Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Al-Qiyamah Ayat 35

ثُمَّ أَوْلَىٰ لَكَ فَأَوْلَىٰ

Arab-Latin: ṡumma aulā laka fa aulā

Terjemah Arti: Kemudian kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu.

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

31-35. Orang kafir itu tidak beriman kepada Rasul dan al-Quran, serta dia menunaikan kewajiban shalat untuk Allah, sebaliknya dia malah mendustakan al-Quran, berpaling dan menolak beriman, kemudian dia kembali kepada keluarganya dengan berjalan penuh kesombongan. Celakalah kamu dan celakalah, kemudian celakalah kamu dan celakalah.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

35. Kemudian Allah mengulangi kalimat-Nya sebagai penegasan dengan firman-Nya: "Kemudian kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu."

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

34-35 Kecelakan dan kebinasaanlah bagi mereka. Ini adalah penegasan untuk kalimat pertama dan menjadi ancaman atas perbuatan mereka. Adapun kalimat kedua bermaksud untuk menegaskan lagi. Abu Jahal pernah berkata: Apa yang akan engkau gunakan untuk mengancamku? Engkau maupun Tuhanmu tidak akan mampu berbuat apa-apa kepadaku, karena aku adalah orang paling mulia di negeri ini. Namun Abu Jahal terbunuh ketika perang Badar

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

34-35. Allah mengancam orang kafir ini yang sombong dan celaka, Allah berkata : Sungguh musibah di atas musibah; Sungguh engkau telah dimuliakan dengan permisalan apa yang Allah perintahkan, agar engkau selamat dari api neraka dan lolos (darinya) dengan ridha dari Allah.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

34-35. Kemudian Allah mengancamnya dengan FirmanNya, “Kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu, kemudian kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu.” Ini adalah kata-kata ancaman. Dan Allah mengulang untuk menegaskan ancamanNya.

Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di

Kutukan terhadap orang kafir ini diulang-ulang sampai empat kali: (1) Pada saat ia akan mati, (2) Ketika berada dalam kubur, (3) Pada waktu hari berbangkit, dan (4) Di dalam neraka Jahanam.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


34-35. Atas sikapnya yang buruk terhadap Allah dan sesama khususnya kepada keluarga, ayat ini menggambarkan kecaman yang diterimanya. Celakalah kamu! maka celakalah! sekali lagi, celakalah kamu hai manusia durhaka! maka celakalah! kalimat dalam ayat-ayat ini tertuju kepada setiap orang yang durhaka dan mengingkari keniscayaan kiamat. 36. Pembuktian keniscayaan kiamat pada ayat ini ditekankan pada hikmahnya. Manusia yang durhaka menduga bahwa hidup hanya di dunia setelah itu selesai. Ayat ini mengecam hal tersebut. Apakah manusia mengira, dia akan dibiarkan begitu saja tanpa pertanggungjawaban'.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Al-Qiyamah Ayat 36 Arab-Latin, Surat Al-Qiyamah Ayat 37 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Al-Qiyamah Ayat 38, Terjemahan Tafsir Surat Al-Qiyamah Ayat 39, Isi Kandungan Surat Al-Qiyamah Ayat 40, Makna Surat Al-Insan Ayat 1

Category: Surat Al-Qiyamah

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!