ وَلَا فِي الْأَرْضِ إِنَّهُ كَانَ عَلِيمًا قَدِيرًا “Dan tiada sesuatu pun yang dapat melemahkan Allah baik di langit maupun di bumi. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.”(QS. Fatir: 44)

Tafsir Hidayatul Insan

Allah Subhaanahu wa Ta'aala berfirman menerangkan tentang mudahnya perkara itu.

Tafsir Kemenag

Pengembalian dan pembangkitan itu bukanlah hal yang sulit bagi Allah. Maka pengembalian itu hanyalah dengan sekali tiupan saja oleh malaikat israfil melalui tiupan yang kedua. 14. Maka seketika itu mereka hidup kembali di bumi yang baru. Dengan tiupan sangkakala kedua itu saja semua manusia akan bangkit dari kubur dan digiring ke padang mahsyar.

Referensi Tafsir

  • IN PROGRESS
  • al-Aisar / Abu Bakar Jabir al-Jazairi, mufassir Masjid Nabawi - Madinah, wafat 1439 H
  • al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Lid Diraasatil Qur'aniyyah - Riyadh, terbit 1435 H
  • al-Muyassar / Dr. Shalih Alu Syaikh et al., Menteri Agama KSA, diangkat 1420 H
  • as-Sa'di / 'Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir kontemporer, wafat 1376 H
  • Fathul Qadir / Asy-Syaukani, wafat 1250 H, diringkas Dr. M. Sulaiman al-Asyqar
  • Ibnu Katsir / Ibnu Katsir, wafat 774 H, diringkas Shafiyurrahman al-Mubarakfuri et al.
  • Juz 'Amma / Prof. Dr. Shalih Fauzan, anggota Komite Fatwa KSA, diangkat 1412 H
  • Juz 'Amma / Dr. Abdul Malik bin Muhammad bin 'Abdurrahman al-Qaasim
  • Juz 'Amma / M. Shalih al-Utsaimin, anggota Dewan Ulama Senior KSA, wafat 1421 H
  • COMPLETED
  • Hidayatul Insan / Marwan Hadidi, M.Pd.I, Mudarris Ibnu Hajar Boarding School - Jakarta
  • Kemenag / Kementrian Agama Republik Indonesia, diakses tahun 2018