Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat An-Nazi’at Ayat 10

يَقُولُونَ أَإِنَّا لَمَرْدُودُونَ فِي الْحَافِرَةِ

Arab-Latin: Yaqụlụna a innā lamardụdụna fil-ḥāfirah

Terjemah Arti: (Orang-orang kafir) berkata: "Apakah sesungguhnya kami benar-benar dikembalikan kepada kehidupan semula?

Terjemahan Tafsir Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

10-12. Orang-orang yang mendustakan kebangkitan kembali itu berkata, “apakah kami akan dikembalikan hidup sesudah kami mati dalam perut bumi?”, “Apakah kami akan dihidupkan sesudah kami menjadi tulang tulang yang lapuk?”, Mereka menjawab sendiri, ”kembalinya kita itu hanya akan menjadi kerugian dan kedustaan.”

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

10–11. Orang-orang kafir yang tidak percaya kepada hari kebangkitan berkata: “Apakah kita akan dikembalikan lagi kepada kehidupan yang semula? Apakah kalau kami sudah jadi bongkahan tulang juga akan dibangkitkan?”

Tafsir Al-Wajiz / Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

10-12. Kemudian mereka (orang-orang kafir) yang mendustakan akan datangnya hari kebangkitan (kiamat) berkata : Apakah kami akan dihidupkan kembali sebagaimana kondisi pertama kami (sebelum mati) padahal kami telah masuk ke dalam kubur ?! Apakah kami akan dibangkitkan setalah tulang-benulang kami remuk dan tercerai berai ?! Mereka berkata dengan ejekan : Jika memang apa yang engkau (Muhammad) katakan benar (yaitu kami akan dibangkitkan), maka kami akan menjadi orang-orang yang merugi.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Muhammad bin Shalih asy-Syawi

10. Dan mereka berkata; “Apakah kita akan dikembalikan hidup setelah kematian ?

Al-Mukhtashar fit Tafsir / Markaz Tafsir Lid Diraasatil Qur'aniyyah

(Ayat 10-14)
“(Orang-orang kafir) berkata,” di dunia seraya mendustakan, “Apakah kami benar-benar dikembaliakn kepada kehidupan yang semula? Apakah akan dibangkitkan juga apabila telah menjadi tulang-belulang yang hancur lumat?” Artinya, mereka menganggap mustahil bahwa Allah akan membangkitkan mereka dan mengembalikan mereka setelah mereka menjadi tulang-belulang karena ketidaktahuan mereka akan kuasa Allah dan karena sikap sembrono mereka. Allah berfirman dalam menjelaskan mudahnya hal itu, “Sesungguhnya pengembalian itu hanyalah dengan satu kali tiupan saja,” yakni, ditiup sangkakala, maka tiba-tiba semua manusia “hidup kembali di permukaan bumi,” yakni berada diatas permukaan bumi seraya berdiri menatap, kemudian Allah mengumpulkan mereka semua dan memutuskan perkara di antara mereka dengan hukumNya yang Mahaadil lalu memberi mereka balasan.

Tafsir as-Sa'di / Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di

Ketika itu mereka ( orang-orang musyrik ) takjub dan berkata : Apakah sesunguhnya kami benar-benar akan dikembalikan kepada kehidupan yang semula yaitu didunia ? mereka menyangkal dan mendustakan hari kebangkitan, dan menyangka bahwa mereka akan tetap dalam kematian dan menjadi tanah, akan tetapinAllah mengatakan : { قَالَ مَنْ يُحْيِي الْعِظَامَ وَهِيَ رَمِيمٌ , قُلْ يُحْيِيهَا الَّذِي أَنْشَأَهَا أَوَّلَ مَرَّةٍ ۖ وَهُوَ بِكُلِّ خَلْقٍ عَلِيمٌ } ( ia berkata: “Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang, yang telah hancur luluh?” , Katakanlah: “Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya kali yang pertama. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk. ) [ Surat Yaa Siin : 78 - 79 ] . Bahkan Allah menciptakan mereka dari ketiadaan, lalu apakah Dia tidak mampu menciptakan wujud mereka kembali setelah hancur dalam tanah ?!

{ أَإِنَّا لَمَرْدُودُونَ } Ini adalah pertanyaan mereka yang bertujuan untuk mengingkari peristiwa kebangkitan, mereka berkata : bagaimana kami dikembalikan kepada keadaan kami seperti semula ? jika perkataan Muhammad tentang ini benar maka sungguh kami adalah termasuk orang-orang yang rugi.

Tafsir Juz 'Amma / Prof. Dr. Shalih bin Fauzan al-Fauzan

Lihat pada tafsir surat an-nazi'at ayat 8

Tafsir Juz 'Amma / Muhammad bin Shalih al-Utsaimin

Setelah orang-orang kafir mendengar adanya hari kebangkitan setelah mati, maka mereka merasa heran dan mengejeknya, karena menurut mereka tidak ada hari kebangkitan itu. Itulah sebabnya mereka bertanya demikian.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Orang-orang kafir yang mengingkari hari kebangkitan berkata dengan penuh pengingkaran, 'setelah kematian, apakah kita benar-benar akan dikembalikan kepada kehidupan yang semula''11. 'apakah kita akan dibangkitkan juga apabila kita telah menjadi tulang belulang yang hancur'' mereka memandang persoalan hari kebangkitan hanya dengan pendekatan logika, padahal persoalan ini harus didekati dengan keimanan. Al-qur'an banyak menyajikan dalil meyakinkan tentang keniscayaan hari kebangkitan. '.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat An-Nazi’at Ayat 11 Arab-Latin, Surat An-Nazi’at Ayat 12 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat An-Nazi’at Ayat 13, Terjemahan Tafsir Surat An-Nazi’at Ayat 14, Isi Kandungan Surat An-Nazi’at Ayat 15, Makna Surat An-Nazi’at Ayat 16

Category: Surat An-Nazi'at

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!