Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Al-Qiyamah Ayat 22

وُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ نَاضِرَةٌ

Arab-Latin: Wujụhuy yauma`iżin nāḍirah

Terjemah Arti: Wajah-wajah (orang-orang mukmin) pada hari itu berseri-seri.

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

22-23. Wajah orang-orang yang berbahagia pada Hari Kiamat akan berbinar, bersuka cita dan bergembira, wajah-wajah itu akan melihat Penciptanya dan pemegang urusannya, maka wajah-wajah itu mendapatkan kenikmatan karenanya.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

22. Wajah-wajah orang yang beriman dan yang berbahagia pada hari itu terang bercahaya.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

22. وُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ نَّاضِرَةٌ (Wajah-wajah (orang-orang mukmin) pada hari itu berseri-seri)
Yakni wajah yang bersinar dan berseri-seri.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

22. Pada hari kiamat, wajah-wajah orang mukmin sangat bercahaya penuh kegembiraan atas kabar nikmat yang akan mereka dapatkan

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

22-23. Allah mengabarkan bahwa wajah orang-orang yang gembira pada hari kiamat berseri-seri, mereka melihat kepada Tuhan mereka dengan mata kepala mereka tanpa penghalang, dengan pandangan senang dan suka-cita, inilah sebesar-besar nikmat yang Allah berikan kenikmatan ini kepada penghuni surga pada hari kiamat. Kami memohon kepada Allah Al Karim dari karunia-Nya.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

22-23. Kemudian Allah menyebutkan apa-apa yang menumbuhkan semangat untuk lebih mementingkan akhirat dan menjelaskan kondisi penghuninya serta tingkatan-tingkatan mereka. Allah berfirman tentang balasan orang-orang yang lebih mementingkan akhirat daripada dunia, “wajah-wajah (orang-orang Mukmin) pada hari itu berseri-seri,” yakni berseri, cerah dan bercahaya, karena dalam diri mereka terdapat kenikmatan hati, kebahagiaan jiwa, serta kenikmatan ruhani. “Kepada Rabbnyalah mereka melihat,” yakni mereka memandang Rabb mereka berdasarkan tingkatan mereka. Ada di antara mereka yang memandang setiap hari, di pagi dan di sore hari. Ada di antara mereka yang memandang pada hari Jumat saja, mereka bersenang-senang dengan melihat Wajah Allah Yang Mahamulia dan keindahanNya yang jelas yang tidak ada sesuatu pun menyerupaiNya. Ketika para penghuni surga melihatNya, mereka lupa akan kenikmatan dan kebahagiaan yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Wajah-wajah mereka kian berseri dan indah. Kita memohon kepada Allah agar menjadikan kita bersama mereka.

Aisarut Tafasir / Abu Bakar Jabir al-Jazairi, pengajar tafsir di Masjid Nabawi

Selanjutnya Allah Subhaanahu wa Ta'aala menyebutkan keadaan orang-orang yang mengutamakan akhirat.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


22-23. Setelah mengecam orang yang durhaka, ayat ini menjelaskan tentang keadaan manusia di akhirat sesuai dengan amalnya ketika di dunia. Wajah-wajah orang mukmin pada hari itu di akhirat berseri-seri karena rasa bahagia yang ada padanya ketika memandang tuhannya

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Al-Qiyamah Ayat 23 Arab-Latin, Surat Al-Qiyamah Ayat 24 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Al-Qiyamah Ayat 25, Terjemahan Tafsir Surat Al-Qiyamah Ayat 26, Isi Kandungan Surat Al-Qiyamah Ayat 27, Makna Surat Al-Qiyamah Ayat 28

Category: Surat Al-Qiyamah

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!