Surat Al-Qashash Ayat 24

ููŽุณูŽู‚ูŽู‰ูฐ ู„ูŽู‡ูู…ูŽุง ุซูู…ู‘ูŽ ุชูŽูˆูŽู„ู‘ูŽู‰ูฐู“ ุฅูู„ูŽู‰ ูฑู„ุธู‘ูู„ู‘ู ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุจู‘ู ุฅูู†ู‘ูู‰ ู„ูู…ูŽุงู“ ุฃูŽู†ุฒูŽู„ู’ุชูŽ ุฅูู„ูŽู‰ู‘ูŽ ู…ูู†ู’ ุฎูŽูŠู’ุฑู ููŽู‚ููŠุฑูŒ

Arab-Latin: Fa saqฤ lahumฤ แนกumma tawallฤ ilaแบ“-แบ“illi fa qฤla rabbi innฤซ limฤ anzalta ilayya min khairin faqฤซr

Artinya: Maka Musa memberi minum ternak itu untuk (menolong) keduanya, kemudian dia kembali ke tempat yang teduh lalu berdoa: "Ya Tuhanku sesungguhnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku".

ยซ Al-Qashash 23 โœต Al-Qashash 25 ยป

Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Kandungan Menarik Mengenai Surat Al-Qashash Ayat 24

Paragraf di atas merupakan Surat Al-Qashash Ayat 24 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada beberapa kandungan menarik dari ayat ini. Ada beberapa penjelasan dari banyak mufassirun mengenai kandungan surat Al-Qashash ayat 24, sebagiannya sebagaimana terlampir:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Maka Musa menggatikan mereka berdua memberikan minum hewan ternak mereka dan lalu berjalan menuju arah bayangan pohon dan ia berteduh dengannya, dan dia berkata, โ€œWahai Tuhanku, sesungguhnya aku membutuhkan kebaikan jenis apa pun yang Engkau giring kepadaku, seperti makanan.โ€ Dan waktu itu, rasa lapar telah melilitnya.


📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

24. Musa kemudian menuju sumber air meskipun dia merasa lelah setelah perjalanan jauh, lalu dia memberi minum hewan ternak dua wanita itu.

Setelah dia selesai melakukannya, dia hendak beristirahat di bawah naungan pohon di tempat itu; lalu dia bermunajat kepada Tuhannya dan mengingat kenikmatan-kenikmatan yang telah Allah berikan kepadanya, kemudian dia menyampaikan kebutuhannya terhadap berbagai bentuk pertolongan, dan terlebih lagi pertolongan akibat keasingan dan rasa laparnya berupa tempat tinggal baginya.


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

24. Maka Musa -'alaihissalฤm- merasa kasihan kepada keduanya dan mengambilkan air untuk kambing mereka, kemudian dia menuju tempat teduh untuk beristirahat dan berdoa kepada Rabbnya dengan mengeluhkan kebutuhannya, โ€œWahai Rabbku! Sesungguhnya aku membutuhkan kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku.โ€


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

24. ููŽุณูŽู‚ูŽู‰ูฐ ู„ูŽู‡ูู…ูŽุง (Maka Musa memberi minum ternak itu untuk (menolong) keduanya)
Setelah Musa mendengar perkataan mereka berdua, Musa kemudian membantu mereka berdua memberi minum kambing-kambing itu.

ุซูู…ูŽู‘ ุชูŽูˆูŽู„ูŽู‘ู‰ูฐู“ ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ุธูู‘ู„ูู‘(kemudian dia kembali ke tempat yang teduh)
Setelah ia selesai memberi minum kambing-kambing tersebut ia kemudian menuju tempat yang teduh dan duduk di sana.

ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุจูู‘ ุฅูู†ูู‘ู‰ ู„ูู…ูŽุข ุฃูŽู†ุฒูŽู„ู’ุชูŽ ุฅูู„ูŽู‰ูŽู‘ ู…ูู†ู’ ุฎูŽูŠู’ุฑู(lalu berdoa: โ€œYa Tuhanku sesungguhnya aku kepada suatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadakuโ€)
Kebaikan apapun itu.

ููŽู‚ููŠุฑูŒ(sangatlah memerlukan)
Yakni membutuhkan hal itu.


📚 Li Yaddabbaru Ayatih / Markaz Tadabbur di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Umar bin Abdullah al-Muqbil, professor fakultas syari'ah Universitas Qashim - Saudi Arabia

1 ). Ikhlas dan menjaga kehormatan dirinya, dan menjauh dari kecintaan pada polaritas, dan meninggalkan cara-cara yang membuat orang lain selalu menerimanya, namun kebaikan-kebaikan datang kepadanya dan ia senantiasa dalam naungan Allah : { ุฅูู†ู‘ูŽ ุฃูŽุจูู‰ ูŠูŽุฏู’ุนููˆูƒูŽ ู„ููŠูŽุฌู’ุฒููŠูŽูƒูŽ ุฃูŽุฌู’ุฑูŽ ู…ูŽุง ุณูŽู‚ูŽูŠู’ุชูŽ ู„ูŽู†ูŽุง } "Sesungguhnya bapakku memanggil kamu agar ia memberikan balasan terhadap (kebaikan)mu memberi minum (ternak) kami."

