Surat Al-Qiyamah Ayat 34

Text Bahasa Arab dan Latin

أَوْلَىٰ لَكَ فَأَوْلَىٰ

Arti/Makna/Terjemah Indonesia

Kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu,

Tafsir Hidayatul Insan

Imam Nasa’i meriwayatkan dengan sanadnya yang sampai kepada Sa’id bin Jubair ia berkata: Aku bertanya kepada Ibnu Abbas (tentang firman Allah Ta’ala), “Celakalah kamu! Maka celakalah!-- Sekali lagi, celakalah kamu (manusia)! Maka celakalah! Ia berkata, “Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengucapkannya kepada Abu Jahal, kemudian Allah ‘Azza wa Jalla menurunkan ayat tersebut.” (Syaikh Muqbil berkata, “Hadits tersebut para perawinya adalah para perawi hadits shahih.”)

Tafsir Kemenag

34-35. Atas sikapnya yang buruk terhadap Allah dan sesama khususnya kepada keluarga, ayat ini menggambarkan kecaman yang diterimanya. Celakalah kamu! maka celakalah! sekali lagi, celakalah kamu hai manusia durhaka! maka celakalah! kalimat dalam ayat-ayat ini tertuju kepada setiap orang yang durhaka dan mengingkari keniscayaan kiamat

Referensi Tafsir

  • al-Aisar / Abu Bakar Jabir al-Jazairi, mufassir Masjid Nabawi - Madinah, wafat 1439 H
  • al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Lid Diraasatil Qur'aniyyah - Riyadh, terbit 1435 H
  • al-Muyassar / Dr. Shalih Alu Syaikh et al., Menteri Agama KSA, diangkat 1420 H
  • as-Sa'di / 'Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir kontemporer, wafat 1376 H
  • Fathul Qadir / Asy-Syaukani, wafat 1250 H, diringkas Dr. M. Sulaiman al-Asyqar
  • Ibnu Katsir / Ibnu Katsir, wafat 774 H, diringkas Shafiyurrahman al-Mubarakfuri et al.
  • Juz 'Amma / Prof. Dr. Shalih Fauzan, anggota Komite Fatwa KSA, diangkat 1412 H
  • Juz 'Amma / Dr. Abdul Malik bin Muhammad bin 'Abdurrahman al-Qaasim
  • Juz 'Amma / M. Shalih al-Utsaimin, anggota Dewan Ulama Senior KSA, wafat 1421 H
  • Hidayatul Insan / Marwan bin Musa, Mudarris Ibnu Hajar Boarding School - Jakarta
  • Kemenag / Kementrian Agama Republik Indonesia, diakses tahun 2018