Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Al-Qiyamah Ayat 21

وَتَذَرُونَ الْآخِرَةَ

Arab-Latin: Wa tażarụnal-ākhirah

Terjemah Arti: Dan meninggalkan (kehidupan) akhirat.

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

21. Dan kalian meninggalkan kehidupan Akhirat yang jalan mencapainya adalah dengan menjalankan segala ketaatan yang diperintahkan Allah dan meninggalkan segala perbuatan haram yang dilarang-Nya.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

21. Kalian juga meninggalkan perbuatan dan bekal kehidupan akhirat

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

20-21. Sekali-kali tidak, wahai orang-orang musyrik, perkaranya tidak sebagaimana kalian katakan bahwa : Bahwasanya kalian tidak akan pernah dibangkitkan setelah kematian kalian. Akan tetapi, manusia yang menyeru kalian seperti ini adalah dia (manusia) yang mencintai kehidupan dunia dan perhiasannya, meninggalkan amalan shalih untuk akhirat dan hanyut dalam kenikmatannya.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

20-21. Maknanya, inilah yang menyebabkan kalian lalai dan berpaling dari nasihat dan peringatan Allah, karena sesungguhnya kalian “sebenarnya kamu (hai manusia) mencintai kehidupan dunia,” kalian berusaha untuk mendapatkan kenikmatan-kenikmatan dan kesenangan-kesenangannya. Kalian lebih mementingkan dunia daripada akhirat sehingga kalian tidak beramal untuk akhirat, karena kenikmatan dan kesenangan dunia memang disegerakan. Manusia silau dalam mencintai sesuatu yang bersifat segera sedangkan akhirat dilalaikan, padahal di sanalah tempat kenikmatan abadi. Karena itulah kalian melalaikannya dan kalian meninggalkannya seolah-olah kalian tidak diciptakan untuk akhirat. Dan seolah-olah dunia ini adalah tempat keabadian yang mengharuskan usia-usia berharga dicurahkan untuknya siang dan malam. Dengan demikian, kebenaran terbalik bagi kalian dan kalian mendapatkan kerugian. Andai kalian lebih mementingkan akhirat daripada dunia dan bisa melihat resiko berbagai perbuatan secara mendalam dan dengan akal, niscaya kalian akan berhasil dan mendapatkan keuntungan yang tidak terselip adanya kerugian dan niscaya kalian akan mendapatkan kemenangan yang tidak disertai kesengsaraan.

Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di

Sehingga kamu tidak beramal untuknya seakan-akan kamu diciptakan bukan untuknya, dan seakan-akan dunia adalah tempat menetap yang perlu untuk diberikan pengorbanan pikiran dan tenaga sehingga hakikat menjadi berubah di hadapanmu dan kamu pun mendapatkan kerugian. Kalau sekiranya kamu mengutamakan akhirat di atas dunia, kamu melihat akibat (akhir) dari sesuatu sebagaimana orang yang berakal melihat, tentu kamu akan beruntung.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


20-21. Ayat ini kembali menceritakan tentang orang-orang yang mengabaikan petunjuk Al-Qur'an. Tidak! bahkan kamu terlalu mencintai kehidupan dunia yang fana ini, dan mengabaikan kehidupan akhirat yang sempurna dan abadi. 22-23. Setelah mengecam orang yang durhaka, ayat ini menjelaskan tentang keadaan manusia di akhirat sesuai dengan amalnya ketika di dunia. Wajah-wajah orang mukmin pada hari itu di akhirat berseri-seri karena rasa bahagia yang ada padanya ketika memandang tuhannya.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Al-Qiyamah Ayat 22 Arab-Latin, Surat Al-Qiyamah Ayat 23 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Al-Qiyamah Ayat 24, Terjemahan Tafsir Surat Al-Qiyamah Ayat 25, Isi Kandungan Surat Al-Qiyamah Ayat 26, Makna Surat Al-Qiyamah Ayat 27

Category: Surat Al-Qiyamah

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!