Surat An-Naba Ayat 25

إِلَّا حَمِيمًا وَغَسَّاقًا

Arab Latin: Illā ḥamīmaw wa gassāqā

Terjemahan Arti: Selain air yang mendidih dan nanah,

TERJEMAH TAFSIR

21-26. Pada hari itu,neraka jahanam mengintai orang orang kafir Yang mana neraka jahanam itu memang disiapkan bagi mereka. Ia adalah tempat kembali bagi orang orang kafir sebagai tempat kembali mereka,mereka tinggal disana selama-lamanya,tidak berpenghabisan, Mereka tidak diberi makan dengan sesuatu yang mendinginkan panasnya,tidak diberi minum yang menghilangkan dahaga mereka, Kecuali air panas dan nanah penghuni neraka, Mereka di balas demikian sebagai balasan yang adil sesuai dengan amal-amal mereka yang mereka kerjakan di dunia.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

25–26. Mereka hanya akan mendapatkan air yang sangat panas dan mendidih. Mereka meminta air dari kulit orang-orang yang sedang diazab. Mereka semua mendapat balasan atas kekufuran dan segala perbuatan mereka

Tafsir Al-Wajiz / Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

21-25. Kemudian setelah Allah menjelaskan ke Maha Kuasaan-Nya atas makhluk-Nya, Allah menjelaskan balasan bagi orang-orang kafir, dimana (Ia) mengabarkan bahwa jahannam adalah tempat bagi mereka untuk di adzab di akhirat. Allah jerat mereka dengan adzab, Allah janjikan bagi mereka suatu tempat yang menanti (mereka) dengan segala sesuatunya yang di dalamnya terdapat kejelekan dengan sebab amalan buruk mereka. Allah kabarkan kondisi jahannam bagi mereka yang nekat untuk menerobos ketentuan-ketentuan Allah (selama di dunia). Bagi mereka (orang-orang kafir) tempatnya adalah di neraka sepanjang masa tiada akhir. Dikecualikan darinya orang-orang mukmin yang bermaksiat sehingga masuk ke dalam neraka untuk disucikan atas dosa-dosanya, kemudian ia (kaum mukminin) dikeluarkan untuk menuju ke dalam surga. Mereka orang-orang kafir tidak akan pernah merasakan apa yang mereka kaum mukminin beristirahat didalamnya (surga), begitu pula kaum mukminin tidak akan merasakan kehausan (sebagaimana orang-orang kafir); Bahkan minuman-minuman mereka (orang-orang kafir) pada hari itu adalah air yang mendidih dan nanah para penghuni neraka. Kemudian Allah menjelaskan balasan bagi mereka (orang-orang kafir) atas apa yang mereka amalkan dari amalan-amalan penghuni neraka.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Muhammad bin Shalih asy-Syawi

25. Tidak ada yang mereka minum kecuali air yang panas, yaitu air nanah dari penduduk neraka.

Al-Mukhtashar fit Tafsir / Markaz Tafsir Lid Diraasatil Qur'aniyyah

Ayat 17-25
Allah menyebutkan apa apa yang akan terjadi di hari kiamat yang dipertanyakan oleh mereka yang mendustakan dan ditentang oleh para pembangkang. Hari kiamat adalah hari besar dan Allah menjadikannya sebagai “ hari keputusan” untuk manusia, “ yaitu hari ( yang pada waktu itu ) ditiup sangkakala lalu kamu datang berkelompok kelompok.” Pada hari itu kalian berlarian, karena mat menakutkan dan menggelisahkan, yang membuat anak beruban dan membuat hati risau. Gunung gunung berjalan hingga seperti debu yang dihamburkan, langit terbelah hingga menjadi berpintu pintu, dan Allah memutuskan perkara antara sesama manusia dengan hukumnya yang tidak lalim. Neraka jahannam dinyalakan yang telah disediakan Allah dan diintaikan untuk mereka yang melampaui batas, dan dijadikannya sebagai tempat kembali bagi mereka. Mereka tinggal di dalamnya dalam jangka waktu yang amat lama. Kata alhiqabu sebagaimana dinyatakan oleh banyak ulama tafsir adalah jangka waktu selama delapan puluh tahun ( jamaknya adalah ahqaabun ). Ketika mereka melintasinya, “ mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak ( pula mendaptat) minuman,” yakni tidak ada air yang menyejukan kulit mereka dan yang bisa menghapus dahaga mereka, “ kecuali air yang mendidih,” yakni, air panas yang mematangkan wajah mereka dan memutuskan usus mereka, “ dan nanah” yakni nanah penduduk neraka yang begitu menyengat baunya dan tidak enak rasanya.

Tafsir as-Sa'di / Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di

Melainkan air mendidih yang menjadi pengganti air dingin yang segar, dan nanah akan menjadi minuman selama mereka di neraka, yaitu nanah yang mengalir dari luka badan mereka yang disebabkan oleh pedihnya siksaan yang mereka rasakan.

Tafsir Juz 'Amma / Prof. Dr. Shalih bin Fauzan al-Fauzan

إِلَّا حَمِيمًا وَغَسَّاقًا “selain air yang mendidih dan nanah,” Menurut para pakar ilmu nahwu, istitsnaa (pengecualian tentang yang akan dirasakan penduduk neraka) di sini munqathi’ (terputus), karena al-Mustatsnaa (yang dikecualikan yaitu air mendidih dan nanah) tidak sejenis dengan al-Mustatsna minhu ( yaitu yang disebutkan pada ayat sebelumnya ) Maknanya: mereka tidak akan memperoleh kecuali al-Hamim yaitu air yang paling mendidih: يُغَاثُوا بِمَاءٍ كَالْمُهْلِ يَشْوِي الْوُجُوهَ “mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan muka. ” (QS. alKahfi: 29), وَسُقُوا مَاءً حَمِيمًا فَقَطَّعَ أَمْعَاءَهُمْ “dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong-motong ususnya”(QS. Muhammad: 15)

وَغَسَّاقًا : Nanah adalah minuman yang berbau busuk dan amat dingin maka terkumpul untuk mereka–semoga Allah melindungi kita- antara yang amat sangat panas dan air yang amat sangat dingin, agar mereka merasakan siksa dari dua sisi: yaitu suhu panas dan suhu dingin. Bahkan sebagian ahli tafsir menuturkan: Maksud nanah disini adalah nanah penduduk nereka dan cairan berbau busuk yang keluar dari mulut mereka, keringat dan cairan menjijikan lainnya. Bagaimana pun juga ayat ini menunjukkan bahwa mereka tidak akan merasakan selain minuman yang memutus usus-usus mereka karena saking panasnya dan membekukan hati-hati mereka karena saking dinginnya. Semoga Allah menyelamatkan kita. Apabila semua macam siksa di atas terkumpul, maka itu menjadi siksaan yang berlipat-lipat.

Tafsir Juz 'Amma / Muhammad bin Shalih al-Utsaimin

Yang memutuskan usus-usus mereka.

Yaitu nanah penghuni neraka; yang sangat bau dan sangat tidak enak rasanya.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Mereka tidak diberi minuman apa pun selain air yang mendidih yang menghancurkan usus mereka dan nanah yang keluar dari kulit-kulit mereka yang berbau busuk dan menjijikkan. 26. Semua itu kami sediakan sebagai pembalasan yang setimpal atas perbuatan buruk mereka. Ancaman Allah melalui para rasul-Nya terhadap mereka ketika di dunia benar-benar akan terbukti.

Tafsir Ringkas Kemenag

Surat An Naba Ayat 25