Surat An-Naml Ayat 24

Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

ูˆูŽุฌูŽุฏุชู‘ูู‡ูŽุง ูˆูŽู‚ูŽูˆู’ู…ูŽู‡ูŽุง ูŠูŽุณู’ุฌูุฏููˆู†ูŽ ู„ูู„ุดู‘ูŽู…ู’ุณู ู…ูู† ุฏููˆู†ู ูฑู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽุฒูŽูŠู‘ูŽู†ูŽ ู„ูŽู‡ูู…ู ูฑู„ุดู‘ูŽูŠู’ุทูŽูฐู†ู ุฃูŽุนู’ู…ูŽูฐู„ูŽู‡ูู…ู’ ููŽุตูŽุฏู‘ูŽู‡ูู…ู’ ุนูŽู†ู ูฑู„ุณู‘ูŽุจููŠู„ู ููŽู‡ูู…ู’ ู„ูŽุง ูŠูŽู‡ู’ุชูŽุฏููˆู†ูŽ

Arab-Latin: Wajattuhฤ wa qaumahฤ yasjudแปฅna lisy-syamsi min dแปฅnillฤhi wa zayyana lahumusy-syaiแนญฤnu a'mฤlahum fa แนฃaddahum 'anis-sabฤซli fa hum lฤ yahtadแปฅn

Artinya: Aku mendapati dia dan kaumnya menyembah matahari, selain Allah; dan syaitan telah menjadikan mereka memandang indah perbuatan-perbuatan mereka lalu menghalangi mereka dari jalan (Allah), sehingga mereka tidak dapat petunjuk,

ยซ An-Naml 23 โœต An-Naml 25 ยป

Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

Tafsir Berharga Terkait Surat An-Naml Ayat 24

Paragraf di atas merupakan Surat An-Naml Ayat 24 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada kumpulan tafsir berharga dari ayat ini. Terdokumentasikan kumpulan penafsiran dari kalangan mufassirun mengenai makna surat An-Naml ayat 24, sebagiannya sebagaimana berikut:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Aku mendapati dirinya dan kaumnya menyembah matahari, berpaling dari beribadah kepada Allah. dan setan menjadikan mereka memandang baik perbuatan-perbuatan buruk yang mereka lakukan. Maka setan membelokkan mereka dari iman kepada Allah dan bertauhid kepadaNya. Mereka tidak memperoleh petunjuk jalan menuju kepada Allah, bertauhid kepadaNya serta beribadah kepadaNya semata.


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

24. Aku mendapati wanita ini dan kaumnya menyembah matahari tanpa (menyembah) Allah -Subแธฅฤnahu wa Ta'ฤlฤ-; dan setan telah menjadikan mereka memandang indah perbuatan-perbuatan syirik dan maksiat itu, lalu memalingkan mereka dari jalan kebenaran, sehingga mereka tidak mendapatkan jalan petunjuk kepadanya.


📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

24. ูˆูŽุฌูŽุฏุชูู‘ู‡ูŽุง ูˆูŽู‚ูŽูˆู’ู…ูŽู‡ูŽุง ูŠูŽุณู’ุฌูุฏููˆู†ูŽ ู„ูู„ุดูŽู‘ู…ู’ุณู ู…ูู† ุฏููˆู†ู ุงู„ู„ู‡ู (Aku mendapati dia dan kaumnya menyembah matahari, selain Allah)
Mereka menyembah matahari selain menyembah Allah.

ูˆูŽุฒูŽูŠูŽู‘ู†ูŽ ู„ูŽู‡ูู…ู ุงู„ุดูŽู‘ูŠู’ุทูฐู†ู ุฃูŽุนู’ู…ูฐู„ูŽู‡ูู…ู’(dan syaitan telah menjadikan mereka memandang indah perbuatan-perbuatan mereka)
Yakni perbuatan mereka menyembah matahari dan perbuatan kafir lainnya.

ููŽุตูŽุฏูŽู‘ู‡ูู…ู’ ุนูŽู†ู ุงู„ุณูŽู‘ุจููŠู„ู(lalu menghalangi mereka dari jalan (Allah))
Akibat penghiasan amalan mereka itu setan berhasil menghalangi mereka dari jalan yang benar, yaitu keimanan kepada Allah dan mengesakan-Nya.

