Surat An-Najm Ayat 18

لَقَدْ رَأَىٰ مِنْ ءَايَٰتِ رَبِّهِ ٱلْكُبْرَىٰٓ

Arab-Latin: Laqad ra`ā min āyāti rabbihil-kubrā

Terjemah Arti: Sesungguhnya dia telah melihat sebahagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar.

Dapatkan pahala berdakwah dan gratis buku Rahasia Rezeki Berlimpah, klik di sini untuk detailnya

Tafsir Surat An-Najm Ayat 18

Diketemukan sekumpulan penjabaran dari beragam mufassir terkait isi surat An-Najm ayat 18, misalnya sebagaimana termaktub:

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

12-18. Apakah kalian mendustakan Muhammad dan mendebatnya atas apa yang dia lihat dan dia saksikan dari tanda-tanda kebesaran Tuhannya? Sungguh Muhammad telah melihat Jibril dalam wujud aslinya sebagaimana Allah menciptakannya pada kesempatan yang lain di Sidratul Muntaha (pohon Nabq) di langit ketujuh, di mana apa yang naik dari bumi berhenti padanya, apa yang turun dari atasnya terparkir disana. Di sana ada Surga Ma’wa yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa. Saat Sidratul Muntaha dikelilingi sesuatu yang agung atas perintah Allah, hanya Allah semata yang tahu sifatnya. Nabi adalah orang yang sangat teguh hatinya dan sangat taat, maka pandangan beliau tidak menengok ke kanan dan ke kiri, tidak melibihi apa yang diizinkan untuk dilihatnya. Muhammad telah melihat malam Mi’raj itu tanda-tanda besar Tuhannya yang menunjukkan KuasaNya dan keagunganNya, yang diantaranya adalah surga, neraka, dan lainnya.


Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid (Imam Masjidil Haram)

18. Sungguh Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- telah melihat sebagian dari tanda-tanda Rabbnya yang agung pada malam beliau dimi'rajkan yang menunjukkan kekuasaan-Nya; beliau melihat Surga, melihat Neraka dan selain keduanya.


Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

18. لَقَدْ رَأَىٰ مِنْ ءَايٰتِ رَبِّهِ الْكُبْرَىٰٓ (Sesungguhnya dia telah melihat sebahagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar)
Yakni Rasulullah telah melihat pada malam itu ayat-ayat Allah yang agung yang tidak dapat dijelaskan sifatnya.


Dapatkan pahala berdakwah dan gratis buku Rahasia Rezeki Berlimpah, klik di sini untuk detailnya

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

18. Sungguh Nabi SAW pada malam Isra’ Mi’raj melihat sebagian tanda-tanda Tuhannya yang Maha Agung yang mana tidak dapat digambarkan


Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

18. “Sungguh dia telah melihat sebagian tanda-tanda (kekuasaan) Rabbnya yang paling besar,” berupa surga, neraka, dan hal-hal lain yang dilihat Nabi pada malam Isra’.


An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Surat An-Najm ayat 18: 17-18. Allah menjelaskan atas kondisi Nabi ﷺ terdiam dan takjub, Allah mengabarkan bahwa Nabi ﷺ tetap dalam pandangannya dan tidak memalingkan penglihatannya sesuai dengan apa yang Allah perintahkan kepadanya, maksudnya adalah menetapkan (tidak memalingkan) pandangannya dengan penglihatan secara hakiki. Allah menjelaskan bahwa Nabi melihat malam isra’ sebagai bukti yang agung, yang menunjukkan kekuasaan Allah dan keagungan-Nya; Dimana Nabi melihat langit, bertemu dengan para Nabi, melihat surga dan neraka dan ditampakkan atas segala sesuatu yang banyak sebagai bukti di antara bukti-bukti kekuasaan Allah.


Dapatkan pahala berdakwah dan gratis buku Rahasia Rezeki Berlimpah, klik di sini untuk detailnya

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Eperti surga, neraka dan perkara-perkara lain yang dilihat Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam pada malam israa’-mi’raj.


Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat An-Najm Ayat 18

Sungguh, pada saat itu dia, yakni nabi Muhammad, telah melihat sebagian tanda-tanda keagungan dan kemuliaan tuhannya yang paling besar. 19-20. Bila ayat-ayat yang lalu menjelaskan keteguhan sikap nabi Muhammad dan kelurusan jalan yang ditempuhnya, maka pada ayat-ayat ini Allah menerangkan kecaman terhadap orang kafir yang tetap me-nyembah berhala. Wahai orang musyrik, maka apakah patut kamu menganggap al-l'ta dan al-'uzz', dan man't, yang merupakan berhala ketiga yang kemudian kamu anggap sebagai anak perempuan Allah'.


Dapatkan pahala berdakwah dan gratis buku Rahasia Rezeki Berlimpah, klik di sini untuk detailnya

Demikian sekumpulan penjelasan dari kalangan mufassir mengenai isi surat An-Najm ayat 18, moga-moga membawa faidah bagi kita. Sokonglah kemajuan kami dengan memberi hyperlink menuju halaman ini atau menuju halaman depan TafsirWeb.com.

Lainnya: An-Najm Ayat 19 Arab-Latin, An-Najm Ayat 20 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti An-Najm Ayat 21, Terjemahan Tafsir An-Najm Ayat 22, Isi Kandungan An-Najm Ayat 23, Makna An-Najm Ayat 24

Terkait: « | »

Kategori: 053. An-Najm

Artikel: Topik, Serial, Doa Dzikir, Lain-lain, Updates