Surat Asy-Syura Ayat 9

أَمِ ٱتَّخَذُوا۟ مِن دُونِهِۦٓ أَوْلِيَآءَ ۖ فَٱللَّهُ هُوَ ٱلْوَلِىُّ وَهُوَ يُحْىِ ٱلْمَوْتَىٰ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

Arab-Latin: Amittakhażụ min dụnihī auliyā`, fallāhu huwal-waliyyu wa huwa yuḥyil-mautā wa huwa 'alā kulli syai`ing qadīr

Artinya: Atau patutkah mereka mengambil pelindung-pelindung selain Allah? Maka Allah, Dialah pelindung (yang sebenarnya) dan Dia menghidupkan orang-orang yang mati, dan Dia adalah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

« Asy-Syura 8Asy-Syura 10 »

Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Hikmah Penting Terkait Surat Asy-Syura Ayat 9

Paragraf di atas merupakan Surat Asy-Syura Ayat 9 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada beberapa hikmah penting dari ayat ini. Terdokumentasi beberapa penjelasan dari para pakar tafsir terkait kandungan surat Asy-Syura ayat 9, antara lain sebagaimana tercantum:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Bahkan orang-orang musyrik itu mengangkat pelindung-pelindung selain Allah yang mereka berloyalitas kepada mereka, padahal hanya Allah semata pelindung yang semestinya d cintai oleh hambaNya dengan ibadah dan ketaatan. Sementara Dia mencintai hamba-hambaNya yang beriman dengan mengeluarkan mereka dari kegelpan-kegelapan menuju cahaya dan membantu mereka dalam segala urusan mereka. Dia yang akan menghidupkan orang-orang yang telah mati saat kebangkitan tiba dan Dia maha kuasa atas segala sesuatu, tidak ada sesuatpun yang melemahkanNya.


📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

9. Allah mengingkari orang-orang musyrik karena mereka tidak menjadikan Allah sebagai pelindung; namun mereka menjadikan pelindung-pelindung selain Allah.

Jika mereka menghendaki pelindung, hanya Allah pelindung sesungguhnya; Dia semata yang dapat membangkitkan makhluk yang telah mati, dan Dia Maha Kuasa atas segalanya, tidak ada yang sulit bagi-Nya.


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

9. Akan tetapi orang-orang musyrik mengambil penolong-penolong selain Allah yang mereka mintai pertolongan, dan Allah adalah Penolong yang sebenarnya, maka selain Dia tidak mampu memberi manfaat ataupun mendatangkan mudarat. Dia lah yang menghidupkan orang-orang yang sudah mati dan membangkitkan mereka untuk perhitungan amal mereka dan untuk pemberian balasan. Dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu, tidak ada sesuatupun yang melemahkan-Nya.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

9. أَمِ اتَّخَذُوا۟ مِن دُونِهِۦٓ أَوْلِيَآءَ ۖ (Atau patutkah mereka mengambil pelindung-pelindung selain Allah?)
Yakni ataukah orang-orang kafir mengangkat pelingdung dari berhala-berhala yang mereka sembah agar dapat menolong mereka.

فَاللهُ هُوَ الْوَلِىُّ(Maka Allah, Dialah pelindung (yang sebenarnya))
Yakni Dia-lah yang berhak untuk dijadikan pelindung, sebab Dialah yang Maha Pencipta dan Maha Pemberi Rezeki yang dapat memberi mamfaat dan mudharat serta menolong orang yang Dia kehendaki.

وَهُوَ (dan Dia)
Dan termasuk sifat-Nya adalah

يُحْىِ الْمَوْتَىٰ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ (menghidupkan orang-orang yang mati, dan Dia adalah Maha Kuasa atas segala sesuatu)
Yakni Dia mampu melakukan segala sesuatu, Dialah yang berhak dituhankan, dan diesakan dalam ibadah, serta dijadikan sebagai pelindung.


📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

9. Bahkan orang-orang musyrik itu meminta pertolongan kepada selain Allah, yaitu para berhala dan semacamnya. Allah adalah penolong bagi orang-orang mukmin. Dialah Dzat yang menghidupkan orang-orang mati dengan membangkitkannya pada hari kebangkitan. Dialah yang Maha Suci lagi sempurna. KekuasaanNya mencakup segala sesuatu. Dialah Dzat yang paling layak untuk disembah, dimintai pertolongan dan dianggap sebagai Tuhan. {Am} bermakna (bal) yang berfungsi untuk berpindah dari kalimat sebelumnya kepada kalimat tentang keingkaran mereka yang meminta pertolongan kepada selain Allah SWT.


📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

Ataukah mereka mengambil} ataukah orang-orang musyrik mengambil {pelindung-pelindung selain Dia} selain Allah {Dan Allahlah pelindung. Dia menghidupkan orang-orang mati dan Dia Maha kuasa atas segala sesuatu


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

9. Dan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah, di mana mereka loyal kepada mereka dengan menyembahnya, mereka benar-benar telah melakukan kekeliruan yang jauh, “Allah-lah Pelindung,” yang diloyalitasi oleh hambaNya dengan ibadah dan taat kepadaNya serta bertaqarrub yang mampu ia lakukan. Dan Dia mengatur hamba-hambaNya yang beriman khususnya dengan mengeluarkan mereka dari berbagai kegelapan menuju cahaya, membina mereka dengan kelembutanNya dan memberikan pertolongan kepada mereka dalam semua urusan mereka. “Dan Dia menghidupkan orang-orang yang mati, dan Dia adalah Mahakuasa atas segala sesuatu,” artinya, Dia-lah yang bertindak menghidupkan dan mematikan, terealisasi kehendak dan KuasaNya. Maka Dia lah yang berhak disembah, tiada sekutu bagiNya.


📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Ayat 9-12
Allah SWT berfirman seraya mengingkari orang-orang musyrik karena mereka telah menjadikan tuhan-tuhan selain Allah, dan pemberitahuan bahwa hanya Dialah Pelindung yang sebenarnya, yang tidak ada penyembahan kecuali hanya kepadaNya, karena sesungguhnya Dia Maha Kuasa untuk menghidupkan orang-orang mati, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Kemudian Allah SWT berfirman: (Tentang sesuatu apa pun kamu berselisih, maka putusannya (terserah) kepada Allah) yaitu, manakala kalian berselisih dalam urusan apa pun. Hal ini mengandung makna yang mencakup segala sesuatu (maka putusannya (terserah) kepada Allah) yaitu Dialah Dzat yang akan memutuskannya melalui kitabNya dan sunnah NabiNya. sebagaimana firmanNya: (Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al-Qur'an) dan Rasul (sunnahnya)) (Surah An-Nisa: 59)
(Yang demikian itu adalah Allah Tuhanku) yaitu Dzat yang memutuskan segala sesuatu (Kepada-Nyalah aku bertawakal dan kepada-Nyalah aku kembali) yaitu aku merujuk dalam semua urusan.
Firman Allah: ((Dia) Pencipta langit dan bumi) yaitu Dzat yang yang menciptakan keduanya dan segala sesuatu yang ada di antara keduanya (Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan) yaitu dari jenis, dan bentuk kalian sendiri sebagai karunia dan anugerah bagi kalian, baik laki-laki dan perempuan (dan dari jenis binatang ternak pasangan-pasangan (pula)) Dia telah menciptakan bagi kalian delapan macam pasangan binatang ternak. Firman Allah: (dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu) yaitu Dia menciptakan kalian di dalamnya, dan dengan penciptaan itu Dia terus-menerus mengembangbiakkan kalian, ada yang laki-laki dan yang perempuan, ciptaan demi ciptaan, generasi demi generasi, dan keturunan-demi keturunan, dari kalangan manusia dan binatang ternak.
Al-Baghawi berkata tentang ini bahwa maknannya adalah di dalam rahim. Dikatakan bahwa itu di dalam perut. Dikatakan juga bahwa dalam hal itu terjadi penciptaan
Mujahid berkata bahwa maknannya adalah generasi demi generasi, dari kalangan manusia maupun binatang ternak. Dikatakan bahwa huruf “fii” bermakna huruf “ba”, yaitu Dia mrnjadikan kalian berkembang biak.
(Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia) yaitu tidak ada suatu makhluk pun yang serupa dengan Pencipta makhluk yang berpasang-pasangan itu, karena hanya Dialah Dzat yang segala sesuatu bergantung kepadaNya, yang tidak ada tandingan bagiNya. (dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat) Adapun Firman Allah: (Kepunyaan-Nyalah perbendaharaan langit dan bumi) Tafsir tentang hal ini telah disebutkan dalam surah Az-Zumar, yang kesimpulannya bahwa Dialah Dzat yang Mengatur dan yang menentukan sesuatu pada keduanya (Dia melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan menyempitkan (nya)) yaitu Dia meluaskan rezeki kepada siapa saja yang Dia kehendaki dan menyempitkannya kepada siapa saja yang Dia kehendaki. MilikNyalahKeadilan dan kebijaksanaan yang sempurna (Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala sesuatu)


📚 An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Surat Asy-Syura ayat 9: (Atau patutkah mereka mengambil selain-Nya) mengambil berhala-berhala (sebagai pelindung-pelindung) lafal Am adalah Munqathi'ah yang maknanya sama dengan lafal Bal yang menunjukkan makna Intiqal; Hamzahnya atau makna Istifhamnya menunjukkan pengertian ingkar. Maksudnya yang diambil oleh mereka itu bukanlah pelindung-pelindung mereka. (Maka Allah, Dialah Pelindung) Penolong bagi orang-orang Mukmin, huruf Fa di sini hanya untuk Athaf saja (dan Dia menghidupkan orangorang yang mati dan Dia adalah Maha Kuasa atas segala sesuatu.)