2 ). Pelajaran dari ucapan Musa 'alaihissalam setelah memberi minum ternak dua perempuan: { ุฑูŽุจู‘ู ุฅูู†ู‘ูู‰ ู„ูู…ูŽุงู“ ุฃูŽู†ุฒูŽู„ู’ุชูŽ ุฅูู„ูŽู‰ู‘ูŽ ู…ูู†ู’ ุฎูŽูŠู’ุฑู ููŽู‚ููŠุฑูŒ } "Ya Tuhanku sesungguhnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku" Ibnu 'Abbas berkata : padahal ketika itu Musa sangat merasakan lapar dan haus, dan ketika itu ia merupakan makhluk Allah yang paling mulia.

Ibnu 'Athiyah mengomentari: dan dalam hal ini ia mampu menentukan pertimbangan yang baik, dan mampu meguasai dirinya atas kehinaan dunia di hadapan Allah.

3 ). Wahai engkau yang hatinya sedang bersedih: jangan sampai kamu melupakan dzat yang maha tinggi, jadilah seperti hamba yang Allah berbicara secara langsung kepadanya, keluar dalam keadaan takut, bersafar dengan berjalan kaki, sembari rasa lapar terus menggerogoti, kemudian memanggil tuhannya dalam keadaan hati yang hancur: { ุฑูŽุจู‘ู }, bahkan sampai tidak menyebut yaa' an-Nida { ุฅูู†ู‘ูู‰ }; untuk menekankan kelemahannya, dan ia tidak mengakatan: (ุฃูŽู†ูŽุง) saya, { ู„ูู…ูŽุงู“ } untuk hal apa { ุฃูŽู†ุฒูŽู„ู’ุชูŽ ุฅูู„ูŽู‰ู‘ูŽ }; dengan bentuk kalimat lampau; menunjukkan ketegasan keyakinannya akan dikabulkannya permintaan seakan-akan ia akan terwujud, { ู…ูู†ู’ ุฎูŽูŠู’ุฑู ููŽู‚ููŠุฑูŒ } dan akhirnya balasan dari kehancuran hatinya adalah: keluarga dan kekayaan, dan kenabian serta penjagaan dari tuhannya.

4 ). Ayat ini menunjukkan pada kita bahwa salah satu sebab dikabulkannya doa, yaitu menampakkan kebutuhan kita kepada Allah, dan menunjukkan kelemahan kita kepadaNya.


📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

24. Kemudian nabi Musa menolong keduanya untuk memberi minum ternak itu, kemudian dia kembali ke tempat yang teduh lalu berdoa: "Ya Tuhanku sesungguhnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku. Yaitu berupa makanan apapun itu"


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimurajaโ€™ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-โ€˜Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

{Lalu dia memberi minum (ternak) untuk kedua perempuan itu. Kemudian dia pergi} pergi {ke tempat yang teduh, lalu berdoa,โ€œYa Tuhanku, sesungguhnya aku sangat memerlukan suatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadakuโ€


📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

24. Maka Musa merasa iba dan kasihan kepada mereka berdua, โ€œmaka Musa memberi minum ternak itu untuk (menolong) keduanya,โ€ tanpa minta imbalan upah kepada keduanya dan tidak juga mempunyai niat lain selain keridhaan Allah. Setelah dia berhasil meminumkan ternak milik kedua gadis itu, yang mana pada saat itu cuaca sangat panas sekali di tengah siang hari, hal ini terbukti dengan FirmanNya, โ€œKemudian dia kembali ke tempat yang teduh,โ€ untuk beristirahat di tempat teduh itu setelah kelelahan, โ€œlalu berkataโ€ pada kondisi seperti itu seraya memohon karunia kepada Rabbnya, โ€œYa Rabbku, sesungguhnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku,โ€ maksudnya, sesungguhnya aku sangat membutuhkan kebaikan yang Engkau bawakan kepadaku dan Engkau memudahkannya untukku. Ini adalah permohonan Musa melalui ungkapan kondisinya. Dia memohon kepada Allah dengan (bertawasul) dengan kondisi itu lebih mantap daripada memohon dengan ungkapan lisan.


📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Ayat 21-24
Setelah dia diberitahu lelaki itu yang menyatakan bahwa Fir'aun dan seluruh orang dari negerinya sedang berbuat makar untuk menangkapnya, maka nabi Musa keluar sendirian meninggalkan negeri Mesir, padahal sebelum itu dia tidak biasa mengembara, karena dia selalu hidup dalam kemewahan, kesenangan dan kedudukan tinggi (Maka keluarlah Musa dari kota itu dengan rasa takut menunggu-nunggu dengan khawatir) dengan memantau sekitar (Dia berdoa, "Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dari orang-orang yang zalim ituโ€) yaitu dari Fir'aun dan para pembesarnya
(Dan tatkala ia menghadap ke jurusan Madyan) yaitu menempuh jalan, yang menghantarkannya, yang terbentang. Maka dia bergembira dengan itu (ia berdoa (lagi), "Mudah-mudahan Tuhanku memimpinku ke jalan yang benarโ€) yaitu jalan yang lurus, dan Allah memenuhi permintaannya, lalu memberinya petunjuk ke jalan yang lurus di dunia dan akhirat dan menjadikannya sebagai orang yang mendapat petunjuk dan memberi petunjuk.
(Dan tatkala ia sampai di sumber air negeri Madyan) yaitu, setelah sampai di negeri Madyan, dia mendatangi sumber airnya. Negeri itu mempunyai sebuah sumur yang didatangi oleh banyak penggembala ternak (ia menjumpai di sana sekumpulan orang yang sedang meminumkan (ternaknya)) yaitu sekumpulan orang yang memberi minum ternaknya (dan ia menjumpai di belakang orang banyak itu dua orang wanita yang sedang menghambat (ternaknya)) yaitu mengekang dombanya agar tidak ikut minum dengan ternak mereka agar keduanya tidak disakiti. Ketika nabi Musa melihat keduanya, maka muncullah rasa kasihan terhadap keduanya (Musa bertanya, "Apakah maksudmu (dengan berbuat begitu)?โ€) yaitu, apa yang membuat kalian tidak ikut meminumkan ternak bersama mereka? (Kedua wanita itu menjawab, 'Kami tidak dapat meminumkan (ternak kami), sebelum penggembala-penggembala itu memulangkan (ternaknya)) yaitu kami tidak dapat mendapatkan bagian meminumkan ternak kecuali setelah mereka selesai (sedangkan, bapak kami adalah orang tua yang telah lanjut usianyaโ€) Inilah yang mendesak kami mengalami keadaan yang kamu saksikan. Lalu Allah SWT berfirman: (Maka Musa memberi minum ternak itu untuk (menolong) keduanya)


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

📚 An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Surat Al-Qashash ayat 24: Maka Musa memberikan minum ternak kedua perempuan tersebut, kemudian ia (Musa) berteduh di bawah pohon, kemudian ia berdoa, bermunajat kepada Tuhannya, dan meminta rezeki kepada-Nya : Wahai Tuhanku, sungguh aku adalah hamba yang membutuhkan kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku, wahai Rabbku itulah kebaikan yang aku inginkan, aku juga menginginkan balasan dan ganjaran dari-Mu.


📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Tanpa meminta upah, dan tidak ada niatnya selain mengharap keridhaan Allah. Para ahli tafsir menjelaskan bahwa para pengembala ketika selesai mendatangi sumber air, meletakkan di mulut sumur batu yang besar, lalu dua wanita itu datang memberi minum kambingnya dari sisa kambing yang lain.

โ€˜Amr bin Maimun meriwayatkan dari Umar bin Khaththab radhiyallahu 'anhu, bahwa Musa โ€˜alaihis salam ketika sampai di sumber air Madyan mendapatkan sekumpulan orang yang sedang memberi minum ternaknya. Umar melanjutkan ceritanya, โ€œSetelah mereka selesai (memberi minum), maka mereka bersama-sama mengembalikan batu ke sumur (untuk menutupinya), dan tidak ada yang mampu mengangkatnya kecuali dengan jumlah sepuluh orang. Tiba-tiba Beliau melihat ada dua orang perempuan yang sedang menghambat ternaknya, maka Musa berkata, โ€œAda apa dengan kamu berdua?" Maka Keduanya menceritakan keadaannya, lalu Musa โ€˜alaihis salam mendatangi batu itu dan mengangkatnya (sendiri), dan tidak mengambil air kecuali satu ember sehingga kambing-kambing (mereka berdua) puas (meminumnya).โ€ (Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah, dan isnadnya shahih).

Permintaan Beliau ini adalah dengan ucapan dan keadaannya; lisan Beliau berdoa, dan keadaan Beliau menunjukkan rasa butuh.

