Surat An-Nazi’at Ayat 4

فَالسَّابِقَاتِ سَبْقًا

Arti/Makna/Terjemah Indonesia

Dan (malaikat-malaikat) yang mendahului dengan kencang,

Tafsir Al-Muyassar

Para malaikat yang berlomba melaksanakan perintah Allah dengan segera,

Tafsir Juz Amma (Al-Fauzan)

Yaitu malaikat yang mendahului para syaiton ketika membawa wahyu dari Allah kepada para Rasulnya, sehingga para syaithon itu tidak mampu untuk mencuri wahyu tersebut.

Tafsir Juz Amma (Al-Utsaimin)

فَالسَّابِقَاتِ سَبْقًا “dan (malaikat-malaikat) yang mendahului dengan kencang,” Mereka juga adalah malaikat yang cepat melaksanakan perintah Allah ‘Azza Wa Jalla, oleh karena itu, para malaikat lebih cepat dalam melaksanakan perintah Allah dibandingkan anak-anak Adam. Saat mensifati malaikat penjaga neraka, Allah berfirman: عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ “penjaganya malaikat-malaikat yang kasar (ucapannya), yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.”(QS. At-Tahriim: 6)
Allah ‘Azza Wa Jalla berfirman: وَمَنْ عِنْدَهُ لَا يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِهِ وَلَا يَسْتَحْسِرُونَ (19) يُسَبِّحُونَ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ لَا يَفْتُرُون “Dan malaikat-malaikat yang di sisi-Nya, mereka tiada mempunyai rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tiada (pula) merasa letih. Mereka selalu bertasbih malam dan siang tiada henti-hentinya.”(QS. Al-Anbiya: 19-20) Mereka adalah makhluk yang bergegas melaksanakan perintah Allah ‘Azza Wa Jalla , mereka tidak benentang perintah-Nya, mereka senantiasa melakukan segala yang diperintahkan kepada mereka. Karena kuat dan kemampuan mereka dalam melakukan perintah-perintah Allah ‘Azza Wa Jalla.

Tafsir Hidayatul Insan

Mereka sangat segera memenuhi perintah Allah, mendahului para setan ketika menyampaikan wahyu kepada para rasul Allah sehingga mereka (para setan) tidak dapat mencurinya.

Tafsir Kemenag

1-5. Allah memulai surah ini dengan sumpah demi malaikat yang diberinya tugas berat. Di antara tujuannya adalah agar manusia menghayati peran-peran tersebut dalam kehidupan. Demi malaikat yang mencabut nyawa kaum kafir dengan keras dan kasar sebagai tanda kegeraman para malaikat itu terhadap mereka. Demi malaikat yang mencabut nyawa orang mukmin dengan halus dan lemah lembut sebagai tanda simpati para malaikat itu kepada mereka. Malaikat mencabut nyawa mereka sambil berkata, 'wahai jiwa yang tenang, kembalilah ke tuhanmu dengan hati yang rida dan diridai-Nya. ' demi malaikat yang turun dari langit dengan cepat untuk melaksanakan tugas dari Allah sembari selalu bertasbih menyucikan Allah dan mengagungkannya sepanjang waktu, dan demi malaikat yang mendahului yang lain dengan kencang, cepat, dan cekatan untuk melakukan tugas-tugasnya tanpa mengulur waktu, dan demi malaikat yang mengatur urusan dunia, seperti pengisaran angin, turunnya hujan, dan sebagainya sesuai perintah Allah

Referensi Tafsir

  • IN PROGRESS
  • al-Aisar / Abu Bakar Jabir al-Jazairi, mufassir Masjid Nabawi - Madinah, wafat 1439 H
  • al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Lid Diraasatil Qur'aniyyah - Riyadh, terbit 1435 H
  • al-Muyassar / Dr. Shalih Alu Syaikh et al., Menteri Agama KSA, diangkat 1420 H
  • as-Sa'di / 'Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir kontemporer, wafat 1376 H
  • Fathul Qadir / Asy-Syaukani, wafat 1250 H, diringkas Dr. M. Sulaiman al-Asyqar
  • Ibnu Katsir / Ibnu Katsir, wafat 774 H, diringkas Shafiyurrahman al-Mubarakfuri et al.
  • Juz 'Amma / Prof. Dr. Shalih Fauzan, anggota Komite Fatwa KSA, diangkat 1412 H
  • Juz 'Amma / Dr. Abdul Malik bin Muhammad bin 'Abdurrahman al-Qaasim
  • Juz 'Amma / M. Shalih al-Utsaimin, anggota Dewan Ulama Senior KSA, wafat 1421 H
  • COMPLETED
  • Hidayatul Insan / Marwan Hadidi, M.Pd.I, Mudarris Ibnu Hajar Boarding School - Jakarta
  • Kemenag / Kementrian Agama Republik Indonesia, diakses tahun 2018