Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Al-Qiyamah Ayat 20

كَلَّا بَلْ تُحِبُّونَ الْعَاجِلَةَ

Arab-Latin: Kallā bal tuḥibbụnal-'ājilah

Terjemah Arti: Sekali-kali janganlah demikian. Sebenarnya kamu (hai manusia) mencintai kehidupan dunia,

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

20-21. Perkaranya tidak sebagaimana yang kalian klaim (wahai kaum musyrikin) bahwa tidak ada kebangkitan, dan tidak ada pembalasan amal, sebaliknya kalian adalah orang-orang yang mencintai dunia dan perhiasannya, meninggalkan dan melalaikan akhirat dengan segala kenikmatannya.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

20. Sekali-kali tidak demikian, perkaranya tidak sebagaimana yang kalian duga dalam hal mustahilnya terjadi kebangkitan. Kalian tahu bahwa Żat Yang Mahakuasa untuk menciptakan kalian dari semula tidak akan kesulitan untuk menghidupkan kalian setelah kematian kalian, akan tetapi sebab pendustaan kalian terhadap kebangkitan adalah kecintaan kalian terhadap kehidupan dunia yang cepat berlalu.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

20. Tidak! Untuk mencela manusia yang mencintai kehidupan dunia. Tapi kalian wahai orang kafir justru memilih dan mencintai kehidupan dunia dan segala tipu dayanya

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

20-21. Sekali-kali tidak, wahai orang-orang musyrik, perkaranya tidak sebagaimana kalian katakan bahwa : Bahwasanya kalian tidak akan pernah dibangkitkan setelah kematian kalian. Akan tetapi, manusia yang menyeru kalian seperti ini adalah dia (manusia) yang mencintai kehidupan dunia dan perhiasannya, meninggalkan amalan shalih untuk akhirat dan hanyut dalam kenikmatannya.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

20-21. Maknanya, inilah yang menyebabkan kalian lalai dan berpaling dari nasihat dan peringatan Allah, karena sesungguhnya kalian “sebenarnya kamu (hai manusia) mencintai kehidupan dunia,” kalian berusaha untuk mendapatkan kenikmatan-kenikmatan dan kesenangan-kesenangannya. Kalian lebih mementingkan dunia daripada akhirat sehingga kalian tidak beramal untuk akhirat, karena kenikmatan dan kesenangan dunia memang disegerakan. Manusia silau dalam mencintai sesuatu yang bersifat segera sedangkan akhirat dilalaikan, padahal di sanalah tempat kenikmatan abadi. Karena itulah kalian melalaikannya dan kalian meninggalkannya seolah-olah kalian tidak diciptakan untuk akhirat. Dan seolah-olah dunia ini adalah tempat keabadian yang mengharuskan usia-usia berharga dicurahkan untuknya siang dan malam. Dengan demikian, kebenaran terbalik bagi kalian dan kalian mendapatkan kerugian. Andai kalian lebih mementingkan akhirat daripada dunia dan bisa melihat resiko berbagai perbuatan secara mendalam dan dengan akal, niscaya kalian akan berhasil dan mendapatkan keuntungan yang tidak terselip adanya kerugian dan niscaya kalian akan mendapatkan kemenangan yang tidak disertai kesengsaraan.

Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di

Kata ‘kalla’ di ayat ini bisa diartikan ‘Ingatlah’.

Inilah yang membuat kamu lalai dan berpaling dari nasihat Allah dan peringatan-Nya.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


20-21. Ayat ini kembali menceritakan tentang orang-orang yang mengabaikan petunjuk Al-Qur'an. Tidak! bahkan kamu terlalu mencintai kehidupan dunia yang fana ini, dan mengabaikan kehidupan akhirat yang sempurna dan abadi

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Al-Qiyamah Ayat 21 Arab-Latin, Surat Al-Qiyamah Ayat 22 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Al-Qiyamah Ayat 23, Terjemahan Tafsir Surat Al-Qiyamah Ayat 24, Isi Kandungan Surat Al-Qiyamah Ayat 25, Makna Surat Al-Qiyamah Ayat 26

Category: Surat Al-Qiyamah

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!