Surat An-Naba Ayat 26

Text Bahasa Arab dan Latin

جَزَاءً وِفَاقًا

Arti/Makna/Terjemah Indonesia

Sebagai pambalasan yang setimpal.

Tafsir Al-Muyassar

Mereka di balas demikian sebagai balasan yang adil sesuai dengan amal-amal mereka yang mereka kerjakan di dunia.

Tafsir Juz Amma (Al-Fauzan)

Apa yang mereka dapati didalam neraka dari azab dan sisksaan adalah merupakan balasan terhadap kekufuran dan kesesatan yang mereka lakukan ketika mereka didunia, dan sesungguhnya Allah tidak menzholimi mereka, melainkan adalah balasan terhadap kelakuan mereka.

Dan balasan yang mereka dapat adalah setimpal dengan apa yang mereka lakukan ketika didunia, maka barangsiapa yang melakukan kebaikan maka kebaikan pula yang akan mereka dapatkan dari balasan itu, dan barangsiapa yang melakukan keburukan maka keburukan juga lah yang sesuai untuknya, Allah ta'ala mengatakan dalam hadits qudsi : ((يَا عِبَادِي إِنّمَا هِيَ أَعْمَالُكُمْ أُحْصِيهَا لَكُمْ. ثُمّ أُوَفّيكُمْ إِيّاهَا. فَمَنْ وَجَدَ خَيْراً فَلْيَحْمَدِ اللّهَ. وَمَنْ وَجَدَ غَيْرَ ذَلِكَ فَلاَ يَلُومَنّ إِلاّ نَفْسَهُ)) : Wahai para hamba-Ku, sesungguhnya ia hanyalah perbuatan-perbuatan kalian yang aku perhitungkan bagi kalian kemudian Aku cukupkan buat kalian; barangsiapa yang mendapatkan kebaikan, maka hendaklah ia memuji Allah dan barangsiapa yang mendapatkan selain itu, maka janganlah ia mencela selain dirinya sendiri.” (HR.Muslim) ; maka sesungguhnya kalian sendirilah yang melakukannya untuk diri kalian sendiri.

Tafsir Juz Amma (Al-Utsaimin)

جَزَاءً وِفَاقًا “sebagai pembalasan yang sesuai” Maknanya: Mereka dibalas dengan balasan itu sesuai dengan amal perbuatan mereka tanpa terzalimi, Allah tabaaraka wa Ta’ala berfirman: إِنَّ اللَّهَ لَا يَظْلِمُ النَّاسَ شَيْئًا وَلَكِنَّ النَّاسَ أَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ “Sesungguhnya Allah tidak berbuat zalim kepada manusia sedikit pun, akan tetapi manusia itulah yang berbuat zalim kepada diri mereka sendiri.”(QS. Yunus: 44)
Balasan tersebut sesuai dan cocok dengan perbuatan mereka.

Tafsir Hidayatul Insan

Mereka mendapatkan hukuman yang buruk itu adalah sebagai balasan yang sesuai dengan amal yang mereka lakukan. Allah tidaklah menzalimi mereka, tetapi merekalah yang menzalimi diri mereka sendiri. Pada ayat selanjutnya Allah Subhaanahu wa Ta'aala menyebutkan beberapa amalan mereka sehingga mereka pantas mendapatkan azab itu.

Tafsir Kemenag

Semua itu kami sediakan sebagai pembalasan yang setimpal atas perbuatan buruk mereka. Ancaman Allah melalui para rasul-Nya terhadap mereka ketika di dunia benar-benar akan terbukti. 27. Mereka pantas menerima siksa jahanam karena sesungguhnya dahulu mereka tidak pernah mengharapkan perhitungan amal di akhirat, bahkan mereka mendustakan dan menertawakan hari perhitungan itu. Jika mereka meyakini hari perhitungan, pasti mereka akan berbuat kebajikan.

Referensi Tafsir

  • al-Aisar / Abu Bakar Jabir al-Jazairi, mufassir Masjid Nabawi - Madinah, wafat 1439 H
  • al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Lid Diraasatil Qur'aniyyah - Riyadh, terbit 1435 H
  • al-Muyassar / Dr. Shalih Alu Syaikh et al., Menteri Agama KSA, diangkat 1420 H
  • as-Sa'di / 'Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir kontemporer, wafat 1376 H
  • Fathul Qadir / Asy-Syaukani, wafat 1250 H, diringkas Dr. M. Sulaiman al-Asyqar
  • Ibnu Katsir / Ibnu Katsir, wafat 774 H, diringkas Shafiyurrahman al-Mubarakfuri et al.
  • Juz 'Amma / Prof. Dr. Shalih Fauzan, anggota Komite Fatwa KSA, diangkat 1412 H
  • Juz 'Amma / Dr. Abdul Malik bin Muhammad bin 'Abdurrahman al-Qaasim
  • Juz 'Amma / M. Shalih al-Utsaimin, anggota Dewan Ulama Senior KSA, wafat 1421 H
  • Hidayatul Insan / Marwan bin Musa, Mudarris Ibnu Hajar Boarding School - Jakarta
  • Kemenag / Kementrian Agama Republik Indonesia, diakses tahun 2018