Surat Al-Mu’minun Ayat 16

ثُمَّ إِنَّكُمْ يَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ تُبْعَثُونَ

Arab-Latin: ṡumma innakum yaumal-qiyāmati tub'aṡụn

Artinya: Kemudian, sesungguhnya kamu sekalian akan dibangkitkan (dari kuburmu) di hari kiamat.

« Al-Mu'minun 15Al-Mu'minun 17 »

Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

Kandungan Berharga Terkait Surat Al-Mu’minun Ayat 16

Paragraf di atas merupakan Surat Al-Mu’minun Ayat 16 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada bermacam kandungan berharga dari ayat ini. Terdokumentasi bermacam penafsiran dari banyak ahli ilmu terhadap makna surat Al-Mu’minun ayat 16, misalnya seperti di bawah ini:

📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Kemudian sesungguhnya kalian, pasca kematian dan lenyapnya dunia, akan dibangkitkan pada Hari Kiamat dari kubur-kubur kalian untuk menghadapi perhitungan amal dan pembalasan.


📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid, Imam Masjidil Haram

16. Kemudian setelah kematian itu, kalian akan dibangkitkan dari kubur pada hari Kiamat kelak, agar amal perbuatan yang kalian lakukan segera dihisab.


📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah

16. ثُمَّ إِنَّكُمْ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ تُبْعَثُونَ (Kemudian, sesungguhnya kamu sekalian akan dibangkitkan di hari kiamat)
Dibangkitkan dari kubur menuju padang Mahsyar untuk perhitungan dan hukuman.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah

16. Kemudian, sesungguhnya kamu sekalian akan dibangkitkan dari kubur di hari kiamat untuk penghitungan amal dan pembalasan.


📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-‘Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah

Kemudian, sesungguhnya kalian pada hari Kiamat akan dibangkitkan


📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H

16. “ kemudian, sesungguhnya kamu sekalian akan dibangkitkan (dari kuburmu) di hari Kiamat,” maka kalian akan menerima balasan amalan kalian, yang baik dan yang buruk.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas) / Fathul Karim Mukhtashar Tafsir al-Qur'an al-'Adzhim, karya Syaikh Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin, professor fakultas al-Qur'an Univ Islam Madinah

Ayat 12-16
Allah SWT berfirman seraya memberitahukan tentang permulaan penciptaan manusia dari saripati tanah, yaitu nabi Adam. Allah menciptakannya dari tanah liat kering dari lumpur hitam yang diberi bentuk.
Mujahid berkata tentang firmanNya (Min Sulalatin) yaitu dari air mani anak cucu nabi Adam.
Ibnu Jarir berkata bahwa sesungguhnya nabi Adam dinamakan tanah liat, karena diciptakan darinya
Qatadah berkata bahwa nabi Adam diciptakan dari tanah liat.
Pendapat ini lebih jelas maknannya dan lebih mendekati konteks ayat, karena sesungguhnya nabi Adam diciptakan dari tanah liat, yaitu tanah liat kering dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Hal ini berarti nabi Adam diciptakan dari tanah, sebagaimana Allah SWT berfirman: (Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia mencipta­kan kalian dari tanah, kemudian tiba-tiba kalian (menjadi) manusia yang berkembang biak (20)) (Surah Ar-Rum)
Diriwayatkan dari Abu Musa, dari Nabi SAW yang bersabda: “Sesungguhnya Allah menciptakan nabi Adam dari segenggam tanah yang diambil dari seluruh bumi, maka anak cucu nabi Adam muncul sesuai dengan tabiat tanah; di antara mereka ada yang berkulit merah, ada yang putih, ada yang hitam, dan ada yang di antara semua itu; ada yang buruk dan ada yang baik, serta ada yang di antara keduanya”
(Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani) Dhamir ini kembali kepada jenis manusia, sebagaimana Allah SWT berfirman dalam ayat lain: (dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah (7) Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina (air mani) (8)) (Surah As-Sajdah) yaitu yang lemah, sebagaimana Allah SWT berfirman: (Bukankah Kami menciptakan kalian dari air yang hina (20) kemudian Kami letakkan dia dalam tempat yang kokoh (rahim) (21)) yaitu rahim, karena rahim telah disiapkan untuk itu (sampai waktu yang ditentukan (22) lalu Kami tentukan (bentuknya), maka Kamilah sebaik-baik yang menentukan (23)) (Surah Al-Mursalat) yaitu, masa yang telah diketahui dan batas waktu yang telah ditentukan sampai bentuknya menjadi kokoh, dan berubah dari suatu keadaan kepada keadaan yang lain dan dari suatu bentuk kepada bentuk yang lain. Oleh karena itu di sini Allah berfirman: (Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah) yaitu kemudian Kami jadikan air mani yang terpancarkan dari tulang sulbi laki-laki yaitu dari punggungnya dan dari tulang dada perempuan, yang ada di antara tulang selangka menjadi segumpal darah merah yang berbentuk memanjang.
Ikrimah mengatakan bahwaitu adalah darah. (lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging)
yaitu berupa segumpal daging yang tidak berbentuk dan tidak beralur (dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang) yaitu, Kami membentuknya sehingga mempunyai kepala, dua tangan dan dua kaki dengan tulang-tulang, otot-otot, dan urat-uratnya
(lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging) yaitu Kami menjadikan baginya daging yang menutupi, mengikat dan memperkuatnya (Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain) yaitu kemudian Kami meniupkan ke dalam tubuhnya ruh, maka dia bergerak hidup, menjadi makhluk lain yang mempunyai pendengaran, penglihatan, kesadaran, gerakan, dan getaran (Maka Maha Suci Allah, Pencipta yang paling baik)
Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas'ud, dia berkata bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda kepada kami:”Sesungguhnya seseorang di antara kalian benar-benar dihimpun­kan penciptaannya dalam perut ibunya selama empat puluh hari dalam bentuk air mani, kemudian menjadi segumpal darah dalam masa yang sama seperti itu, kemudian menjadi segumpal daging pada masa yang sama, kemudian Dia mengutus malaikat kepadanya, maka malaikat itu meniupkan ruh ke dalam tubuhnya”
Firman Allah: (Maka Maha Suci Allah, Pencipta yang paling baik) yaitu setelah menyebutkan kekuasaan dan kelembutan­Nya dalam menciptakan air mani ini dari suatu keadaan kepada keadaan yang lain dan dari suatu bentuk ke bentuk yang lain sehingga terbentuklah seperti bentuk manusia yang lengkap dan sempurna, maka Allah berfirman: (Maka Maha Suci Allah, Pencipta yang paling baik)
Firman Allah: (Kemudian sesudah itu sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan mati) yaitu setelah penciptaan pertama dari tidak ada menjadi ada, lalu kalian mati (Kemudian sesungguhnya kamu sekalian akan dibangkitkan (dari kuburanmu) di hari kiamat) yaitu penciptaan yang terakhir (Kemudian Allah menjadikannya sekali lagi) (Surah Al-'Ankabut: 20) yaitu pada hari kiamat, dan semua ruh kembali kepada jasadnya, lalu semua makhluk dihisab, dan setiap orang yang melakukan amal dibalas sesuai dengan amalnya. Jika kebaikan, maka balasannya kebaikan, dan jika keburukan, maka balasannya keburukan.


📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I

Surat Al-Mu’minun ayat 16: Untuk dihisab dan diberikan pembalasan.


📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Al-Mu’minun Ayat 16

15-16. Setelah manusia lahir dan mengalami pertumbuhan, kemudian setelah itu, yakni setelah melalui proses kehidupan di dunia, sesungguhnya kamu, wahai manusia, pasti mati. Kemudian, setelah kamu mati dan dikuburkan, sesungguhnya kamu akan dibangkitkan dari kuburmu pada hari kiamat untuk mempertanggungjawabkan segala perbuatanmu di dunia. 17. Demikianlah kuasa Allah untuk menciptakan manusia melalui tahapan-tahapan yang sangat mengagumkan. Begitu besar nikmat yang Allah karuniakan kepada manusia. Dan di antara nikmat itu adalah bahwa sungguh, kami telah menciptakan tujuh lapis langit di atas kamu, dan kami tidaklah lengah terhadap ciptaan kami. Kami akan selalu menjaganya untuk kebaikan manusia dan makhluk hidup lainnya.


Anda belum lancar atau belum hafal al-Qur'an? Klik di sini sekarang!

Demikianlah beragam penjelasan dari berbagai ahli ilmu terkait makna dan arti surat Al-Mu’minun ayat 16 (arab-latin dan artinya), semoga berfaidah bagi kita. Bantu perjuangan kami dengan mencantumkan tautan ke halaman ini atau ke halaman depan TafsirWeb.com.

Konten Cukup Sering Dicari

Tersedia ratusan materi yang cukup sering dicari, seperti surat/ayat: Al-Hujurat, At-Taubah 128-129, An-Nahl 125, Ath-Thariq, Al-Furqan 63, Al-Baqarah 275. Ada juga As-Sajdah, Al-Waqi’ah 35-38, Al-Baqarah 155, Ar-Ra’d 28, At-Tahrim 6, Al-Baqarah 1-5.

  1. Al-Hujurat
  2. At-Taubah 128-129
  3. An-Nahl 125
  4. Ath-Thariq
  5. Al-Furqan 63
  6. Al-Baqarah 275
  7. As-Sajdah
  8. Al-Waqi’ah 35-38
  9. Al-Baqarah 155
  10. Ar-Ra’d 28
  11. At-Tahrim 6
  12. Al-Baqarah 1-5

Pencarian: ayat ayat suci alqur an, surat ali imron ayat 191, q.s. at-taubah /9: 105, al-kautsar dan artinya, al mu'min surat ke berapa

Surat dan Ayat Rezeki

GRATIS Dapatkan pahala jariyah dan buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah". Caranya, copy-paste text di bawah dan kirimkan ke minimal tiga (3) group WhatsApp yang Anda ikuti:

Nikmati kemudahan dari Allah untuk memahami al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik nama suratnya, klik nomor ayat yang berwarna biru, maka akan keluar penjelasan lengkap untuk ayat tersebut:
 
👉 tafsirweb.com/start
 
✅ Bagikan informasi ini untuk mendapat pahala jariyah

Setelah Anda melakukan hal di atas, klik tombol di bawah: