Surat Yasin Ayat 4

عَلَىٰ صِرَٰطٍ مُّسْتَقِيمٍ

Arab-Latin: 'alā ṣirāṭim mustaqīm

Artinya: (yang berada) diatas jalan yang lurus,

« Yasin 3Yasin 5 »

Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Hikmah Menarik Tentang Surat Yasin Ayat 4

Paragraf di atas merupakan Surat Yasin Ayat 4 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada aneka ragam hikmah menarik dari ayat ini. Ditemukan aneka ragam penjelasan dari para mufassirun mengenai makna surat Yasin ayat 4, misalnya sebagaimana berikut:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

2-4. Allah bersumpah dengan al-Qur’an yang muhkam yang di dalamnya terkandung hokum-hukum, hikmah-hikmah dan hujjah-hujjah, bahwa sesungguhnya kamu (wahai Rasul) benar-benar termasuk orang-orang yang diutus oleh Allah dengan wahyuNya kepada hamba-hambaNya, yang berjalan di atas jalan lurus lagi seimbang, yaitu Islam.


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

4-5. Berdasarkan manhaj yang lurus dan syariat yang kokoh. Manhaj yang lurus dan syariat yang kokoh ini diturunkan dari Rabbmu Yang Mahaperkasa, yang tidak seorang pun mengalahkannya, Maha Penyayang kepada hamba-hamba-Nya yang Mukmin.


📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

4. عَلَىٰ صِرٰطٍ مُّسْتَقِيمٍ ((yang berada) diatas jalan yang lurus)
Yakni jalan yang selalu lurus tak berbelok yang dapat mengantarkan ke tujuan.
Yakni kamu hai Muhammad berada di jalan para nabi sebelummu.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

4. Di atas jalan lurus yang tidak ada penyimpangan di dalamnya, yaitu jalannya para nabi terdahulu yang membimbing menuju surga dan keberhasilan


📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

(yang berada) di atas jalan yang lurus} aturan dan agama yang lurus, tidak ada bengkokan di dalamnya


📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

4. Kemudian Allah memberitakan tentang sifat Rasulullah paling menonjol yang membuktikan kerasulannya, yaitu bahwasanya dia “di atas jalan yang lurus,” yakni, jalan lurus yang dapat mengantarkan kepada Allah dan kepada negeri kemuliaanNYa. Jalan yang lurus itu meliputi amal-amal, yaitu amal-amal shalih yang dapat memperbaiki hati, badan, dunia dan akhirat, serta akhlak yang utama yang dapat menyucikan jiwa, membersihkan kalbu, dan melipatgandakan pahala. Inilah jalan yang lurus yang merupakan ciri (sifat) Rasulullah dan ciri agama yang dibawanya.
Perhatikanlah keagungan al-Quran Suci ini, bagaimana ia memadukan antara sumpah dengan jenis sumpah yang paling mulia dan dengan yang disumpahkan yang juga termulia. Berita dari Allah itu sendiri sudah cukup, akan tetapi Allah menegakkan dalil-dalil yang sangat jelas dan argument-argumen yang konkret pada bahasan ini yang menunjukkan kebenaran (kelegalan) apa yang Dia sumpahkan atasnya, yaitu kerasulan RasulNya, sebagaimana telah kita utarakan dan kita singgung secara sederhana agar dijadikan pegangan.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Ayat 1-7
Telah disebutkan penjelasan tentang huruf-huruf hijaiyyah di permulaan surah Al-Baqarah. Diriwayatkan dari Ikrimah, bahwa Yasin artinya wahai manusia.
Malik bin Zaid bin Aslam berkata bahwa Yasin adalah salah satu dari asma Allah SWT.
(Demi Al-Qur'an yang penuh dengan hikmah) yaitu yang muhkam yang tidak datang kepadanya kebathilan, baik dari depan maupun dari belakang (sesungguhnya kamu) Wahai Muhammad (salah seorang dari rasul-rasul (3) (yang berada) di atas jalan yang lurus (4)) yaitu, berada pada suatu tuntunan, agama yang benar, dan syariat yang lurus ((sebagai wahyu) yang diturunkan oleh Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang (5)) yaitu jalan, tuntunan dan agama yang kamu sampaikan ini diturunkan dari Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang untuk hamba-hambaNya yang beriman. Sebagaimana Allah SWT berfirman: (Dan sesungguhnya kamu benar-benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus (52) (yaitu) jalan Allah yang kepunyaan-Nya segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Ingatlah, bahwa kepada Allah-lah kembali semua urusan (53)) (Surah Asy-Syura)
Firman Allah SWT: (agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang bapak-bapak mereka belum pernah diberi peringatan, karena itu mereka lalai) (6)) yaitu orang-orang Arab, karena sesungguhnya belum pernah datang kepada mereka seorang pemberi peringatan sebelum beliau. Penyebutan 'mereka secara tersendiri, bukan berarti meniadakan yang lainnya. Sebagaimana penyebutan beberapa orang tertentu, tidak meniadakan pengertiannya secara umum. Telah disebutkan ayat-ayat dan hadits-hadits yang mutawatir tentang keumuman dari pengutusan nabi Muhammad SAW pada firmanNya: (Katakanlah, "Hai manusia, sesungguhnya aku adalah utusan Allah untuk kalian semuanya”) (Surah Al-A'raf: 158)
Firman Allah SWT: (Sesungguhnya telah pasti berlaku perkataan (ketentuan Allah) terhadap kebanyakan mereka) Ibnu Jarir berkata bahwa azab Allah pasti kepada sebagian besar mereka, bahwa Allah SWT menetapkan kepada mereka di dalam Lauhil Mahfuz, bahwa mereka tidak beriman (karena mereka tidak beriman) kepada Allah dan tidak membenarkan para rasulNya.


