Surat Asy-Syura Ayat 8

وَلَوْ شَآءَ ٱللَّهُ لَجَعَلَهُمْ أُمَّةً وَٰحِدَةً وَلَٰكِن يُدْخِلُ مَن يَشَآءُ فِى رَحْمَتِهِۦ ۚ وَٱلظَّٰلِمُونَ مَا لَهُم مِّن وَلِىٍّ وَلَا نَصِيرٍ

Arab-Latin: Walau syā`allāhu laja'alahum ummataw wāḥidataw wa lākiy yudkhilu may yasyā`u fī raḥmatih, waẓ-ẓālimụna mā lahum miw waliyyiw wa lā naṣīr

Artinya: Dan kalau Allah menghendaki niscaya Allah menjadikan mereka satu umat (saja), tetapi Dia memasukkan orang-orang yang dikehendaki-Nya ke dalam rahmat-Nya. Dan orang-orang yang zalim tidak ada bagi mereka seorang pelindungpun dan tidak pula seorang penolong.

« Asy-Syura 7Asy-Syura 9 »

Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Pelajaran Berharga Berkaitan Dengan Surat Asy-Syura Ayat 8

Paragraf di atas merupakan Surat Asy-Syura Ayat 8 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada beraneka pelajaran berharga dari ayat ini. Terdapat beraneka penafsiran dari para ahli tafsir berkaitan kandungan surat Asy-Syura ayat 8, di antaranya sebagaimana di bawah ini:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Sekiranya Allah berkenan mengumpulkan makhlukNya di atas petunjuk dan menjadikan mereka di atas satu agama yang dinaungi hidayah niscaya Dia melakukannya, akan tetapi Allah hendak memasukkan siapa yang dikehendakiNya dari makhluk-makhluk pilihannya ke dalam rahamatNya. Sedangkan orang-orang yang menzhalimi diri mereka sendiri dengan berbuat kesyirikan, tidak memiliki pelindung yang mengurusi perkara-perkara mereka di hari kiamat dan tidak memiliki penolong yang menolong mereka dari siksaa Allah.


📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

8. Seandainya Allah menghendaki niscaya Dia akan menjadikan seluruh manusia mendapat petunjuk, akan tetapi Dia menghendaki untuk hanya memasukkan ke dalam rahmat-Nya orang-orang beriman yang Dia kehendaki; adapun orang-orang yang menzalimi diri mereka sendiri dengan kekafiran amak mereka tidak memiliki penolong selain Allah yang mengatur urusan mereka, dan tidak pula memiliki orang yang dapat menyelamatkan mereka dari azab.


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

8. Seandainya Allah menghendaki untuk menjadikan mereka satu umat dengan memeluk agama Islam, niscaya Allah menjadikan mereka satu umat dalam Islam dan memasukkan mereka semua ke dalam Surga. Akan tetapi hikmah Allah menggariskan bahwa Dia memasukkan yang dikehendaki-Nya ke dalam Islam dan memasukkannya ke dalam Surga. Dan orang-orang yang zalim terhadap diri mereka sendiri dengan melakukan kekufuran dan kemaksiatan tidaklah memiliki pelindung yang mampu melindungi mereka dan tidak pula memiliki penolong yang mampu menolong mereka dari azab Allah.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

8. وَلَوْ شَآءَ اللهُ لَجَعَلَهُمْ أُمَّةً وٰحِدَةً (Dan kalau Allah menghendaki niscaya Allah menjadikan mereka satu umat (saja))
Yakni menjadi pemeluk satu agama, baik itu di atas petunjuk maupun di atas kesesatan. Namun mereka terpecah-pecah dalam agama yang berbeda-beda sebagai kehendak Allah yang telah ditetapkan.

وَلٰكِن يُدْخِلُ مَن يَشَآءُ فِى رَحْمَتِهِۦ ۚ (tetapi Dia memasukkan orang-orang yang dikehendaki-Nya ke dalam rahmat-Nya)
Yakni ke dalam agama yang benar yaitu Islam.

وَالظّٰلِمُونَ مَا لَهُم مِّن وَلِىٍّ وَلَا نَصِيرٍ(Dan orang-orang yang zalim tidak ada bagi mereka seorang pelindungpun dan tidak pula seorang penolong)
Yakni orang-orang musyrik tidak memiliki penolong dan pelindung yang dapat menolong mereka dari azab pada saat itu.


📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

8. Jika saja berkehendak, niscaya Allah sudah menjadikan seluruh manusia berpegang pada satu agama saja, ada yang diberi petunjuk atau ada yang tersesat. Akan tetapi karena bosan, mereka terpisah menjadi berbeda-beda. Orang-orang yang beriman, akan dimasukkan dalam rahmatNya dengan diberi petunjuk dan pertolongan supaya melakukan ketaatan. Adapun orang-orang kafir, maka mereka tidak akan menemukan penolong yang dapat membantu urusan-urusan mereka dan melindungi mereka dari azab.


📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

Seandainya Allah menghendaki, niscaya Dia akan menjadikan mereka umat yang satu} pemeluk satu agama {Akan tetapi Dia memasukkan orang-orang yang Dia kehendaki ke dalam rahmatNya. Dan orang-orang zalim itu tidak memiliki pelindung dan tidak pula penolong


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

8. “Dan” meskipun itu semua, kalau Allah menghendaki, niscaya Dia menjadikan manusia “satu umat saja,” semuanya di atas petunjuk. Sebab Dial ah Yang Kuasa, tidak ada sesuatu pun yang sukar bagiNya. Akan tetapi Dia hendak memasukkan ke dalam rahmatNya orang-orang yang dikehendakiNya di antara manusia-manusia pilihanNya. Adapun orang-orang yang zhalim yang tidak bisa beramal shalih maka mereka adalah orang-orang yang dihalangi dari rahmatNya. Mereka sama sekali tidak akan mendapatkan seorang pelindung pun yang dapat melindungi mereka yang bisa mewujudkan impian mereka, dan tidak ada pula seorang penolong yang menolak bahaya dari mereka.


📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Ayat 7-8
Allah SWT berfirman,”Sebagaimana Kami mewahyukan kepada para nabi sebelummu (Demikianlah Kami wahyukan Al-Qur’an kepadamu ini dalam bahasa Arab) yaitu jelas, terang, dan gamblang (supaya kamu memberi peringatan kepada Ummul Qura) yaitu Makkah (dan penduduk (negeri-negeri) sekitarnya)
yaitu, negeri-negeri lainnya yang di belahan bumi timur dan barat, kota Makkah dinamakan Ummul Qura karena merupakan kota yang paling mulia dari semua negeri berdasarkan dalil-dalil yang akan disebutkan pada tempatnya.
Firman Allah: (serta memberi peringatan (pula) tentang hari berhimpun) yaitu hari kiamat, dimana Allah mengumpulkan makhluk dari yang pertama sampai yang terakhir di suatu lapangan yang sangat luas.
Firman Allah: (yang tidak ada keraguan padanya) yaitu, tidak ada keraguan pada kejadiannya, dan bahwa hari kiamat itu pasti terjadi.
Firman Allah: (Segolongan masuk surga dan segolongan masuk neraka) sebagaimana firmanNya: ((Ingatlah) hari (yang di waktu itu) Allah mengumpulkan kamu pada hari pengumpulan (untuk dihisab), itulah hari (waktu itu) ditampakkan kesalahan-kesalahan) (Surah At-Taghabun: 9) yaitu penghuni surga menyalahkan penghuni neraka. Dan sebagaimana firmanNya: (Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat pelajaran bagi orang-orang yang takut kepada azab akhirat. Hari kiamat itu adalah suatu hari yang semua manusia dikumpulkan untuk (menghadapi) nya, dan hari itu adalah suatu hari yang disaksikan (oleh segala makhluk) (103) Dan Kami tiadalah mengundurkannya, melainkan sampai waktu yang tertentu (104) Di kala datang hari itu, tidak ada seorang pun yang berbicara, melainkan dengan izin-Nya; maka di antara mereka ada yang celaka dan ada yang berbahagia (105)) (Surah Hud)
Firman Allah: (Dan kalau Allah, menghendaki, niscaya Allah menjadikan mereka satu umat (saja)) yaitu adakalanya dalam petunjuk atau dalam kesesatan, tetapi Dia memisahkan di antara mereka, maka Dia memberi petunjuk kepada siapa saja yang Dia kehendaki menuju kebenaran, dan menyesatkan siapa saja yang Dia kehendaki dari kebenaran. Dan milikNyalah hikmah dan hujjah yang jelas. Oleh karena itu Allah berfirman: (tetapi Dia memasukkan orang-orang yang dikehendaki-Nya ke dalam rahmat-Nya. Dan orang-orang yang zalim tidak ada bagi mereka seorang pelindung pun dan tidak pula seorang penolong)