ููŽู‡ูู…ู’ ู„ูŽุง ูŠูŽู‡ู’ุชูŽุฏููˆู†ูŽ(sehingga mereka tidak dapat petunjuk)
Menuju kebenaran dalam urusan agama.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

24. Aku mendapati dia dan kaumnya menyembah matahari, selain Allah; dan syaitan telah menjadikan mereka memandang indah perbuatan-perbuatan buruk mereka itu lalu menghalangi mereka dari jalan Allah, sehingga mereka tidak dapat petunjuk pada kebenaran


📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimurajaโ€™ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-โ€˜Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

{Aku mendapati dia dan kaumnya sedang menyembah matahari, bukan Allah. Setan telah menghiasi bagi mereka perbuatan-perbuatan mereka sehingga menghalangi mereka} sehingga menghalangi mereka {dari jalan (kebenaran)} jalan kebenaran {Mereka tidak mendapat petunjuk


📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

24 โ€aku mendapatinya dan kaumnya menyembah matahari, selain Allah,โ€ maksudnya, mereka adalah orang-orang musyrik penyembah matahari. โ€œdan setan telah menjadikan mereka memandang indah perbuatan-perbuatan mereka,โ€ sehingga mereka melihat sesuatu yang mereka anut itulah yang benar. โ€œsehingga mereka tidak dapat petunjuk,โ€ karena orang ynag sudah berkeyakinan bahwa yang dianutnya itu benar, maka tidak mungkin bisa diharap mendapat petunjuk sehingga keyakinannya berubah.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Ayat 22-26
Allah SWT berfirman: (Maka datanglah) hud-hud ( tidak lama kemudian) yaitu setelah menghilang dalam waktu yang tidak lama, kemudian dia datang seraya berkata kepada nabi Sulaiman: (Aku telah mengetahui sesuatu yang kamu belum mengetahuinya) yaitu, aku telah menyaksikan apa yang tidak disaksikan olehmu dan tentaramu (dan kubawa kepadamu dari negeri Saba suatu berita penting yang diyakini) yaitu berita yang benar dan yakin. Sabaโ€™ adalah negeri orang-orang Himyar, mereka adalah raja-raja negeri Yaman. Kemudian hud-hud berkata: (Sesungguhnya aku menjumpai seorang wanita yang memerintah mereka)
Firman Allah: (dan dia dianugerahi segala sesuatu) yaitu semua perbendaharaan dunia yang diperlukan oleh seorang raja yang berkuasa (serta mempunyai singgasana yang besar) yaitu, singgasana tempat duduknya sangat besar dihiasi dengan emas dan berbagai macam permata dan mutiara.
(dan setan telah menjadikan mereka memandang indah perbuatan-perbuatan mereka, lalu menghalangi mereka dari jalan (Allah)) yaitu dari jalan kebenaran (sehingga mereka tidak dapat petunjuk)
Firman Allah (agar mereka tidak menyembah Allah) maknanya (dan setan telah menjadikan mereka memandang indah perbuatan-perbuatan mereka, lalu menghalangi mereka dari jalan (Allah), sehingga mereka tidak dapat petunjuk, agar mereka tidak menyembah Allah) yaitu agar mereka tidak mengetahui jalan yang benar yang ikhlas bersujud hanya kepada Allah semata, bukan kepada sesuatupun dari makhlukNya, baik bintang maupun yang lainnya. Sebagaimana Allah SWT berfirman: (Dan sebagian dari tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam, siang, matahari, dan bulan. Janganlah bersujud kepada matahari dan janganlah (pula) kepada bulan, tetapi bersujudlah kepada Allah Yang menciptakannya, jika kalian hanya kepada-Nya saja menyembah (37)) (Surah Fushshilat) Sebagian ulamaโ€™ qiraat membacanya โ€œAlaa yaa isjuduu lillahโ€ yaitu menjadikannya โ€œโ€˜ala istiftahiyyahโ€ dan โ€œya nidaโ€™โ€, dan membuang โ€œmunadaโ€nya. yang bentuk lengkapnya adalah: โ€œAlaa ya qaumus juduu lillahโ€
Firman Allah: (Yang mengeluarkan apa yang terpendam di langit dan di bumi) Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, yaitu Allah mengetahui semua yang tersembunyi di langit dan bumi.
Sa'id bin Al-Musayyib berkata bahwa kata โ€œal-khabโ€™uโ€ adalah air. Demikian juga yang dikatakan Abdurrahman bin Zaid bin Aslam, bahwa maknanya adalah apa yang tersembunyi di langit dan di bumi dan apa yang Dia jadikan dalam keduanya berupa rezeki, hujan dari langit dan tumbuhan dari bumi.
Ini sesuai dengan perkataan hud-hud yang diberikan Allah naluri yang tajam, bahwa hud-hud dapat melihat air mengalir di perut bumi.
Firman Allah SWT: (dan Yang mengetahui apa yang kalian sembunyikan dan apa yang kalian nyatakan) yaitu mengetahui apa yang disembunyikan dan dinyatakan oleh para hamba berupa ucapan dan perbuatan. Ini sebagaimana firmanNya: (Sama saja (bagi Tuhan), siapa di antara kalian yang merahasiakan ucapannya, dan siapa yang berterus, terang dengan ucapan itu, dan siapa yang bersembunyi di malam hari dan yang berjalan (menampakkan diri) di siang hari (10)) (Surah Ar-Ra'd)
Firman Allah: (Allah, tiada Tuhan (yang wajib disembah) kecuali Dia, Tuhan Yang mempunyai 'Arsy yang agung (26)) yaitu Dialah Allah Dzat yang berhak diseru, yang tiada Tuhan selain Dia, Tuhan yang memiliki 'Arsy yang agung, yang tiada sesuatupun dari makhlukNya lebih agung daripada 'Arsy itu.
Berdasarkan apa yang burung hud-hud seru kepada kebaikan dan menyembah serta bersujud hanya kepada Allah, maka burung hud-hud dilarang dibunuh


📚 An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Surat An-Naml ayat 24: Kemudian hud-hud berkata : Sungguh aku mendapatinya wahai Nabi Allah pada perempuan ini dan kaumnya menyekutukan Allah, mereka beribadah kepada matahari dan sujud kepada matahari (dengan menyembah) selain Allah, setan telah memperindah akan kesyirikan yang mereka lakukan; Setan mencegah dan menjauhkan mereka dari jalan tauhid dan iman, sehingga mereka terjatuh dalam kesesatan dan dosa.


📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Sehingga mereka melihat, bahwa perbuatannya benar.

Karena yang menyangka dirinya benar, padahal salah sangat sulit diharapkan untuk mendapatkan hidayah sampai pandangannya berubah


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat An-Naml Ayat 24

Burung hudhud terus bercerita. "aku kata burung hudhud, " dapati dia, ratu itu, dan kaumnya menyembah sesuatu yang mereka anggap luar biasa yaitu matahari, bukan menyembah kepada Allah yang satu; dan setan yang telah bersumpah di hadapan Allah untuk terus mempedaya anak cucu adam sampai hari kiamat, telah menjadikan terasa indah bagi mereka perbuatan-perbuatan buruk mereka, seperti kemusyrikan, kekafiran dan kemaksiatan lainnya, sehingga setan mampu memperdayai dan menghalangi mereka dari jalan Allah, dengan tipu muslihatnya yang sangat halus. Maka karena mereka memilih berpihak kepada setan, mereka tidak mendapat petunjuk. "25. "mereka juga tidak menyembah Allah yang mengeluarkan apa yang terpendam di langit seperti air hujan dan di bumi seperi menumbuhkan tanam-tanaman, dan yang mengetahui apa yang kamu sembunyikan dalam hatimu dan yang kamu nyatakan dengan perkataanmu.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

Demikian pelbagai penjabaran dari banyak ahli tafsir mengenai isi dan arti surat An-Naml ayat 24 (arab-latin dan artinya), semoga membawa manfaat untuk kita. Sokong dakwah kami dengan memberikan link menuju halaman ini atau menuju halaman depan TafsirWeb.com.

Konten Sering Dikaji

Kami memiliki banyak konten yang sering dikaji, seperti surat/ayat: Al-Baqarah 186, Az-Zariyat 56, Al-Baqarah 30, Ar-Ra’d, Al-Infithar, Al-Isra 23-24. Ada pula Al-Jumu’ah 9, Ali ‘Imran 134, Al-Baqarah 2, Ali ‘Imran 133, Al-Ahzab 21, Al-Isra 1.

  1. Al-Baqarah 186
  2. Az-Zariyat 56
  3. Al-Baqarah 30
  4. Ar-Ra’d
  5. Al-Infithar
  6. Al-Isra 23-24
  7. Al-Jumu’ah 9
  8. Ali ‘Imran 134
  9. Al-Baqarah 2
  10. Ali ‘Imran 133
  11. Al-Ahzab 21
  12. Al-Isra 1

Pencarian: arti al maun ayat 6, tafsir al fatihah ayat 6, surat al baqarah ayat 245 beserta artinya, arti surat at tin ayat 8, khalaqal insan

Surat dan Ayat Rezeki

GRATIS Dapatkan pahala jariyah dan buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah". Caranya, copy-paste text di bawah dan kirimkan ke minimal tiga (3) group WhatsApp yang Anda ikuti:

Nikmati kemudahan dari Allah untuk memahami al-Qurโ€™an dengan tafsirnya. Tinggal klik nama suratnya, klik nomor ayat yang berwarna biru, maka akan keluar penjelasan lengkap untuk ayat tersebut:
ย 
๐Ÿ‘‰ tafsirweb.com/start
ย 
โœ… Bagikan informasi ini untuk mendapat pahala jariyah

Setelah Anda melakukan hal di atas, klik tombol di bawah: