Surat Az-Zumar Ayat 34

لَهُم مَّا يَشَآءُونَ عِندَ رَبِّهِمْ ۚ ذَٰلِكَ جَزَآءُ ٱلْمُحْسِنِينَ

Arab-Latin: Lahum mā yasyā`ụna 'inda rabbihim, żālika jazā`ul-muḥsinīn

Artinya: Mereka memperoleh apa yang mereka kehendaki pada sisi Tuhan mereka. Demikianlah balasan orang-orang yang berbuat baik,

« Az-Zumar 33Az-Zumar 35 »

Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Tafsir Penting Terkait Surat Az-Zumar Ayat 34

Paragraf di atas merupakan Surat Az-Zumar Ayat 34 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada berbagai tafsir penting dari ayat ini. Terdokumentasikan berbagai penjabaran dari para mufassirun terkait isi surat Az-Zumar ayat 34, antara lain sebagaimana terlampir:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Bagi mereka apa yang mereka inginkan di sisi Tuhan mereka berupa berbagai bentuk kelezatan dan kesenangan. Itulah balasan orang yang menaati Tuhannya dengan sebenar-benarnya dan menyembahNya dengan sebanar-benarnya.


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

34. Mereka akan mendapatkan apa yang mereka kehendaki di sisi Rabb mereka berupa kesenangan yang abadi. Itulah balasan orang-orang yang berbuat baik dalam amal-amal mereka kepada Rabb mereka dan kepada hamba-hamba-Nya.


📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

34. لَهُم مَّا يَشَآءُونَ عِندَ رَبِّهِمْ ۚ (Mereka memperoleh apa yang mereka kehendaki pada sisi Tuhan mereka)
Seperti ditinggikan derajatnya, dijauhkan dari mudharat, diampuni kesalahannya, dan dimasukkan ke dalam surga.

ذٰلِكَ جَزَآءُ الْمُحْسِنِينَ(Demikianlah balasan orang-orang yang berbuat baik)
Yakni orang-orang yang membaikkan amalan-amalannya.
Dalam hadits shahih disebutkan bahwa Rasulullah bersabda: “Ihsan adalah dengan kamu menyembah Allah seakan-akan kamu melihat-Nya, dan jika kamu tidak melihat-Nya maka sesungguhnya Dia melihatmu.”


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

34. Mereka memperoleh apa yang telah mereka inginkan dari Tuhan mereka. Mereka mendapatkan surga dengan berbagai kenikmatan dan derajat yang luhur. Itu semua adalah balasan untuk amal perbuatan baik yang telah mereka lakukan di dunia


📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

Bagi mereka itu apa saja yang mereka kehendaki di sisi Tuhan mereka. Itulah balasan bagi orang-orang yang berbuat kebaikan


📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

34. “Mereka memperoleh apa yang mereka kehendaki pada sisi Rabb mereka,” berupa pahala yang belum pernah dilihat mata, tidak pernah didengar telinga dan tidak pula pernah terlintas di dalam hati manusia. Semua yang digandrungi oleh kemauan dan kehendaknya dari berbagai jenis kelezatan dan hal-hal yang menggiurkan, semuanya pasti mereka peroleh dan telah disiapkan untuk mereka.
“DEmikianlah balasan orang-orang yang berbuat baik,” yaitu orang-orang yang beribadah kepada Allah seakan-akan mereka melihatNYa, dan jika mereka tidak bisa melihatNya, maka (mereka meyakini) bahwa Dia melihat mereka, dan orang-orang yang berbuat baik kepada sesame hamba-hamba Allah.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Ayat 32-35
Allah SWT berfirman kepada orang-orang musyrik yang telah mengada-adakan kedustaan terhadap Allah dan menjadikan tuhan-tuhan lain bersamaNya, mereka menganggap bahwa para malaikat itu adalah anak-anak perempuan Allah, dan mereka menjadikan bahwa Allah memiliki anak. Maha Suci Allah dari ucapan mereka dengan ketinggian yang setinggi-tingginya. Selain itu mereka mendustakan kebenaran ketika datang kepada mereka melalui lisan para rasul Allah, Oleh karena itu Allah SWT berfirman: (Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah dan mendustakan kebenaran ketika datang kepadanya?) yaitu tidak ada seorangpun yang lebih zalim daripada dia, karena sesungguhnya hal ini berarti dia melakukan dua kebathilan secara bersamaan, yaitu membuat-buat kedustaan terhadap Allah dan mendustakan rasulNya. Mereka berkata bahwa kebathilan dan menolak kebenaran, oleh karena itu, Allah SWT berfirman kepada mereka seraya mengancam: (Bukankah di neraka Jahanam tersedia tempat tinggal bagi orang-orang kafir?) Mereka adalah orang-orang yang ingkar dan mendustakan
Kemudian Allah SWT berfirman: (Dan orang yang membawa kebenaran dan membenarkannya) Mujahid, Qatadah, Ar-Rabi' bin Anas, dan Ibnu Zaid berkata bahwa orang yang membawa kebenaran itu adalah Rasulullah SAW.
Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (Dan orang yang membawa kebenaran (Muhammad) dan membenarkannya) dia berkata yaitu orang yang datang dengan membawa kalimat “Tidak ada Tuhan selain Allah” (dan membenarkannya) yaitu Rasulullah SAW.
Diriwayatkan dari Mujahid: (Dan orang yang membawa kebenaran (Muhammad) dan membenarkannya) dia berkata yaitu orang-orang yang mengamalkan Al-Qur'an yaitu orang-orang mukmin datang pada hari kiamat dan berkata,"Inilah yang telah Engkau berikan kepada kami, maka kami mengamalkan apa yang ada di dalamnya sesuai dengan apa yang Engkau perintahkan kepada kami" Pendapat yang bersumber dari Mujahid ini mencakup semua orang mukmin, karena sesungguhnya orang-orang mukminlah yang mengatakan kebenaran dan mengamalkannya. Dan Rasulullah SAW adalah orang yang paling berhak termasuk ke dalam makna ayat ini, berdasarkan penafsiran ini, karena sesungguhnya beliau adalah orang yang membawa kebenaran, membenarkan para rasul, serta beriman kepada apa yang Dia turunkan kepadanya dari Tuhannya, dan orang-orang mukmin, semuanya beriman kepada Allah, para malaikatNya, kitab-kitabNya, dan para rasulNya.
Abdurrahman bin Zaid bin Aslam berkata tentang firman Allah: (Dan orang yang membawa kebenaran) yaitu Rasulullah SAW (dan membenarkannya) orang-orang muslim berkata (mereka itulah orang-orang yang bertakwa)
Ibnu Abbas berkata bahwa mereka menghindari perbuatan syirik (Mereka memperoleh apa yang mereka kehendaki pada sisi Tuhan mereka) yaitu di surga nanti, bagaimanapun yang mereka minta, mereka mendapatkannya (Demikianlah balasan orang-orang yang berbuat baik (34) agar Allah menutupi (mengampuni) perbuatan yang paling buruk yang mereka kerjakan dan membalas mereka dengan upah yang lebih baik daripada apa yang telah mereka kerjakan (35)) Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam ayat lain: (Mereka itulah orang-orang yang Kami terima dari mereka amal yang baik yang telah mereka kerjakan dan Kami ampuni kesalahan-kesalahan mereka, bersama-sama penghuni-penghuni surga, sebagai janji yang benar yang telah dijanjikan kepada mereka (16)) (Surah Al-Ahqaf)


📚 An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Surat Az-Zumar ayat 34: (Mereka memperoleh apa yang mereka kehendaki pada sisi Rabb mereka. Demikianlah balasan orang-orang yang berbuat baik) untuk diri mereka sendiri, berkat keimanan mereka.


📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Berbagai kesenangan yang mereka inginkan akan mereka peroleh dan telah disiapkan.

Yaitu mereka yang beribadah kepada Allah seakan-akan mereka melihat-Nya, jika mereka tidak merasakan begitu, maka sesungguhnya Dia melihat mereka. Di samping berbuat ihsan dalam beribadah, mereka juga berbuat ihsan kepada hamba-hamba Allah.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Az-Zumar Ayat 34

Sebagai penghargaan dari Allah, mereka memperoleh apa saja yang mereka kehendaki yang terdapat di sisi tuhannya. Demikianlah karunia yang besar sebagai balasan dan anugerah bagi orang-orang yang berbuat baik. 35. Di samping itu, orang-orang yang bertakwa juga beroleh janji, agar Allah senantiasa menghapus, yakni memberikan pengampunan atas perbuatan mereka yang paling buruk yang pernah mereka lakukan, dan juga memberi pahala kepada mereka dengan yang terbaik daripada apa yang mereka kerjakan selama hidup di dunia.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Demikianlah kumpulan penjabaran dari berbagai mufassirun terhadap kandungan dan arti surat Az-Zumar ayat 34 (arab-latin dan artinya), moga-moga membawa manfaat untuk ummat. Sokong dakwah kami dengan memberikan link menuju halaman ini atau menuju halaman depan TafsirWeb.com.

Artikel Paling Banyak Dikaji

Baca berbagai topik yang paling banyak dikaji, seperti surat/ayat: Ali ‘Imran 14, Al-Isra 27, Bersyukur, Yunus 40, Al-A’raf 26, Ali ‘Imran 31. Ada pula Luqman, Al-Bayyinah 5, Ad-Dhuha 3, Al-Hujurat 6, Al-‘Ankabut 57, Yunus.

  1. Ali ‘Imran 14
  2. Al-Isra 27
  3. Bersyukur
  4. Yunus 40
  5. Al-A’raf 26
  6. Ali ‘Imran 31
  7. Luqman
  8. Al-Bayyinah 5
  9. Ad-Dhuha 3
  10. Al-Hujurat 6
  11. Al-‘Ankabut 57
  12. Yunus

Pencarian: apa arti alfatihah, bacaan surat al-adiyat, quran surah yunus, contoh tadabbur, surat al quran penenang hati

Bantu Kami

Setiap bulan TafsirWeb melayani 1.000.000+ kaum muslimin yang ingin membaca al-Quran dan tafsirnya secara gratis. Tentu semuanya membutuhkan biaya tersendiri.

Tolong bantu kami meneruskan layanan ini dengan membeli buku digital Jalan Rezeki Berlimpah yang ditulis oleh team TafsirWeb (format PDF, 100 halaman).

Dapatkan panduan dari al-Qur'an dan as-sunnah untuk meraih rezeki berkah berlimpah, dapatkan pahala membantu keberlangsungan kami, Insya Allah.