📚 An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Surat Yasin ayat 4: 2-4. Surat ini diawali dengan sumpah Allah terhadap Al Qur’an Al Adziem, yang muhkam atas nasihat, serta syariat-syariat dan adab-adab yang terpuji di dalamnya. Dan dengan kebenaran Al Qur’an ini, maka sunggu engkau wahai Nabi Allah, adalah sebagian dari hamba Allah yang diutus. Engkau adalah termasuk orang yang koko di atas jalan yang terang yaitu jalan islam. Ini adalah persaksian dari Allah atas Muhammad ﷺ atas syariat yang agung.


📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Selanjutnya Allah Subhaanahu wa Ta'aala memberitahukan sifat yang paling besar bagi Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam yang menunjukkan kerasulan Beliau, yaitu bahwa Beliau berada di atas jalan yang lurus, yang dapat menyampaikan kepada Allah dan kepada surga-Nya. Jalan yang lurus tersebut mencakup ilmu (pengetahuan terhadap yang hak) dan amal, di mana amal tersebut adalah amal yang saleh; yang memperbaiki hati dan badan, dunia dan akhirat. Termasuk ke dalam amal saleh adalah akhlak yang utama yang membersihkan jiwa dan menyucikan hati serta mengembangkan pahala. Jalan yang lurus merupakan sifat bagi Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan sifat bagi agama yang Beliau bawa. Maka perhatikanlah keagungan Al Qur’an ini, di mana Allah Subhaanahu wa Ta'aala menggabung antara bersumpah dengan sesuatu yang paling mulia dipakai bersumpah dan hal agung yang disumpahkan (yaitu kerasulan Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam). Memang berita Allah saja yang menunjukkan kerasulan Beliau sudah cukup, akan tetapi Dia menegakkan dalil-dalil yang jelas dan bukti-bukti yang nyata di sini untuk menunjukkan kebenaran yang disumpahkan itu serta mengisyaratkan kepada kita untuk mengikuti jalannya.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Yasin Ayat 4

Sungguh, engkau berada di atas jalan yang lurus, yakni jalan yang dapat mengantarkan manusia menuju kebahagiaan di dunia dan akhirat. Itulah agama islam (lihat juga: asy-sy'r'/42: 52). 5. Al-qur'an adalah wahyu yang diturunkan oleh Allah yang mahaperkasa, yakni mampu mengalahkan siapa pun dan melaksanakan apa pun yang dia kehendaki; maha penyayang kepada semua hamba-Nya, utamanya kepada mereka yang beriman.


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Demikian variasi penjelasan dari berbagai mufassirin mengenai kandungan dan arti surat Yasin ayat 4 (arab-latin dan artinya), semoga berfaidah bagi kita semua. Dukung syi'ar kami dengan memberikan link ke halaman ini atau ke halaman depan TafsirWeb.com.

Artikel Tersering Dilihat

Ada berbagai materi yang tersering dilihat, seperti surat/ayat: Al-A’la, Al-Hujurat 13, Do’a Setelah Adzan, Adh-Dhuha, Al-Isra 32, Yusuf 28. Ada pula Al-Kafirun, Al-Fatihah, Seribu Dinar, An-Naba, Al-Falaq, Al-Qadr.

  1. Al-A’la
  2. Al-Hujurat 13
  3. Do’a Setelah Adzan
  4. Adh-Dhuha
  5. Al-Isra 32
  6. Yusuf 28
  7. Al-Kafirun
  8. Al-Fatihah
  9. Seribu Dinar
  10. An-Naba
  11. Al-Falaq
  12. Al-Qadr

Pencarian: surat al-ikhlas beserta artinya, an nisa ayat 105, al baqarah ayat 208, surat al maun ayat 7, ayat tentang menuntut ilmu latin dan artinya

Surat dan Ayat Rezeki

Dapatkan pahala jariyah dan buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah" dengan sharing informasi tentang TafsirWeb!

Cara Sharing Manual:

Copy-paste text di bawah, kirim ke lima (5) group WhatsApp yang Anda ikuti:

Nikmati kemudahan dari Allah untuk memahami al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik nama suratnya, klik nomor ayat, maka akan keluar penjelasan lengkap untuk ayat tersebut:
 
✅ Klik *tafsirweb.com/start* untuk menikmati tafsir al-Qur'an
 
✅ Klik *tafsirweb.com/pahala* lalu kirim informasi ini ke 5 group lainnya untuk dapat pahala jariyah

Cara Sharing Otomatis:

Klik Di Sini 👉 pilih lima (5) group WhatsApp yang Anda ikuti 👉 klik tombol kirim

Bonus Setelah Sharing:

Setelah Anda melakukan sharing, klik tombol di bawah: