Surat Al-‘Ankabut Ayat 6


Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

وَمَنْ جَاهَدَ فَإِنَّمَا يُجَاهِدُ لِنَفْسِهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ لَغَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ

Arab-Latin: Wa man jāhada fa innamā yujāhidu linafsih, innallāha laganiyyun 'anil-'ālamīn

Terjemah Arti: Dan barangsiapa yang berjihad, maka sesungguhnya jihadnya itu adalah untuk dirinya sendiri. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.

Terjemahan Makna Bahasa Indonesia (Isi Kandungan)

Dan barangsiapa berjihad di jalan Allah untuk menegakkan kalimat Allah, dan berjuang menundukkan dirinya untuk taat kepadaNya, sesungguhnya ia tengah berjihad untuk dirinya sendiri. Sebab sesungguhnya ia melakukan itu demi mencari pahala melalui jihadnya. Sesungguhnya Allah MahaKaya, tidak membutuhkan segala amal perbuatan seluruh makhlukNya. KepunyaanNya-lah kerajaan, penciptaan dan penetapan ketentuan.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

6. Barangsiapa bersungguh-sungguh dengan membawa dirinya kepada ketaatan dan menjauhi larangan serta berjuang di jalan Allah, sebenarnya perjuangannya itu untuk dirinya sendiri, karena manfaatnya itu kembali kepada dirinya, dan Allah tidak butuh kepada seluruh makhluk, sehingga ketaatan mereka tidak menambah-Nya dan kemaksiatan mereka tidak mengurangi-Nya.

Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

6. وَمَن جٰهَدَ فَإِنَّمَا يُجٰهِدُ لِنَفْسِهِۦٓ ۚ (Dan barangsiapa yang berjihad, maka sesungguhnya jihadnya itu adalah untuk dirinya sendiri)
Yakni barangsiapa yang berjihad melawan orang-orang kafir dan berjihad melawan dirinya sendiri dengan bersabar di atas ketaatan, maka sesungguhnya ia berjihad untuk dirinya sendiri. Yakni pahala jihad itu hanya untuknya dan bukan untuk orang lain, dan manfaatnya tidak akan berpengaruh bagi Allah sedikitpun.

إِنَّ اللهَ لَغَنِىٌّ عَنِ الْعٰلَمِينَ(Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam)
Sehingga Allah tidak butuh ketaatan mereka sebagaimana kemaksiatan mereka tidak memberi-Nya mudharat.

Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

6. Dan barangsiapa berusaha meninggikan kalimat Allah , maka sesungguhnya pahala usahanya itu bagi dirinya sendiri. Sesungguhnya Allah tidak membutuhkan hamba-hambaNya dari golongan manusia, jin dan malaikat. Dia tidak membutuhkan ketaataan mereka.

Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili

Allah mengabarkan bahwa siapa yang sungguh-sungguh dalam kebaikan dirinya dan menolong dirinya, dan sungguh-sungguh mencurahkan untuk berjihad kepada kafir dan berperang dengan mereka, maka manfaat dan buahnya akan kembali kepadanya. Ketahuilah bahwa Allah maha kaya dari amalan-amalan makhluk, tidak ada manfaat ketaatan mereka, juga tidak membahayakan kemaksiatan mereka yang bermaksiat.

An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Jihad melawan orang kafir atau jihad melawan hawa nafsu dan setan.

Yakni manfaatnya untuk dirinya sendiri, tidak untuk Allah.

Baik manusia, jin maupun malaikat, dan Dia tidak butuh ibadah mereka. Dia tidaklah memerintah mereka agar Dia memperoleh manfaat dari mereka, dan tidak pula melarang mereka karena kikir kepada mereka. Sudah menjadi maklum, bahwa perintah dan larangan butuh adanya jihad (kesungguhan), karena jiwa seseorang pada tabiatnya berat melakukan kebaikan, setan juga menghalanginya, demikian pula orang kafir sama menghalanginya dari menegakkan agama-Nya, semua ini adalah penghalang yang butuh dijihadi dan dilawan dengan kesungguhan.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Dan barangsiapa berjihad dengan mencurahkan segala kemampuannya untuk meninggikan kalimat Allah dan mengorbankan diri dengan selalu bersabar dalam melakukan ketaatan kepada Allah, maka sesungguhnya pahala, manfaat dan kebaikan jihadnya itu adalah untuk dirinya sendiri. Tidak ada sedikit pun manfaat amal tersebut yang dibutuhkan oleh Allah. Sungguh, Allah mahakaya tidak memerlukan sesuatu apa pun dari mereka, bahkan dari seluruh alam. 7. Dan orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-Nya dan mengerjakan kebajikan, pasti akan kami hapus kesalahan-kesalahannya dan mereka pasti akan kami beri balasan yang lebih baik dari apa yang me-reka kerjakan.

Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI

Related: Surat Al-‘Ankabut Ayat 7 Arab-Latin, Surat Al-‘Ankabut Ayat 8 Bahasa Indonesia, Terjemah Arti Surat Al-‘Ankabut Ayat 9, Terjemahan Tafsir Surat Al-‘Ankabut Ayat 10, Isi Kandungan Surat Al-‘Ankabut Ayat 11, Makna Surat Al-‘Ankabut Ayat 12

Category: Surat Al-'Ankabut


Anda belum mahir membaca Qur'an? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!