Surat Al-Mu’minun Ayat 42
ثُمَّ أَنشَأْنَا مِنۢ بَعْدِهِمْ قُرُونًا ءَاخَرِينَ
Arab-Latin: ṡumma ansya`nā mim ba'dihim qurụnan ākharīn
Artinya: Kemudian Kami ciptakan sesudah mereka umat-umat yang lain.
« Al-Mu'minun 41 ✵ Al-Mu'minun 43 »
Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!
Kandungan Mendalam Terkait Surat Al-Mu’minun Ayat 42
Paragraf di atas merupakan Surat Al-Mu’minun Ayat 42 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada berbagai kandungan mendalam dari ayat ini. Tersedia berbagai penjelasan dari para ahli ilmu mengenai makna surat Al-Mu’minun ayat 42, misalnya sebagaimana tertera:
📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia
Kemudian Kami adakan setelah orang-orang yang mendustakan itu umat-umat dan manusia-manusia lain, seperti kaum Luth, kaum Syu’aib, kaum Ayyub, dan kaum Yunus.
📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram
42. Kemudian setelah mereka binasa, Kami ciptakan kaum dan umat-umat yang lain seperti kaum Lūṭ, Syu'aib dan Yunus.
📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah
42. ثُمَّ أَنشَأْنَا مِنۢ بَعْدِهِمْ (Kemudian Kami ciptakan sesudah mereka)
Yakni sesudah kebinasaan mereka.
قُرُونًا ءَاخَرِينَ(umat-umat yang lain)
Terdapat pendapat mengatakan yang dimaksud adalah kaum Nabi Shalih, Luth, dan Syuaib. Pendapat lain mengatakan mereka adalah Bani Israil. Dan ada juga kemungkinan mereka adalah kaum yang belum dikisahkan Allah kepada kita, sebagaimana firman Allah dalam surat Ibrahim ayat 9 setelah Allah menyebutkan dalam ayat tersebut kaum Nabi Nuh, ‘Aad, dan Tsamud kemudian Allah berfirman: “dan orang-orang sesudah mereka, tidak ada yang mengetahui mereka selain Allah”
Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!
📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah
42. Kemudian sesudah mereka binasa, Kami ciptakan umat-umat yang lain. Mereka adalah kaum nabi Shalih, nabi Luth, dan nabi Syu’aib dan lain-lain.
📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah
Kemudian Kami menciptakan setelah mereka umat-umat} kaum-kaum {yang lain
📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H
42-43 Maksudnya, kemudian setelah (kehancuran) orang-orang yang mendustakan lagi menentang, Allah menciptakan “umat-umat yang lain,” setiap umat berada dimasa yang sudah ditentukan dan jangka waktu yang dibatasi, tidak maju maupun mundur darinya. Kami mengirimkan rasul secara bergantian, dengan harapan mereka mau beriman dan bertaubat. Namun, kekufuran dan pendustaan menjadi budaya umat-umat yang durhaka, ingkar lagi melampaui batas. “setiap kali seorang rasul datang kepada umatnya, umat itu mendustakannya,” padahal setiap rasul itu membawa sejumlah ayat (bukti-bukti kebesarn Allah) yang bisa membuat orang-orang menjadi beriman dengan bukti semacam itu. Bahkan dakwah para rasul dan aturan syariat agama mereka saja sudah cukup menunjukkan kebenaran risalah yang mereka bawa.
Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!
📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah
Ayat 42-44
Firman Allah: (Kemudian Kami ciptakan sesudah mereka umat-umat yang lain (42)) yaitu umat-umat dan generasi-generasi (Tidak (dapat) suatu umat pun mendahului ajalnya, dan tidak (dapat pula) mereka terlambat (dari ajalnya itu) (43)) yaitu mereka dimusnahkan sesuai dengan apa yang ditakdirkan Allah SWT bagi mereka yang tercatat di dalam Lauhil Mahfuz dan telah diketahui sebelum mereka ada. Mereka dimusnahkan, dan umat demi umat dan generasi demi generasi (Kemudian Kami utus (kepada umat-umat itu) rasul-rasul Kami berturut-turut) Ibnu Abbas berkata bahwa sebagian dari para rasul itu datang berurutan setelah sebagian yang lainnya. Ini sebagaimana firmanNya SWT: (Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan), "Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah thaghut itu" maka di antara umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula di antaranya orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya) (Surah An-Nahl: 36)
Firman Allah: (Tiap-tiap seorang rasul datang kepada umatnya, umat itu mendustakannya) yaitu, mayoritas dari mereka mendustakannya. sebagaimana firmanNya SWT: (Alangkah besarnya penyesalan terhadap hamba-hamba itu, tiada datang seorang rasul pun kepada mereka melainkan mereka selalu memperolok-olokkannya (30)) (Surah Yasin)
Firman Allah: (maka Kami perikutkan sebagian mereka dengan sebagian yang lain) yaitu Kami binasakan mereka, sebagaimana firmanNya: (Dan berapa banyaknya kaum sesudah Nuh telah Kami binasakan) (Surah Al-Isra: 17)
Firman Allah: (Dan Kami jadikan mereka buah tutur (manusia)) yaitu sebagai pemberitahuan dan kisah bagi manusia. sebagaimana firmanNya: (maka Kami jadikan mereka buah tutur dan Kami hancurkan mereka sehancur-hancurnya) (Surah Saba: 19)
📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I
Surat Al-Mu’minun ayat 42: Maksudnya, kaum Nabi saleh, kaum Nabi Luth, dan kaum Nabi Syu'aib.
📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Al-Mu’minun Ayat 42
Habis sudah para pendurhaka dari kaum nabi hud. Kemudian kami ciptakan lagi sesudah mereka yang binasa itu umat-umat yang lain, di antaranya kaum nabi salih, lut, dan syu'aib. 43. Allah memberi batas waktu bagi kehidupan, kematian, atau kebinasaan umat para nabi tersebut. Tidak ada satu umat pun yang dapat menyegerakan atau mendahuli ajalnya, yaitu batas waktu kematian atau kebinasaan yang telah Allah tetapkan berdasar sunatullah yang berlaku umum, dan tidak dapat pula mereka menangguhkannya.
Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!
Itulah aneka ragam penjabaran dari beragam pakar tafsir terkait makna dan arti surat Al-Mu’minun ayat 42 (arab-latin dan artinya), semoga memberi kebaikan untuk kita bersama. Sokong perjuangan kami dengan mencantumkan link menuju halaman ini atau menuju halaman depan TafsirWeb.com.