📚 An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Surat Asy-Syura ayat 8: (Dan kalau Allah menghendaki niscaya Allah menjadikan mereka satu umat) artinya memeluk satu agama, yaitu agama Islam (tetapi Dia memasukkan orang-orang yang dikehendaki-Nya ke dalam rahmat-Nya. Dan orang-orang yang lalim) yaitu orang-orang kafir (tidak ada bagi mereka seorang pelindung pun dan tidak pula seorang penolong) yang dapat menolak azab Allah dari diri mereka.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Di atas petunjuk, karena Dia mampu melakukannya, akan tetapi Dia ingin memasukkan ke dalam rahmat-Nya orang yang Dia kehendaki di antara makhluk-Nya.

Yang tidak cocok memperoleh kebaikan, maka mereka terhalang dari mendapatkan rahmat.

Sehingga tidak ada yang membimbing mereka memperoleh hal yang dicintai.

Sehingga tidak ada yang menghindarkan sesuatu yang tidak disukai dari mereka.


📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Asy-Syura Ayat 8

Dan sekiranya Allah menghendaki niscaya dia jadikan mereka satu umat saja, dengan menjadikan mereka semua beriman atau kafir seluruhnya dan tidak memberi mereka kesempatan untuk memilih. Tetapi dia memasukkan orang-orang yang dia kehendaki ke dalam rahmat-Nya, yaitu surga-Nya atas dasar anugerah-Nya dan memasukkan mereka yang kafir ke dalam neraka lantaran kekafiran mereka. Dan orang-orang yang zalim, yang telah melanggar tuntunan dan menyekutukan-Nya tidak ada bagi mereka seorang pelindung pun yang dapat melindungi mereka dari azab Allah dan seorang penolong pun yang dapat menolong mereka dari siksaan api neraka. 9. Atau apakah mereka mengambil pelindung-pelindung yang mereka sembah selain dia, yang dapat melindungi dan menolong mereka dari azab-Nya dan siksaan api neraka' padahal Allah, dialah satu-satunya yang menjadi pelindung yang sebenarnya. Dan dia, satu-satunya yang menghidupkan orang yang mati, dan dia pula yang mahakuasa atas segala sesuatu.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Demikian beberapa penjabaran dari para ulama tafsir terkait kandungan dan arti surat Asy-Syura ayat 8 (arab-latin dan artinya), semoga membawa manfaat bagi ummat. Bantulah dakwah kami dengan memberikan link ke halaman ini atau ke halaman depan TafsirWeb.com.

Bacaan Cukup Sering Dilihat

Kami memiliki ratusan konten yang cukup sering dilihat, seperti surat/ayat: Al-‘Ashr 3, Al-Baqarah 285, Ar-Rahman 33, Ali Imran 26-27, Al-Anbiya 19, Al-Qalam. Termasuk Al-Baqarah 282, Ar-Ra’d 31, Al-Ahzab 43, Al-Hujurat 11, An-Najm 39-42, Al-Baqarah 261.

  1. Al-‘Ashr 3
  2. Al-Baqarah 285
  3. Ar-Rahman 33
  4. Ali Imran 26-27
  5. Al-Anbiya 19
  6. Al-Qalam
  7. Al-Baqarah 282
  8. Ar-Ra’d 31
  9. Al-Ahzab 43
  10. Al-Hujurat 11
  11. An-Najm 39-42
  12. Al-Baqarah 261

Pencarian: quran surat yasin lengkap, niat puasa kamis arab, download ayat alquran pengusir setan, surat al kahfi ayat 78-82, wal asr surah

Surat dan Ayat Rezeki

Dapatkan pahala jariyah dan buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah" dengan sharing informasi tentang TafsirWeb!

Cara Sharing Manual:

Copy-paste text di bawah, kirim ke lima (5) group WhatsApp yang Anda ikuti:

Nikmati kemudahan dari Allah untuk memahami al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik nama suratnya, klik nomor ayat, maka akan keluar penjelasan lengkap untuk ayat tersebut:
 
✅ Klik *tafsirweb.com/start* untuk menikmati tafsir al-Qur'an
 
✅ Klik *tafsirweb.com/pahala* lalu kirim informasi ini ke 5 group lainnya untuk dapat pahala jariyah

Cara Sharing Otomatis:

Klik Di Sini 👉 pilih lima (5) group WhatsApp yang Anda ikuti 👉 klik tombol kirim

Bonus Setelah Sharing:

Setelah Anda melakukan sharing, klik tombol di bawah: