Surat An-Naba Ayat 17

Text Bahasa Arab dan Latin

إِنَّ يَوْمَ الْفَصْلِ كَانَ مِيقَاتًا

Arti/Makna/Terjemah Indonesia

Sesungguhnya Hari Keputusan adalah suatu waktu yang ditetapkan,

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya hari penetapan keputusan diantara makhluk,yaitu hari kiamat,merupakan waktu yang telah ditentukan untuk orang orang terdahulu dan orang orang kemudian,

Tafsir Juz Amma (Al-Fauzan)

Diawal surat Allah menyebutkan berita yang orang-orang kafir musyrikin saling bertanya tentangnya, yaitu berita tentang kebangkitan setelah kematian yang disampakain oleh Rasulullah Muhammad kepada mereka, dan kemudian Allah menyebutkan bergabai dalil dan bukti akan kebenaranya, dan pada ayat ini Allah menyebutkan bahwa berita itu adalah tentang hari keputusan, yaitu hari kiamat.

Allah mengatakan bahwa terjadinya hari kiamat pada hari ditiupnya sangkakala, dan hari itu telah Allah tentukan waktunya dan sedikpun tidak dimajukan ataupun diundur, jika waktu itu telah tiba maka hari itupun sangkakala ditiupkan dan terjadilah kiamat, sangkala itu akan ditiup oleh Malaikat israfil dan akan meniupnya sebanyak dua kali pada waktu berbeda :

Tiupan sangkakala pertama : pada saat itu seluruh ummat manusia dibinasakan, seluruh makhluk hidup akan mati kecuali siapa yang dikehendaki Allah, sebagaimana yang Allah katakan : ( وَنُفِخَ فِي الصُّورِ فَصَعِقَ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَمَنْ فِي الْأَرْضِ إِلَّا مَنْ شَاءَ اللَّهُ ۖ) ( Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah ) : Az-Zumar 68 .

Kemudian ditiupkan sangkakala yang kedua : yaitu ditiupnya sangkakala untuk membangkitkan seluruh manusia dari kubur mereka untuk menghadap kepada Tuhan semesta alam, mereka kembali pada bentuk tubuh mereka seperti semula, dan tidak satupun dari mereka yang akan bisa menghindar, ketika malaikat israfil meniupkan sangkakala yang kedua kalinya, maka ruh-ruh kembali ke tubuhnya, Allah berfirman : ( ثُمَّ نُفِخَ فِيهِ أُخْرَىٰ فَإِذَا هُمْ قِيَامٌ يَنْظُرُونَ ) (Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu (putusannya masing-masing )) , mereka menunggu kemana mereka akan berjalan, dan semua ini adalah mudah bagi Allah.

Tafsir Juz Amma (Al-Utsaimin)

إِنَّ يَوْمَ الْفَصْلِ “Sesungguhnya Hari Keputusan” Adalah hari kiamat, dinamakan hari keputusan karena pada hari itu Allah memberi keputusan pada perselisihan yang ada pada hamba-hamba-Nya, pada perkara yang mereka perdebatkan, hari itu juga dipisahkan antara para pengikut kebenaran dengan pengikut kebatilan, orang-orang kafir dengan orang-orang beriman, orang-orang yang melampaui batas dengan orang-orang yang adil, dan pada hari itu juga dipisahkan antara penghuni surga dengan penghuni neraka. Sekelompok orang akan berada di surga dan kelompok lainnya berada di neraka.
كَانَ مِيقَاتًا “adalah suatu waktu yang ditetapkan ” Maknanya: waktu ditetapkannya balasan dan waktu yang telah ditetapkan dengan jangka tertentu, sebagaimana Allah Ta’ala berfirman: وَمَا نُؤَخِّرُهُ إِلَّا لِأَجَلٍ مَعْدُودٍ “Dan kami tiadalah menundanya, melainkan sampai waktu yang ditentukan.” (QS. Hud: 104) bagaimana menurut anda dengan sesuatu yang waktu tibanya telah ditetapkan dengan jangka tertentu, anda lihat ajal begitu cepat berlalu, hari demi hari sampai akhirnya seorang insan tiba batasan akhirnya, begitu juga dunia terus belalu,hari demi hari hingga berhenti dibatas akhirnya,oleh kerenanya Allah Ta’ala berfirman: وَمَا نُؤَخِّرُهُ إِلَّا لِأَجَلٍ مَعْدُودٍ “Dan kami tiadalah menundanya, melainkan sampai waktu yang ditentukan.” dan segala sesuatu yang terhitung pasti akan berakhir.

Tafsir Hidayatul Insan

Selanjutnya Allah Subhaanahu wa Ta'aala menyebutkan hal yang akan terjadi pada hari Kiamat, hari yang mereka saling bertanya-tanya tentangnya dan diingkari oleh orang-orang yang yang keras kepala. Hari yang besar yang Allah Subhaanahu wa Ta'aala telah menetapkan waktunya.

Tafsir Kemenag

Beralih dari penyebutan sembilan tanda kekuasaan-Nya, Allah lalu menyatakan hari kebangkitan sebagai suatu keniscayaan. Sungguh, hari keputusan adalah suatu waktu yang telah ditetapkan. Hanya Allah yang tahu kapan hari kiamat terjadi. Pada hari itu semua persoalan manusia akan diputuskan oleh Allah dengan seadil-adilnya. 18. Hari keputusan itu tiba pada hari ketika sangkakala ditiup oleh israfil, lalu kamu akan bangkit dari kuburmu dan datang berbondong-bondong dan berduyun-duyun menuju tempat berkumpul, yaitu padang mahsyar untuk menanti keputusan Allah.

Referensi Tafsir

  • al-Aisar / Abu Bakar Jabir al-Jazairi, mufassir Masjid Nabawi - Madinah, wafat 1439 H
  • al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Lid Diraasatil Qur'aniyyah - Riyadh, terbit 1435 H
  • al-Muyassar / Dr. Shalih Alu Syaikh et al., Menteri Agama KSA, diangkat 1420 H
  • as-Sa'di / 'Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir kontemporer, wafat 1376 H
  • Fathul Qadir / Asy-Syaukani, wafat 1250 H, diringkas Dr. M. Sulaiman al-Asyqar
  • Ibnu Katsir / Ibnu Katsir, wafat 774 H, diringkas Shafiyurrahman al-Mubarakfuri et al.
  • Juz 'Amma / Prof. Dr. Shalih Fauzan, anggota Komite Fatwa KSA, diangkat 1412 H
  • Juz 'Amma / Dr. Abdul Malik bin Muhammad bin 'Abdurrahman al-Qaasim
  • Juz 'Amma / M. Shalih al-Utsaimin, anggota Dewan Ulama Senior KSA, wafat 1421 H
  • Hidayatul Insan / Marwan bin Musa, Mudarris Ibnu Hajar Boarding School - Jakarta
  • Kemenag / Kementrian Agama Republik Indonesia, diakses tahun 2018