Ayat ini sekaligus mengisyaratkan kepada kita agar senantiasa meminta kepada Allah dalam semua kebutuhan kita, baik yang terkait dengan agama (seperti meminta hidayah dan ampunan), maupun yang terkait dengan dunia (seperti meminta makan, minum dan pakaian). Demikian pula menunjukkan bahwa Allah Subhaanahu wa Ta'aala senang diminta oleh hamba-hamba-Nya.


📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Al-Qashash Ayat 24

Mendengar jawaban kedua perempuan itu, maka dia yakni musa bergegas menolong keduanya dengan memberi minum ternak kedua perempuan itu, walaupun saat itu dia sangat lapar sekali. Kedua perempuan itu meninggalkan tempat sambil mengucapkan terima kasih, kemudian dia yakni musa kembali ke tempat yang teduh untuk menghindari sengatan matahari dan beristirahat. Di tempat itu musa mencoba mengingat kembali aneka nikmat yang telah dianugerahkan kepada-Nya, lalu berdoa, 'ya tuhanku, sesungguhnya aku sangat memerlukan se-suatu kebaikan berupa makanan atau rezeki lainnya, walau sedikit, yang engkau turunkan kepadaku, dan kini aku masih membutuhkan anugerah kebaikan darimu. "25. Kedua perempuan yang dibantu oleh musa menceritakan kebaikan musa kepada ayah mereka. Sang ayah memerintahkan salah seorang dari putrinya untuk mengundang musa ke rumah. Kemudian datanglah kepada musa salah seorang dari kedua perempuan yang baru saja ia bantu itu. Ia datang dalam keadan berjalan dengan malu-malu karena ditugaskan bertemu muka seorang diri dengan pemuda tampan dan berwibawa yang telah membantunya untuk mengundangnya ke rumah. Menyampaikan pesan sang ayah, dia berkata, "sesungguhnya ayahku mengundangmu untuk memberi balasan sebagai imbalan atas kebaikanmu memberi minum ternak kami. Dengan segera musa yang sedang memerlukan bantuan menceritakan kepadanya kisah mengenai dirinya dan fir'aun serta masyarakat mesir, dia yakni bapak perempuan itu berkata, "janganlah engkau takut kekuasaan fir'aun tidak sampai ke wilayah ini, dan tuhan tidak akan mencelakakan orang-orang yang selalu berbuat baik dan dekat dengan-Nya. Tenanglah, engkau telah selamat dari orang-orang yang zalim itu. ".


Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

Demikian aneka ragam penafsiran dari berbagai ahli ilmu berkaitan kandungan dan arti surat Al-Qashash ayat 24 (arab-latin dan artinya), semoga bermanfaat untuk ummat. Dukung kemajuan kami dengan memberikan tautan menuju halaman ini atau menuju halaman depan TafsirWeb.com.

Bacaan Cukup Sering Dilihat

Kami memiliki ratusan halaman yang cukup sering dilihat, seperti surat/ayat: Ar-Ra’d, Al-Jumu’ah 9, Al-Baqarah 186, Az-Zariyat 56, Al-Infithar, Ali ‘Imran 134. Ada pula Al-Ahzab 21, Al-Isra 23-24, Ali ‘Imran 133, Al-Baqarah 2, Al-Baqarah 30, Al-Isra 1.

  1. Ar-Ra’d
  2. Al-Jumu’ah 9
  3. Al-Baqarah 186
  4. Az-Zariyat 56
  5. Al-Infithar
  6. Ali ‘Imran 134
  7. Al-Ahzab 21
  8. Al-Isra 23-24
  9. Ali ‘Imran 133
  10. Al-Baqarah 2
  11. Al-Baqarah 30
  12. Al-Isra 1

Pencarian: ali imron 31, surah at-tahrim ayat 6, surat al baqarah ayat 41-50, hadits kebersihan latin, hamdalah arab

Surat dan Ayat Rezeki

Dapatkan pahala jariyah dan buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah" dengan sharing informasi tentang TafsirWeb!

Cara Sharing Manual:

Copy-paste text di bawah, kirim ke lima (5) group WhatsApp yang Anda ikuti:

Nikmati kemudahan dari Allah untuk memahami al-Qurโ€™an dengan tafsirnya. Tinggal klik nama suratnya, klik nomor ayat, maka akan keluar penjelasan lengkap untuk ayat tersebut:
ย 
โœ… Klik *tafsirweb.com/start* untuk menikmati tafsir al-Qur'an
ย 
โœ… Klik *tafsirweb.com/pahala* lalu kirim informasi ini ke 5 group lainnya untuk dapat pahala jariyah

Cara Sharing Otomatis:

Klik Di Sini ๐Ÿ‘‰ pilih lima (5) group WhatsApp yang Anda ikuti ๐Ÿ‘‰ klik tombol kirim

Bonus Setelah Sharing:

Setelah Anda melakukan sharing, klik tombol di bawah: