Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

Surat Az-Zariyat Ayat 40

فَأَخَذْنَاهُ وَجُنُودَهُ فَنَبَذْنَاهُمْ فِي الْيَمِّ وَهُوَ مُلِيمٌ

Arab-Latin: Fa akhażnāhu wa junụdahụ fa nabażnāhum fil-yammi wa huwa mulīm

Terjemah Arti: Maka Kami siksa dia dan tentaranya lalu Kami lemparkan mereka ke dalam laut, sedang dia melakukan pekerjaan yang tercela.

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Maka Kami mengazab Fir’aun dan bala tentaranya. Kami menenggelamkan mereka di lautan. Dia melakukan sesuatu yang salah, disebabkan oleh kekafirannya, pengingkarannya dan kedurjanaannya.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

40. Maka Kami siksa dia bersama bala tentaranya semua dan Kami lemparkan mereka ke lautan lalu mereka tenggelam dan binasa. Dan Fir'aun membawa kedustaan yang tercela bersamanya dan klaim bahwa ia adalah tuhan.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid (Imam Masjidil Haram)

40. فَأَخَذْنٰهُ وَجُنُودَهُۥ فَنَبَذْنٰهُمْ فِى الْيَمِّ (Maka Kami siksa dia dan tentaranya lalu Kami lemparkan mereka ke dalam laut)
Yakni Kami lemparkan mereka ke lautan.

وَهُوَ مُلِيمٌ(sedang dia melakukan pekerjaan yang tercela)
Yakni dia melakukan perbuatan yang tercela karena telah mengaku sebagai tuhan dan ingkar kepada Allah serta keterlaluan dalam kemaksiatannya.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

40. Maka kami arahkan Fir’aun serta pasukannya untuk mengepung Musa, lalu kami hempaskan mereka ke dalam lautan. Fir’aun mendatangi akibat dari sesuatu yang dia cela dengan kekufuran dan kezalimannya.

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

38-40. Ketahuilah wahai manusia bahwa dalam kisah Musa terdapat bukti yang agung bagi mereka yang takut akan adzab Allah yang pedih; Dimana Allah mengutus Musa kepada fir’aun dengan ayat dan mukjizat yang nampak dengan jelas yang menujukkan bahwa Musa adalah Rasul yang diutus oleh Allah. Akan tetapi fir’aun dan kaumnya menolak untuk mengikuti Musa, mereka mengatakan bahwa Musa : Adalah seorang penyihir atau orang gila, itulah kesalahan mereka dan keraguan mereka; Padahal mereka tahu bahwa Musa adalah orang yang benar, Allah berfirman : وَجَحَدُوا۟ بِهَا وَٱسْتَيْقَنَتْهَآ أَنفُسُهُمْ ظُلْمًۭا وَعُلُوًّۭا , artinya : Dan mereka mengingkarinya karena kezaliman dan kesombongan (mereka) padahal hati mereka meyakini (kebenaran)nya. {An Naml : 14}. Dan karena sebab kesombongan fir’aun, kekufurannya, pengingkarannya, serta ke-thaghutannya, Allah menimpakan dia dan tentaranya serta pelayannya kedalam lautan dan Allah binasakan mereka dengan cara ditenggelamkan. Allah membinasakan fir’aun karena sebab dosannya yang menyebabkan celaan; Dan diantara dosanya adalah fir’aun menyeru kepada dirinya sendiri bahwa dia adalah tuhan, dan mendustakan Musa dan bersikap melampaui batas di bumi.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

40. “Maka Kami siksa dia dan tentaranya lalu Kami lemparkan mereka ke dalam laut, sedang dia melakukan pekerjaan yang tercela,” yakni pendosa, melampaui batas, dan menentang Allah sehingga Allah menyiksanya dengan siksaan Tuhan Yang Mahaperkasa lagi Mahakuat.

Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di

Sehingga mereka tenggelam.

Karena mendustakan Nabi Musa ‘alaihis salam dan mengaku sebagai tuhan.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I


Akibat keangkuhan dan penolakan fira'un terhadap dakwah nabi musa, maka kami siksa dia beserta bala tentaranya dengan berbagai musibah yang mengerikan, lalu kami lemparkan mereka ke dalam laut bagai barang yang tidak berguna. Kami menenggelamkannya hingga mati dalam keadaan tercela. 41-42. Dan perhatikanlah pula tanda-tanda kekuasaan kami pada kisah kaum 'ad. Ingatlah ketika kami kirimkan kepada mereka angin beku atau angin panas yang membinasakan mereka. Saat bertiup, angin itu tidak membiarkan suatu apa pun yang dilandanya tetap seperti kondisinya semula, sesuai dengan ketetapan Allah. Bahkan, apa saja yang diterjang dijadikannya seperti serbuk halus yang diterbangkan angin.

Tafsir Ringkas Kemenag RI


Related: Surat Az-Zariyat Ayat 41 Arab-Latin, Surat Az-Zariyat Ayat 42 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Az-Zariyat Ayat 43, Terjemahan Tafsir Surat Az-Zariyat Ayat 44, Isi Kandungan Surat Az-Zariyat Ayat 45, Makna Surat Az-Zariyat Ayat 46

Category: Surat Az-Zariyat

Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera sisa? Klik di sini sekarang!

Surat Az-zahyat 40