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Sungguh, mereka telah berbuat sangat salah sekali.

Allah Dialah wali yang sebenarnya, Dia yang membimbing hamba-Nya untuk beribadah kepada-Nya dan menaati-Nya serta untuk mendekatkan diri kepada-Nya dengan taqarrub yang bisa dilakukan, Dia pula yang mengurus hamba-hamba-Nya secara umum dengan pengaturan-Nya dan berlakunya qadar bagi mereka, Dia pula yang mengurus hamba-hamba-Nya yang mukmin secara khusus dengan mengeluarkan mereka dari kegelapan kepada cahaya. Demikian pula mengurus mereka dengan kelembutan-Nya dan membantu mereka dalam semua urusan mereka.

Dialah yang mengatur mereka dengan menghidupkan dan mematikan, kehendak dan qadar-Nya berlaku bagi mereka. Dialah Tuhan yang berhak diibadahi satu-satu-Nya, tidak ada sekutu bagi-Nya.


📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Asy-Syura Ayat 9

Atau apakah mereka mengambil pelindung-pelindung yang mereka sembah selain dia, yang dapat melindungi dan menolong mereka dari azab-Nya dan siksaan api neraka' padahal Allah, dialah satu-satunya yang menjadi pelindung yang sebenarnya. Dan dia, satu-satunya yang menghidupkan orang yang mati, dan dia pula yang mahakuasa atas segala sesuatu. 10. Allah menyatakan kepada seluruh manusia, 'dan apa pun yang kamu perselisihkan padanya tentang sesuatu, termasuk di dalamnya tentang terjadinya kiamat itu, keputusannya terserah kepada Allah karena yang mengetahui tentang semua itu hanyalah dia. Lalu Allah memerintahkan kepada nabi Muhammad untuk menyatakan bahwa yang memiliki sifat-sifat demikian itulah Allah, yang maha esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, maha mengetahui tentang segala sesuatu, mahaagung, dan mahakuasa. Dialah tuhanku, pemelihara, pembimbing dan pelindung-ku. Kepada-Nya aku terus-menerus bertawakal dan berserah diri dan kepada-Nya aku terus-menerus kembali untuk bertobat.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Demikian kumpulan penjelasan dari para pakar tafsir berkaitan kandungan dan arti surat Asy-Syura ayat 9 (arab-latin dan artinya), semoga membawa faidah untuk kita semua. Bantulah kemajuan kami dengan memberi tautan ke halaman ini atau ke halaman depan TafsirWeb.com.

Artikel Paling Sering Dicari

Kami memiliki banyak halaman yang paling sering dicari, seperti surat/ayat: Ali Imran 26-27, Al-Ahzab 43, Ar-Ra’d 31, Al-‘Ashr 3, Al-Anbiya 19, An-Najm 39-42. Termasuk Al-Baqarah 282, Ar-Rahman 33, Al-Qalam, Al-Baqarah 261, Al-Hujurat 11, Al-Baqarah 285.

  1. Ali Imran 26-27
  2. Al-Ahzab 43
  3. Ar-Ra’d 31
  4. Al-‘Ashr 3
  5. Al-Anbiya 19
  6. An-Najm 39-42
  7. Al-Baqarah 282
  8. Ar-Rahman 33
  9. Al-Qalam
  10. Al-Baqarah 261
  11. Al-Hujurat 11
  12. Al-Baqarah 285

Pencarian: surat an naml ayat 15, surah al anbiya ayat 88, qs al baqarah ayat 148 beserta artinya, ta'malun artinya, albaqoroh ayat 6

Surat dan Ayat Rezeki

Dapatkan pahala jariyah dan buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah" dengan sharing informasi tentang TafsirWeb!

Cara Sharing Manual:

Copy-paste text di bawah, kirim ke lima (5) group WhatsApp yang Anda ikuti:

Nikmati kemudahan dari Allah untuk memahami al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik nama suratnya, klik nomor ayat, maka akan keluar penjelasan lengkap untuk ayat tersebut:
 
✅ Klik *tafsirweb.com/start* untuk menikmati tafsir al-Qur'an
 
✅ Klik *tafsirweb.com/pahala* lalu kirim informasi ini ke 5 group lainnya untuk dapat pahala jariyah

Cara Sharing Otomatis:

Klik Di Sini 👉 pilih lima (5) group WhatsApp yang Anda ikuti 👉 klik tombol kirim

Bonus Setelah Sharing:

Setelah Anda melakukan sharing, klik tombol di bawah: